ads
3 Psikolog Tulis Buku Latihan Penerimaan Diri 1.jpg

Pendidikan

3 Psikolog Tulis Buku Latihan Penerimaan Diri

Buku In Relationship with My Body: Sebuah Perjalanan untuk Menerima Diri Sendiri merupakan sebuah buku latihan yang sarat dengan ilustrasi-ilustrasi menarik karya Catherine Estherina. Ketiga psikolog dari klinik lightHOUSE Indonesia Tara De Thouars, BA. M.Psi, Psi, Anindita Citra, M.Psi, Psi, dan Naomi Ernawati Lestari, M.Psi, Psi, merangkum buku tersebut untuk membantu para remaja mencintai diri sendiri.

Buku tersebut diluncurkan bersamaan dengan beberapa acara yang dilangsungkan lightHOUSE Indonesia di The Hook, Jakarta Selatan (218/2/2018). Dalam acara peluncuran buku tersebut, hadir Tara yang menerangkan bahwa tujuan buku itu untuk mengenalkan pembacanya pada tubuhnya sendiri, mengetahui potensi terbaiknya, dan menerima dirinya apa adanya.

Psikolog Tulis Buku In Relationship With My Body

Dengan menjalani latihan-latihan dalam buku tersebut, diharapkan pembacanya terhindar dari gangguan atau masalah makan. “Menaikan perasaan cinta terhadap diri sendiri agar dapat mengarahkan kita semua untuk bisa membuat keputusan yang terbaik untuk diri sendiri,” ujar Tara.

Secara garis besar, buku ini membahas empat hal, yaitu tentang:

  1. Aspek-aspek penting dalam diri sendiri yang dapat meningkatkan rasa percaya diri
  2. Mengatasi stres dan sumber masalah
  3. Belajar untuk menerima diri sendiri
  4. Cara-cara yang sehat dan tepat agar dapat mengatasi gangguan makan

[Baca Juga: Tes DNA untuk Tentukan Bagaimana Sih Gen Gemuk Anda?]

Menurut Tara, seringkali seseorang memutuskan untuk diet tetapi pada akhirnya berakhir dengan kegagalan. “Biasanya hal tersebut terjadi karena setiap orang tentunya ingin dapat memenuhi standar cantik yang dibentuk lingkungan sosial,” ia menjelaskan. Banyak pula orang yang merasa bahwa jika ia dapat memenuhi standar cantik tersebut baru bisa percaya diri dan merasa baik tentang dirinya sendiri.

“Keputusan makan bisa menjadi keputusan sulit yang dibuat seseorang yang terutama sedang mengalami konflik dengan makanan. Hal ini disebabkan pembuatan keputusan makan tidak hanya bergantung dari jenis makanannya tetapi juga bagaimana cara orang berpikir dan berperilaku terhadap makanan,” ujar Tara.

Psikolog Tulis Buku In Relationship With My Body

Ia menambahkan, salah satu alasan atau motivasi diet yang yang justru mengarahkan pada perilaku diet yang tidak tepat dan tidak sehat adalah karena dipicu kemarahan terhadap diri sendiri. Misalnya merasa diri jelek, merasa diri kurang, ingin lebih diterima lingkungan, dan lainnya. Pola pikir ini akan semakin menimbulkan konflik terhadap makan.

“Diet justru harus dimulai dengan perasaan cinta dan penerimaan pada diri sendiri. Hal ini dikarenakan jika kita memulai sesuatu dengan perasaan cinta maka keputusan yang kita buat terhadap diri sendiri termasuk keputusan makan akan menjadi keputusan yang paling tepat,” Tara menjelaskan.

[Baca Juga: Jangan Takut Konsumsi Obat Demi Kesehatan Jiwa]

Sebaliknya, kata Tara, jika kita memulai diet dengan perasaan marah, dendam, dan tidak nyaman, maka akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan tentang tubuh dan makan yang akan mengarahkan pada gangguan atau masalah makan. Before you have a good relationship with food, you have to have a good relationship with your body. Itulah salah satu kunci yang dapat mendukung Anda mencapai tubuh ideal.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads