3 Hal Dasar Pemicu Gangguan Menyakiti Diri para Remaja

Kesehatan

3 Hal Dasar Pemicu Gangguan Menyakiti Diri pada Remaja

Jika Anda sering menyimak sosial media, tak jarang akan bertemu dengan unggahan dengan konten gambar atau kata-kata yang menampilkan aksi menyakiti diri sendiri atau self harm. Para remaja memampang aksi mereka dengan alasan patah hati atau pun benci dengan bentuk tubuh sendiri. Unggahan semacam ini menjadi perhatian banyak orang. Namun perhatian saja belum cukup menyelesaikan masalah yang tergolong dalam gangguan jiwa tersebut.

Manyakiti diri sendiri tergolong gangguan jiwa, ada latar psikologis seseorang dalam melakukan aksi ini. Seperti yang diungkap health.com (11/3/2020), self harm adalah ketika seseorang menyakiti atau melukai diri sendiri secara fisik untuk bertahan pada suatu keadaan, mengungkapkan sesuatu atau pengalihan dari rasa sakit hati.

[Baca Juga: Risiko Bunuh Diri Tinggi Bila Percaya "Pria Sejati Tidak Menangis"]

Cara menyakiti diri sendiri bermacam-macam, mulai dari menyat kulit, mengigit, mencakar, membenturkan kepala ke dinding, meminum obat-obatan atau bahan berbahaya, hingga percobaan bunuh diri. Dalam kadar yang lebih ringan, melakukan self harm juga bisa dilakukan dengan cara tidak memperhatikan kondisi fisik, tidak mempedulikan kesehatan emosional atau melakukan hal-hal yang berbahaya.

3 Hal Dasar Pemicu Gangguan Menyakiti Diri para Remaja

Megapa Menyakiti Diri Sendiri?

Self harm adalah kegiatan menyakiti diri sendiri secara sengaja dengan cara melukai fisik. Hal tersebut dilakukan agar orang tersebut dapat mengalihkan rasa sakit dari suatu kondisi atau keadaan tersulit di hidupnya. Adapun alasan yang melatarbelakangi aksi ini terbagi menjadi beberapa macam. Misalnya:

1) Sulit Mengepresikan Emosi

Berbicara soal ekspresi diri, tidak semua orang dapat mengekspresikan emosi. Hal tersebut terkadang membuat seseorang menjadi sulit atau pun tidak bisa memahami kondisi emosi mereka sehingga membiarkannya berlarut-larut. Jadi, ketika bertemu dengan kondisi yang sangat sulit, self harm jadi salah satu ekspresi emosional yang muncul dari diri seseorang.

[Baca Juga: Apakah Penderita Gangguan Cemas Sebaiknya Tak Nonton Joker?]

2) Pengaruh Masa Lalu

Terbiasa untuk selalu tegar dalam menghadapi masalah apapun jadi salah satu wejangan orangtua yang kerap digaungkan kedalam pola pikir anak. Tanpa disadari, perlakukan memarahi anak karena merasa sedih atau marah atas sesuatu dapat menjadi pemicu self harm terjadi. Ibarat bom waktu, seseorang akan mencapai batas emosi mereka yang selama terpendam sehingga menyakiti diri sendiri menjadi solusi untuk menghilangkan rasa gelisah di dalam hati mereka.

3) Pengaruh Pikiran

Seseorang yang merasa rendah diri atau low self-esteem, atau membenci dirinya sendiri, melihat self harm sebagai pengalihan atas emosi yang dirasakan. Seperti emosi marah, benci, jijik, sepi dan tertekan. Ketika mereka menyakiti diri sendiri, maka akan merasa lebih lega karena telah mengalihkan emosi-emosi tersebut pada sakit fisik yang dirasakan.

[Baca Juga: Mengenal Skizofrenia sebagai Gangguan Kesehatan Jiwa]

Pendidikan mencakup banyak aspek, salah satunya adalah pendidikan tentang kehidupan. Tidak sedikit orangtua yang tak sengaja membunuh kepercayaan diri anaknya sendiri karena terlalu ingin penerusnya sukses dalam kehidupan di masa depan. Demikian self harm di media sosial menjadi salah satu potret kurangnya perhatian tentang kesehatan mental di Indonesia.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.