180 Guru di Depok, Ikuti Workshop Inovasi Pendidikan

Pendidikan

180 Guru di Depok, Ikuti Workshop Inovasi Pendidikan

Guru merupakan seorang pendidik sekaligus menjadi panutan muridnya. Peran sebagai seorang guru memang tidak mudah, mengajarkan murid tentang berbagai ilmu sudah menjadi tugasnya. Namun, memastikan ilmu itu bisa diserap dengan baik oleh murid-murid juga penting. Oleh sebab itu, pelatihan SDM untuk para pendidik atau guru juga dibutuhkan agar murid-murid bisa terdidik dengan baik. Dengan demikian keterampilan guru dalam mengajar dapat terus ditingkatkan.

Di Kota Depok pada 11 Desember 2019 dilaksanakan Workshop Inovasi Pendidikan (WIP) yang diikuti 180 guru SD negeri dan swasta di Kota Depok. Kegiatan yang diinisiasi SDN Depok Baru 8, Pancoran Mas dan Lembaga Pelatihan Smart Cendekia yang mengajak peserta memahami proses pembelajaran dan mengoptimalisasi kinerja otak siswa, khususnya terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

[Baca Juga: Mengenal, Memahami, Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus]

Melansir laman depok.go.id (12/12/2019). Ketua Penyelenggara WIP Sulistyowati Triasih mengatakan, SDN Depok Baru 8 merupakan salah satu sekolah inklusif di Depok. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menyamakan persepsi tentang adanya perbedaan karakteristik pembelajaran terhadap peserta didik, baik yang reguler maupun ABK. “Dengan memahami kondisi setiap siswa, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Termasuk meningkatkan mutu tenaga pendidik dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM),” katanya di Balai Kota Depok.

Sulistyowati melanjutkan, workshop tersebut menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidang pendidikan maupun neurologi. Seperti Amir Zuhdi seorang pakar neuro parenting, membahas tentang optimalisasi kinerja otak, serta Pembicara Bidang Pendidikan Tingkat Nasional Muhammad Fajri yang membahas mengenai penerapan logika matematika dalam berpikir pada siswa.

[Baca Juga: Program #Bedabisabersama, Smartfren Bantu Sekolah Master Depok]

Selain itu, juga menghadirkan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok yang membahas tentang Sekolah Ramah Anak (SRA). Materi ini dinilai penting untuk disampaikan, karena SRA tidak hanya berbicara mengenai fasilitas, namun juga tenaga pendidik yang mampu memahami karakteristik anak didik. “Dengan demikian, diharapkan pemahaman guru terkait konsep dasar pengajaran lebih komprehensif. Selain itu, mudah-mudahan dengan berbagai materi ini, keterampilan guru dalam mengajar dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.