ads
DEPOK-KESEHATAN-19 RUMAH SAKIT DI DEPOK MASIH BEKERJASAMA DENGAN BPJS KESEHATAN-KIKI-1100 px X 600 px-01.jpg

Kesehatan

19 RS di Depok Masih Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

Belakangan ini, publik dihebohkan dengan kabar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberhentikan kerja sama dengan rumah sakit di beberapa daerah. Melansir dari katadata.co.id (10/1/2019), pemberhentian kontrak kerja ini diakibatkan pihak rumah sakit belum memiliki sertifikat akreditasi yang merupakan syarat wajib dalam melayani Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada tahun 2019.

Daftar rumah sakit yang tidak lagi menjadi rekanan BPJS Kesehatan pun sudah disebarkan ke masyarakat. Dari beberapa daerah, rupanya di Depok tidak ada pemutusan kerjasama. Hal ini ditegaskan oleh Kepala BPJS Kesehatan Kota Depok Irfan Qadarusman.

epala BPJS Kesehatan Kota Depok Irfan Qadarusman.

“Masyarakat Kota Depok masih bisa berkunjung ke rumah sakit yang terdaftar di BPJS Kesehatan dengan menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan mendapatkan pelayanan kesehatan seperti biasa,” katanya seperti yang dilansir dari depok.go.id (10/1/2019).

Irfan juga menambahkan Kota Depok tidak ada pemutusan kerjasama dengan rumah sakit yang ada. Justru, BPJS Kesehatan Kota Depok baru saja memulai kerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga. Bergabungnya RS Mitra Keluarga, menambah jumlah rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Kota Depok.

[Baca Juga: Puskesmas di Kecamatan Kota Depok Ini Adakan Penyuluhan AIDS]

Pemberitaan mengenai pemberhentian kontrak kerja di beberapa rumah sakit, kerap kali dihubungkan oleh kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang defisit. Menurut Irfan, hal tersebut tidak benar. Memang, tiap tahunnya, rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan harus selalu memperbaharui kontrak. Dalam kontrak tersebut juga disebutkan, rumah sakit terkait harus memiliki akreditasi.

“Akreditasi itu meliputi sumber daya atau tenaga medis yang kompeten, kelengkapan sarana dan prasarana, pelayanan, fasilitas rumah sakit,” ujar Irfan.

[Baca Juga: Rujukan BPJS Daring Permudah Layanan di Fasilitas Kesehatan]

Selain itu, rumah sakit yang kontraknya dihentikan bisa jadi tidak lolos kredensialing atau mungkin tidak beroperasi. Proses pemutusan kontrak kerja biasanya harus melewati proses pertimbangan Dinas Kesehatan dan Asosiasi Faislitas Kesehatan untuk memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tidak terganggu.

Walaupun begitu BPJS Kesehatan dan Kementrian Kesehatan mengatakan, rumah sakit yang belum memiliki akreditasi masih bisa melayani masyarakat hingga Juni 2019 nanti. Diharapkan, pihak rumah sakit segera mengurus data atau berkas yang kurang agar bisa bekerja sama kembali.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Kasus Obesitas Bisa Ditangani dengan Bedah Bariatrik

Kesehatan

Kasus Obesitas Bisa Ditangani dengan Bedah Bariatrik

21 March 2019, 18:00  |  8 Views

Tindakan bedah bariatrik ini dapat dilakukan apabila pasien sudah dikategorikan sebagai obesitas morbid dan memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi.

Juara Futsal Kecamatan Pasar Minggu Siap Tampil di FORST Tingkat Kota

Berita Kawasan

Juara Futsal, Pasar Minggu Siap Tampil di FORST Tingkat Kota

21 March 2019, 12:00  |  15 Views

Tiga kelurahan di Pasar Minggu menjadi juara dalam kategori futsal dari usia yang berbeda dan mereka siap tampil di FORST Tingkat Kota.

ThisAble Enterprise Berdayakan Ekonomi Disabilitas Dengan Pelatihan

Bisnis

ThisAble Enterprise Berdayakan Ekonomi Disabilitas Dengan Pelatihan

21 March 2019, 17:00  |  4 Views

Keterbatasan bukanlah menjadi pembatas. Hal itulah yang menjadi semangat ThisAble Enterprise untuk terus berdayakan ekonomi disabilitas.

Platform MadingSekolah.id Berguna untuk Seluruh Pelajar Indonesia

Pendidikan

Platform MadingSekolah.id Berguna untuk Seluruh Pelajar Indonesia

21 March 2019, 14:00  |  15 Views

Kini seluruh pelajar di Indonesia bisa berkreativitas di mading yang telah memiliki platform madingsekolah.id yang bisa dibaca dan diunggah dimana pun dan kapan pun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads