4 Film Ini Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru

Pendidikan

4 Film Indonesia yang Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru

Menjadi seorang guru tentu tidaklah mudah. Harus memiliki tanggung jawab yang besar agar anak didiknya mampu menjadi orang hebat di masyarakat. Para guru juga harus memiliki mental yang kuat dalam menghadapi anak-anak yang memiliki minat dan juga bakat yang berbeda-beda. Tidak harus di sekolah, guru juga bisa kita temukan dalam sosok setiap orang. Di Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November ini, kami mencoba merangkum beberapa film Indonesia yang menggambarkan betapa besarnya pengorbanan seorang guru dalam mencerdaskan anak-anak. Berikut kelima film inspiratif tersebut:

[Baca Juga: Saran 5 Perubahan dari Nadiem Makarim di Hari Guru 25 November 2019]

4 Film Ini Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru Laskar Pelangi

1) Laskar Pelangi (2008)

Diangkat dari Novel karya Andrea Hirata, film Laskar Pelangi secara garis besar menceritakan tentang sepuluh anak di desa Gantong, Belitong. Namun yang tidak bisa dikesampingkan dalam film tersebut adalah perjuangan seorang guru bernama Muslimah (diperankan Cut Mini). Ketulusannya dalam mengajar sepuluh anak di SD Muhamadiyah Gantong ini patut diacungi jempol. Padahal waktu itu, SD Muhamadiyah tempatnya mengajar mengalami kebangkrutan dan akan ditutup.

Namun melihat semangat dari murid-muridnya yang ingin tetap sekolah, Muslimah pun tergerak untuk menjadi seorang guru dan mengesampingkan profesi utamanya sebagai seorang penjahit baju. Sebagai seorang guru ternyata tidak hanya menyita waktu Muslimah, melainkan juga dari segi ekonomi. Hal itu dikarenakan sebagian besar muridnya merupakan orang-orang miskin. Biaya operasional sekolah pun tak jarang dikeluarkan dari kantong Bu Mus. Meski begitu, perjuangannya tidak sia-sia ketika muridnya berhasil menjadi orang sukses.

4 Film Ini Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru Serdadu Kumbang

2) Sedadu Kumbang (2011)

Film ini mungkin tidak meledak seperti film Laskar Pelangi yang menembus angka 4 juta penonton. Namun perjuangan seorang guru dalam film ini juga sangat menyentuh. Biasa di panggil Bu Imbok (diperankan Ririn Ekawati), seorang guru SD dan SMP di sebuah desa bernama Mantar yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat. Ia harus dihadapkan dengan tingkat pendidikan yang rendah di desa tersebut.

Tokoh Bu Guru Imbok dalam film Serdadu Kumbang pun kemudian meluangkan waktunya untuk membantu anak-anak di desa tersebut agar lulus ujian nasional. Selain itu, Ia pun menyempatkan diri untuk membimbing penduduk-penduduk yang buta huruf agar bisa membaca dengan membuka kelas membaca. Di luar jam belajar pun, Bu Guru Imbok terus memberikan motivasi kepada muridnya agar tidak kehilangan semangat dalam mengejar cita-citanya.

4 Film Ini Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru Sokola Rimba

3) Sokola Rimba (2013)

Film yang dirilis tahun 2013 ini diangkat dari kisah nyata seorang pengajar dan pendidik bernama Butet Manurung. Butet yang merupakan lulusan Antropologi Unpad memutuskan untuk membangun sekolah yang dinamakan Sokola Rimba. Di film tersebut, Butet yang diperankan Prisia Nasution rela masuk ke hutan di pedalaman Bukit Duo Belas, Jambi untuk mengajarkan baca tulis kepada anak masyarakat setempat. Tujuannya, agar warga suku di sana tidak tertipu dengan perjanjian yang dilakukan para pengusaha yang ingin mengeksploitasi hutan.

Namun pengorbanan Butet tidak berjalan mulus. Baru beberapa bulan mengajar, dia diusir warga di sana karena dianggap membawa sial. Adegan mengharukan terjadi ketika Butet kembali bertemu dengan anak didiknya bernama Nyungsang Bungo yang telah menjadi juru bicara kelompoknya ketika ada orang luar yang ingin meminta izin untuk mengeksploitasi hutan adat mereka.

4 Film Ini Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru Guru Bangsa Tjokroaminoto

4) Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015)

Selain dikenal sebagai pahlawan nasional, Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto, atau yang biasa dikenal dengan nama HOS Cokroaminoto juga dikenal sebagai guru dari para pemimpin-pemimpin di Indonesia seperti Semaun yang menjadi ketua Partai Komunis Indonesia pertama, Soekarno yang menjadi Presiden Indonesia pertama sampai Kartosuwiryo yang memimpin pemberontakan Negara Islam Indonesia (DI/NII) pada 1962. Rumahnya pun sering dijadikan tempat berkumpul muridnya untuk menambah ilmu pengetahuan.

Salah satu pesannya yang membuat murid-muridnya kagum adalah, "Jika kalian ingin menjadi Pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator." Hal itu yang membuat Soekarno semakin mematangkan pidatonya dan akhirnya bisa menjadi Presiden Republik Indonesia yang pertama.

[Baca Juga: Repot Mengurus Dua Anak Usia Balita? Begini Caranya]

Itulah empat film tentang pengorbanan guru yang layak ditonton di Hari Guru ini. Semoga pengorbanan mereka terus menginspirasi bangsa Indonesia untuk menyediakan pendidikan merata bagi seluruh anak bangsa.

Read More

Artikel Lainnya

7 Hal yang Dilarang untuk Dilakukan Saat PSBB Berlangsung

Berita Kawasan

7 Hal yang Dilarang untuk Dilakukan Saat PSBB Berlangsung

09 April 2020, 10:00

Untuk menghentikan penyebaran COVID-19, PSBB akan efektif mulai dari tanggal 10 mendatang hingga 14 hari setelahnya.

Kangen Ngopi Ini Rekomendasi Coffe Shop yang Sedia Kopi Literan

Kuliner

Kangen Ngopi? Ini Rekomendasi Coffe Shop yang Sedia Kopi Literan

09 April 2020, 09:00

Ketika nongkrong di kafe tidak lagi bisa menjadi pilihan Anda, kami punya rekomendasi coffee shop yang menjual kopi literan. Stok kopi Anda aman untuk menikmatinya di rumah.

Menelisik Perkembangan Anak Penyandang Autisme

Pendidikan

Menelisik Perkembangan Anak dengan Autisme

09 April 2020, 08:00

Dalam tumbuh kembang buah hatinya, Erita melihat bagaimana perubahan yang terjadi dari putranya dengan bertambahnya usia. Butuh kesabaran dan kasih sayang tanpa mengenal waktu.

Hari Kesadaran Autisme, Ini Pandangan Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus

Kesehatan

Bersinergi Menggugah Kesadaran Terhadap Autisme

09 April 2020, 07:00

Di masa pandemi COVID-19, perlu ada pergeseran cara dalam untuk menggugah kepedulian masyarakat terhadap autisme.


Comments


Please Login to leave a comment.