BEKASI_KAWASAN_2 STADION BERSKALA INTERNASIONAL DI BEKASI INI JADI VENUE ASIAN GAMES 2018_KIKI_REVISI 01-01.jpg

Berita Kawasan

2 Stadion di Kabupaten Bekasi Jadi Venue Asian Games 2018

Salah satu pertandingan olahraga yang jadi favorit adalah sepak bola. Sebanyak 45 tim sepak bola berlaga selama hampir satu bulan untuk memperebutkan medali di ajang Asian Games 2018 Jakarta Palembang. Walaupun secara resmi kota yang mencari tuan rumah Asian Games 2018 adalah Jakarta dan Palembang, beberapa wilayah juga turut serta meminjamkan fasilitas umumnya untuk ajang internasional ini. Salah satu daerah yang berpartisipasi di acara Asian Games 2018 adalah kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Bekasi sendiri menyumbangkan dua stadion untuk cabang olahraga sepak bola, sebelum ajang ini berlangsung kedua pemerintah daerah sibuk mendandani stadion besar-besaran. Dua stadion yang digunakan adalah Stadion Patriot Candrabaga dan Stadion Wibawa Mukti.

Tentang Kedua Stadion

BEKASI_KAWASAN_2 STADION BERSKALA INTERNASIONAL DI BEKASI INI JADI VENUE ASIAN GAMES 2018_KIKI_REVISI 01-02.jpg

Stadion Patriot Candrabaga adalah stadion multi-fungsi yang terletak di Kota Bekasi. Stadion ini telah dibangun sejak 1980 untuk digunakan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jawa Barat IV tahun 1984. Kemudian pada 2012, pemerintah daerah melakukan renovasi besar-besaran agar stadion sepak bola ini menjadi stadion bertaraf internasional dengan kapasitas 30.000 penonton dan pada 2014, stadion patriot yang megah itu diresmikan.

[Baca Juga : Melirik Velodrome Rawamangun yang Jadi Venue Asian Games 2018]

Dikutip dari republika.co.id, Senin (27/8/2017), Stadion Patriot Candrabaga menghabiskan dana sebesar Rp794 miliar untuk proses renovasi periode 2012-2016. Kini stadion ini menjadi incaran klub sepak bola di Indonesia, termasuk Timnas Indonesia. Klub Liga 1 Indonesia yang melirik Stadion Patriot menjadi markas adalah Persija Jakarta, Persikasi Bekasi, dan Bhayangkara FC.

Sedangkan Stadion Wibawa Mukti yang sebelumnya disebut dengan Stadion Utama Kabupaten Bekasi merupakan stadion sepak bola yang letaknya berada di Desa Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Berbeda dengan stadion Patriot, Stadion Wibawa Mukti umurnya lebih muda. Stadion ini dibangun untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahrada Daerah (PORDA) Jawa Barat tahun 2014 di Kabupaten Bekasi dan tuan tumah Pekan Olahraga Nasional XIX Jabar 2016.

Awalnya, stadion ini berkapasitas 40.000 penonton, namun untuk digunakan ajang internasional Asian Games 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi kembali merevonasi stadion ini dengan standar FIFA ini dengan mengganti rumput, kursi penonton, dan toilet stadion sehingga kursi berkurang dan totalnya hanya cukup untuk 30.000 orang. Dikutip dari thebigpush.net, Stadion Wibawa Mukti bukan hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola Asian Games, namun juga digunakan untuk cabang olahraga rugby seven.

Akses Ke Stadion

BEKASI_KAWASAN_2 STADION BERSKALA INTERNASIONAL DI BEKASI INI JADI VENUE ASIAN GAMES 2018_KIKI_REVISI 01-03.jpg

Untuk Akses ke Stadion Patriot Candrabaga memang cenderung lebih macet jika dibandingkan Stadion Wibawa Mukti. Keluar dari Tol Bekasi Barat, Anda hanya perlu belok kiri dan jalan lurus terus hingga sampai tujuan. Namun Anda harus melewati 3 lampu merah. Jika akhir pekan jalanan juga lebih padat dari biasanya. Sedangkan Stadion Wibawa Mukti, Anda cukup keluar dari tol Cibatu kilometer 34.7, tak perlu jalan jauh, Anda sudah sampai di kawasan stadion.

[Baca Juga : Melihat Kesibukan di Kemang Tiap Kali Gelaran Asian Games]

Di balik megahnya kedua stasion kebanggaan Bekasi ini, terdapat pula pro dan kontra. Stadion Wibawa Mukti misalnya, banyak masyarakat dan budayawan Kabupaten Bekasi pada 2015 lalu beramai-ramai atas nama Himpunan Masyarakat Peduli Lemahabang (HAMPELA) mendesak pemerintah untuk mengganti nama stadion.

Pasalnya, menurut urbancikarang.com, Budayawan Betawi Bekasi, Komarudin Ibnu Mikam menyampaikan saat itu, nama merupakan infrastruktur ideologis dan budaya untuk Bekasi, penyelamatan nama Lemahabang untuk stadion adalah penghargaan untuk para orang tua dan leluhur Bekasi. Para budayawan menilai nama Lemahabang lebih memiliki makna historis dibanding Wibawa Mukti. Selain itu, nama Lemahabang juga terancam punah dan tidak digunakan lagi.

Hal ini sangat berbeda dengan pemilihan nama Stadion Patriot Candrabaga. Pemilihan nama ini melibatkan tokoh masyarakat dan budayawan Kota Bekasi, menurut Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi tahun 2015, dikutip dari wartakota.tribunnews.com, penggunaan nama Candrabaga diartikan sebagai sebutan Bekasi pada masa kerajaan Tarumanegara.

Read More

Artikel Lainnya

Pemprov DKI Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah COVID-19 di TPU Rorotan

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah COVID-19 di TPU Rorotan

28 September 2020, 11:09

Sekarang baru mencapai empat persen. Lagi proses fill atau pengurukkan dan pembuatan akses jalan masuk menuju lahan pemakaman.

Longsor di Hulu Sungai Gunung Salak Timbulkan Kabar Gunung Salak Terbelah

Berita Kawasan

Longsor di Hulu Sungai Timbulkan Kabar Gunung Salak Terbelah

28 September 2020, 10:07

Longsor terjadi akibat sejak Senin, 21 September 2020 terjadi hujan sangat lebat diikuti dengan angin kencang. Sehingga, dapat dipastikan hal itu disebabkan oleh faktor cuaca yang cukup ekstrem.

Pemprov DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

27 September 2020, 17:01

Pertumbuhan penduduk jika tidak disertai perbaikan sistem pengelolaan pembuangan air limbah domestik dapat menyebabkan pencemaran.

IBB TV Satelit Bandung132, Kado HUT ke-210 bagi Warga

Berita Kawasan

IBB TV Satelit "Bandung132", Kado HUT ke-210 bagi Warga

27 September 2020, 09:59

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.


Comments


Please Login to leave a comment.