3 Organisasi PBB Salurkan Bantuan Ventilator ke BNPB

Berita Kawasan

3 Organisasi PBB Salurkan Bantuan Ventilator ke BNPB

Belum juga ada indikasi melandainya kurva pandemi COVID-19 di tanah air. Hingga Senin (1/6/2020) kemarin, melalui situs covid19.go.id, pemerintah melaporkan kasus positif virus SARS-CoV-2 di tanai air telah mencapai angka 26.940 kasus dengan rincian 7.637 pasien sembuh dan 1.641 pasien meninggal dunia. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan angka kasus tertinggi yakni 7.485 kasus. 2.272 pasien diantaranya dinyatakan sembuh, sedangkan pasien meninggal dunia sebanyak 518 orang.

Kondisi ini pun menarik perhatian organisasi internasional untuk mengulurkan bantuan ke tanah air. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Internasional untuk Imigrasi (IOM) dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNDP) menggalang donasi untuk pengadaan alat ventilator.

[Baca Juga: BPPT Kembangkan Alat Test Kit dan Portable Ventilator]

Ketiga organisasi di bawah nauangan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) ini berhasil menghimpun sebanyak 33 ventilator senilai 762.460 USD, dengan rincian 27 ventilator sumbangan WHO bersama pemerintahan Jepang, dan 6 ventilator lainnya sumbangan dari IOM dan UNDP.

Dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id, Senin sore (1/6/2020) kemarin, UNDP selaku penanggung jawab operasi pengadaan logistik, telah melakukan pengiriman ventilator tahap pertama. Sisanya akan dikirimkan secara bertahap selama empat pekan, sementara untuk pengiriman tahap kedua akan dilakukan dalam waktu beberapa hari ke depan.

3 Organisasi PBB Salurkan Bantuan Ventilator ke BNPB

Kepala Perwakilan UNDP, Christophe Bahuet menjelaskan, ketiga unit ventilator yang disalurkan pada pengiriman pertama ini akan diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang kemudian dikirimkan ke sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Dia menambahkan, UNDP bersama dengan sistem pembangunan PBB juga akan mengintensifkan dukungannya untuk membantu mengatasi dampak sosio-ekonomi yang dirasakan masyarakat Indonesia karena pandemi. Selain itu, sambung dia, juga turut dipersiapkan pemulihan hijau yang berkelanjutan dalam kemitraan erat dengan pemerintah.

[Baca Juga: Saran WHO: Stop Hydroxychloroquine dalam Pengobatan COVID-19]

“Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia membutuhkan dukungan dan kemitraan semua pihak. Peralatan medis, yang dibeli oleh UNDP sebagai bagian dari inisiatif bersama dengan WHO dan IOM, membantu mengatasi salah satu kebutuhan yang paling mendesak dan akan memberikan perawatan kesehatan vital bagi para korban COVID-19. Pengiriman pertama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan perawatan kepada mereka yang paling membutuhkan dan untuk memastikan tidak ada seorangpun yang tertinggal, ” tulisnya.

3 Organisasi PBB Salurkan Bantuan Ventilator ke BNPB

Sementara itu, Kepala Perwakilan WHO untuk Indonesia, DR. N Paranietharan menuturkan tidak ada satu Negara pun yang bisa menghadapi pandemi ini sendirian, dibutuhkan solidaritas dari berbagai pihak. Dia pun berharap dengan adanya bantuan ventilator ini dapat meminimalisir dampak panjang dari COVID-19 pada tubuh orang yang terpapar, yakni menyebabkan kerusakan pada paru-paru.

“Secara global, ada permintaan tinggi untuk peralatan penting untuk mengobati COVID-19, sehingga ventilator ini, akan memberikan dampak yang signifikan untuk memberikan perawatan kritis kepada pasien yang paling terkena dampak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

3 Organisasi PBB Salurkan Bantuan Ventilator ke BNPB

Menimpali, Louis Hoffmann, Kepala Misi IOM menegaskan, selain konsekuensi kesehatan COVID-19 terdapat juga dampak siginifikan pada mobilitas masyarakat—baik secara domestik atau antara Negara—khususnya pada mata pencarian warga, keamanan dan kesejahteraan. Karenanya, sambung dia, IOM hadir untuk membantu meringankan beban itu semua.

"IOM bangga mendukung upaya respon Pemerintah RI untuk menanggulangi COVID-19, dan pengiriman ventilator ini adalah bagian dari paket persediaan dan peralatan medis yang akan diberikan IOM untuk mendukung masyarakat, para imigran dan pengungsi di Indonesia," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

OneRepublic Hingga MWAM Akan Tampil di Woke Up Fest 202 3.jpg

Hobi dan Hiburan

OneRepublic Hingga MWAM Akan Tampil di Woke Up Fest 2023

28 September 2022, 16:11

Konser internasional Woke Up Fest 2023 yang menampilkan musisi ternama dari berbagai negara diumumkan akan digelar pada Februari 2023 di Istora Senayan Jakarta.

Manggung di JIS, Dewa 19 Full Team Siap Tampil di Jakarta.jpg

Hobi dan Hiburan

Manggung di JIS, Dewa 19 Full Team Siap Tampil di Jakarta

28 September 2022, 14:08

Setelah tampil di Candi Prambanan dan mengumumkan konser di Solo, konser Dewa 19 full team yang lengkap dengan anggota serta mantan anggotanya kali ini melirik JIS sebagai venue konser selanjutnya.

Melalu Menanti, Aldiv Rilis Single Ketiganya.jpg

Hobi dan Hiburan

Melalui Menanti, Aldiv Rilis Single Ketiganya

28 September 2022, 12:06

Penyanyi solois pria Aldiv kembali menunjukkan eksistensinya di blantika musik Tanah Air dengan single Menanti.

Kolaborasi dengan Free Fire, Maybelline Luncurkan Lip Cream Edisi Khusu s.jpg

Kecantikan dan Fashion

Kolaborasi dengan Free Fire, Maybelline Luncurkan Lip Cream Edisi Khusus

27 September 2022, 16:37

Maybelline baru-baru ini meluncurkan lipcream Superstay Matte Ink dengan delapan shade warna yang terinspirasi dari empat karakter perempuan di mobile game Free Fire.


Comments


Please Login to leave a comment.