Tiga RW di Jakut Siap Hadapi Penilaian ProKlim

Berita Kawasan

3 RW di Jakut Siap Hadapi Penilaian ProKlim

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan program nasional yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penilaian terhadap kampung-kampung yang ikut dalam program ini pun sudah dimulai di sejumlah wilayah yang di mana salah satunya adalah di Jakarta Utara. Di wilayah tersebut terhitung ada sekira tiga rukun warga (RW) yang siap dinilai oleh tim dari KLHK.

ProKlim yang saat ini digelar mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 Tahun 2016. Berdasarkan penjelasan di ditjenppi.menlhk.go.id, Program Kampung Iklim ditujukan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya dalam penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim serta penurunan emisi gas rumah kaca. Program ini dapat direalisasikan pada wilayah administrasi paling rendah di tingkat RW serta dusun dan paling tinggi di tingkat kelurahan atau desa.

[Baca Juga: Nelayan Kepulauan Seribu Waspada Perubahan Cuaca]

Pada 24 Juni 2019, Wakil Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyambut tim penilai ProKlim dari KLHK di RW 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di sana ia berharap, tiga RW yang ikut di dalam program ini dapat meraih respons positif atas kerja keras yang dilakukan selama ini untuk merealisasikan ProKlim.

Tiga RW di Jakut Siap Hadapi Penilaian ProKlim

Ia mengaku, dalam proses realisasinya, ProKlim tidaklah mudah. Pasalnya, hal utama yang perlu diubah adalah pola pikir dari masyarakat di RW yang ikut dalam program ini, khususnya terkait kesadaran lingkungan. Hal ini dimulai dari hal yang terkecil dari setiap warganya, seperti pemilihan sampah rumah tangga.

Namun usaha dari pihak pemerintah setempat beserta warga di RW yang ikut ProKlim pun mulai terlihat dampak positifnya. Hal ini terlihat dari RW 03 di Kelurahan Gading Timur yang memiliki program unggulan bank sampah dengan nama The Gade. Warga di RW ini juga memiliki program reduksi sampah organik yang memanfaatkan cacing dan pemanfaatan air hujan untuk penghijauan.

[Baca Juga: Naked Inc. Tawarkan Solusi Gaya Hidup Ramah Lingkungan]

Tim penilai dari KLHK sudah memiliki komponen utama yang menjadi bagian penilaian dari setiap peserta Program Kampung Iklim. Di mana komponen itu terdiri dari mitigasi, adaptasi, dan kelompok masyarakat yang mendapatkan dukungan berkelanjutan. Jika wilayah yang dinilai berhasil merealisasikan komponen utama tersebut maka kampung itu akan layak dikunjungi dan menjadi rujukan sebagai kampung wisata.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.