2 Inovatur Indonesia Digandeng dalam Program Plastic Waste to Value Southeast As ia Challenge.jpg

Bisnis

2 Inovator Indonesia Masuk Program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge

Dalam rangka mendorong solusi inovatif yang berfokus dalam rangka kegiatan daur ulang (recyle) dan daur naik (upcycling) sampah plastik di Asia Tenggara, inisiatif kemitraan internasional The Incubation Network meluncurkan program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge. Program yang turut didukung oleh Global Plastic Action Partnership, Uplink World Economic Forum, dan Alliance to End Plastic Waste ini pada dasarnya mencari lima inovator di wilayah Asia Tenggara yang akan ditingkatkan kapabilitasnya dalam rangka mengejar target program ini dan saat ini sudah terpilih yang di mana dua di antaranya berasal dari Indonesia.

Selama proses pendaftaran, ternyata ada ratusan organisasi serta inovator yang mendaftarkan via UpLink dan harus melalui proses penyaringan yang ketat. Setelah itu, The Incubation Network merampingkan jumlah pendaftarnya menjadi 48 kandidat yang diseleksi kembali oleh tim yang terdiri dari akademisi, praktisi keberlanjutan, inovator, dan ahli iklim serta ekonomi sirkulen. Dari sinilah terpilih lima inovator yang berhak ikut program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge.

2 Inovatur Indonesia Digandeng dalam Program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge.jpg

“Di The Incubation Network, kami berkomitmen untuk mendukung usaha lokal yang membuat solusi-solusi untuk mencegah kebocoran sampah plastik. Komitmen kami hadir tidak hanya melalui program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge namun juga melalui program Informal Plastic Collection Innovation Challenge yang kami lakukan tahun lalu. Melalui program tersebut kami telah mampu mendukung berbagai inovator yang memiliki misi meningkatkan efektivitas pengumpulan dan daur ulang sampah plastik melalui peningkatan taraf hidup, transparansi, kapasitas, dan peran dari sektor informal,” ungkap Direktur The Incubation Network Simon Baldwin, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima PingPoint.co.id (13/8/2022).

Lima inovatur yang terpilih itu terdiri dari Plastic People (Vietnam), Envirotech Waste Recycling Inc. (Filipina), TerraCycle Global Foundation (Thailand), dan dua dari Indonesia adalah Bank Sampar Bersinar serta Kibumi. Sekadar informasi, Bank Sampah Bersinar merupakan perusahaan sosial yang bergerak di solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas dan Kibumi merupakan perusahaan startup yang bergerak di bidang rantai pasok daur ulang plastik via digital sekaligus memodernisasi tempat pengumpulan sampah.

[Baca Juga: Menuju Ekosistem Hijau dan Indonesia Bebas Karbon]

Lima inovator ini selama lima bulan ke depan akan mengikuti potensi pengembangan kemitraan, mentorship, peningkatan profil, memperluas jaringan, dan mendapatkan hibah pengembangan solusi yang mereka tawarkan. “Solusi inovatif berperan penting dalam tata kelola sampah di Asia Tenggara. Untuk itu, kami bangga dapat bekerja sama dengan The Incubation Network dan Alliance to End Plastic Waste untuk menyeleksi berbagai inovator yang memiliki solusi berdampak langsung untuk meningkatkan nilai sampah plastik. Kami tidak sabar untuk meningkatkan profil dan tentunya dampak mereka di Asia Tenggara,” tambah Knowledge Specialist di Global Action Partnership Poonam Watine.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.