4 Fakta Tentang Penyakit Kusta yang Perlu Diketahui

Kesehatan

4 Fakta Tentang Penyakit Kusta yang Perlu Diketahui

Kusta adalah salah satu penyakit yang ditakuti karena bisa menyebabkan cacat, mutilasi (misalnya salah satu anggota tubuh seperti jari terputus), ulserasi (luka borok), dan lainnya. Penyakit ini juga merupakan penyakit jangka panjang yang menyerang beberapa bagian tubuh, seperti kulit, sistem saraf perifer, selaput lendir pada saluran pernapasan atas, dan mata.

Meskipun sudah banyak penelitian terkait penyakit kusta, namun masih banyak anggapan yang kurang tepat di masyarakat terkait penyakit ini. Mengutip laman Siloam Hospitals (27/1/2019), berikut ini beberapa mitos penyakit kusta yang tidak benar.

[Baca Juga: 6 Jenis Luka Akibat Benda Tajam dan Cara Menanganinya]

Mitos : Penyakit Kutukan dan Turun Temurun

Faktanya, kusta disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium leprae. Meski demikian, risiko menderita kusta dapat semakin besar jika salah satu anggota keluarga terkena penyakit ini.

Mitos : Mudah Menular

Faktanya, kusta tidak mudah menular. Apalagi jika tidak melakukan kontak berulang dengan penderita. Banyak yang percaya bahwa kusta dapat menular dengan mudah karena penyebarannya bisa melalui udara, tapi itu salah besar. Anda baru akan tertular jika melakukan kontak langsung yang berulang seperti penggunaan pakaian atau handuk bersama.

[Baca Juga: Edukasi Khusus bagi Orangtua Penyandang Difabel]

Mitos : Tidak Dapat Disembuhkan

Faktanya, penderita kusta dapat sembuh secara total jika mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Dengan terapi multiobat atau Multy Drug Therapy (MDT) yang mendapatkan pengawasan langsung dari dokter, kusta dapat disembuhkan secara total.

Mitos : Tidak Menimbulkan Komplikasi Serius

Faktanya, kusta yang tidak segera ditangani dapat memicu beberapa komplikasi serius, termasuk cacat anggota tubuh. Jika tidak ditangani sejak dini, penderita akan berisiko besar alami komplikasi kusta yang serius seperti kerusakan saraf, kemunduran fungsi pengelihatan, hingga cacat permanen di beberapa bagian tubuh.

[Baca Juga: Leptospirosis Penyakit yang Berkembang Saat Banjir]

Hingga kini, penyakit kusta masih menjadi momok tersendiri bagi sebagain besar masyarakat. Namun demikian, harus menyadari bahwa penyandang kusta memerlukan perhatian dan penanganan yang layak.


Read More

Artikel Lainnya

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.


Comments


Please Login to leave a comment.