IMG_02122021_185738_(1100_x_600_piksel).jpg

Kesehatan

200.000 Anak di Kota Medan Jadi Pecandu Narkoba

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara, Safruddin SH MHum menyebutkan, berdasarkan hasil operasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut, sebanyak 200.000 - 300.000 anak di Kota Medan sudah menjadi pecandu narkoba.

Hal itu dikatakan Safruddin saat membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara, di Hotel Four Point Medan (2/12/2021).

“Dari hasil operasional BNN, 200.000 - 300.000 anak di Kota Medan, pecandu narkoba. Mereka pecandu, orang yang sakit,” ungkapnya.

Bahkan dari hasil razia aparat di warnet, 10 dari anak yang diamankan, 8 diantaranya positif menggunakan narkoba.

Mirisnya lagi, anak-anak ditawarkan untuk menjadi pengedar. Hal ini sangat berbahaya, karena ditargetkan penjualan sehingga dia mengajak keluarga atau adik kandung membeli agar barangnya laku. “Rata-rata ekonomi anak-anak itu tidak mampu,” sebutnya.

PhotoCollage_1638431781853_compress34-768x768.jpg

Dikatakan, anak-anak itu merupakan pecandu, namun karena orang tua menyalahkan dan menghukum, maka pemberantasan penyalahgunaan narkoba tidak maksimal. Sementara dalam penyalahgunaan narkoba banyak terlibat, pecandu, bandar, dan lainnya.

“Sumut Peringkat pertama penyalahgunaan narkoba. Dari hasil penelitian tersebut, 7 persen atau 1,5 juta pengguna narkoba,” katanya.

Oleh karenanya, untuk menangani dan menolak peredaran narkoba itu harus melibatkan seluruh pihak.

“Camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, media untuk bersinergi untuk menolak narkoba. Dan membangun sikap di masyarakat tolak narkoba sehingga perlahan-lahan berkurang. Kalau jaringan agak sulit dijangkau karena internasional. Kalau diganggu tidak mampu, hanya aparat yang bisa,” jelasnya.

[Baca Juga: Sumut Peringkat ke 5 Penderita HIV/AIDS Terbanyak di Indonesia]

Pemerintah juga berupaya bagaimana permasalahan narkoba secara perlahan teratasi. Bahkan Gubernur Edy Rahmayadi menargetkan tahun 2023, Sumatera Utara turun rangking penyalahgunaan narkoba. “Paling tidak berada di peringkat 5,” katanya.

Sementara Kabag Ops Ditnarkoba Polda AKBP Hendri Rickson Sibarani SE menyebutkan, 80 persen peredaran narkoba internasional masuk ke Indonesia dari jalur laut.

“Narkoba merupakan kejahatan internasional, terorganisir. Pembuat, pengangkut dan pengedar terputus dan tidak saling kenal. Makanya diperlukan petugas yang terstruktur untuk pemberantasan,” katanya.

Di Sumut sesuai data direktorat narkoba pada tahun 2020 sebanyak 7.288 kasus dengan 9.471 tersangka. Dari Januari sampai September 2021, terdapat 5.378 kasus dengan 6.948 kasus.

Bahkan, lembaga pembinaan masyarakat berubah menjadi tempat pembelajaran bisnis narkoba.

Dalam pemberantasan, pihaknya tidak pandang bulu untuk melakukan penindakan penyalahgunaan narkoba termasuk keterlibatan.

“Apabila pecandu tidak terlibat jaringan, maka dilakukan rehabilitasi. Secara kesehatan, pecandu badannya rusak, mudah sakit dan mudah terpapar HIV/AIDS,” katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.