3 Destinasi Wisata Sejarah di Kepulauan Seribu Pulau Cipir

Berita Kawasan

3 Destinasi Wisata Sejarah di Kepulauan Seribu

Setelah menempuh perjalanan lebih kurang setengah jam menggunakan kapal cepat (speedboat) dari Dermaga Marina, Ancol, Jakarta Utara, para pelancong yang berwisata ke Pulau Cipir akan disapa nyiur angin laut yang membelai barisan pepohonan di Pulau Cipir, Kepulauan Seribu.

Yang tidak kalah menariknya, setibanya di Pulau Cipir para pelancong akan disambut bangunan-bangunan tua sekitar tahun 1911-1933, bekas rumah sakit untuk perawatan dan karantina penyakit menular bagi jamaah calon haji. Konon, sebelum calon jamaah berangkat maupun sekembalinya ke Tanah Air harus menjalani karantina di Pulau Cipir.

[Baca Juga: Maret 2019, Wisatawan Kepulauan Seribu Meningkat]

Tidak berjarak dari bangunan tua itu atau sekitar sepuluh menit menggunakan kapal cepat, para pelancong juga akan disuguhkan pemandangan benteng perang Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) dan juga digunakan untuk asrama haji.

3 Destinasi Wisata Sejarah di Kepulauan Seribu Pulau Onrust

Tak jauh dari Pulau Onrust juga terdapat Pulau Kelor dahulu disebut Pulau Kerkhof. Pulau Kelor menjadi bagian penting dari sejarah bangsa karena dahulu pulau ini digunakan sebagai galangan kapal dan benteng VOC saat menghadapi serangan dari Portugis pada abad ke-17.

Pulau dengan perairannya yang jernih ini juga disebut sebagai kuburan kapal tujuh atau Zeven Provincien serta awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak dan akhirnya gugur saat melawan Belanda.

[Baca Juga: Dari Benteng VOC hingga Jadi Eduwisata, Ini Kisah Pulau Onrust (1)]

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, M Taufik mengatakan, destinasi wisata sejarah di tiga pulau ini perlu lebih dipotimalkan. Sebab, selain memiliki keindahan alam, wisatawan yang datang juga bisa menambah pengetahuannya tentang sejarah Indonesia.

3 Destinasi Wisata Sejarah di Kepulauan Seribu Pulau Kerkhof atau Pulau Kelor

"Ketiga pulau ini sangat potensial sekali, kita harus maksimalkan lagi sarana dan prasarana yang ada untuk meningkatkan kunjungan wisata dan pertumbuhan ekonomi warga," ujar Taufik, disela-sela melakukan peninjauan di tiga pulau sejarah tersebut seperti diulis dalam beritajakarta.id (9/4/2019).

Menurutnya, lokasi yang menjadi cagar budaya itu perlu perhatian lebih serius dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Perlu ada penataan dan penambahan fasilitas agar wisatawan semakin tertarik untuk datang. Fasilitas bisa berupa kantin dan penjualan suvenir yang menjadi peluang usaha bagi warga," tambahnya.

[Baca Juga: Ayo Coba Spot Snorkeling Clownfish di Pulau Untung Jawa]

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga mengatakan, perlu sarana transportasi yang lebih intens untuk mendukung sektor pariwisata ke tiga pulau ini. "Transportasi perairan sama pentingnya dengan didarat, jika perlu Pemprov DKI bisa memfasilitasi melalui transportasi reguler yang bersubsidi," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Konser 36 Tahun Kahitna Sukses Hadirkan 2 Tema yang Pukau Penonto n.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser 36 Tahun Kahitna Sukses Hadirkan 2 Tema yang Pukau Penonton

09 August 2022, 18:22

Dengan menghadirkan dua tema yang berbeda dalam konsernya yang dibagi menjadi dua sesi, fans Kahitna berhasil dipukau pada akhir pekan kemarin.

Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bayi.jpg

Kesehatan

Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bayi

09 August 2022, 15:20

Dokter spesialis anak di RSND Kota Semarang memaparkan mengapa pemberian ASI eksklusif dapat menjadi investasi bagi bayi Anda.

Jelang 17 Agustus, Ini Cara Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Sura baya.jpg

Berita Kawasan

Jelang 17 Agustus, Ini Cara Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Surabaya

09 August 2022, 11:18

Walau perayaan HUT Kemerdekaan RI masih satu pekan lagi tapi suasana 17 Agustusan sudah mulai terlihat di Kota Surabaya dengan beberapa kegiatan.

Musisi Jalan Digandeng Melalui Beranda Kreatif Medan.jpg

Hobi dan Hiburan

Musisi Jalan Digandeng Melalui Beranda Kreatif Medan

08 August 2022, 17:15

Tak hanya para seniman serta band konvensional atau yang sudah memiliki nama saja yang diundang Pemko Medan ke Beranda Kreatif Medan, ternyata musisi jalanan juga turut digandeng.


Comments


Please Login to leave a comment.