4 Manfaat Santan untuk Kesehatan yang Tak Disangka-sangka

Kesehatan

4 Manfaat Santan untuk Kesehatan yang Tak Disangka-sangka

Masakan Indonesia banyak sekali yang menggunakan dan memanfaatkan santan yang diperas dari kelapa untuk membuat makanan semakin gurih dan memiliki tekstur tebal. Namun beberapa orang kerap kali menjadikan santan sebagai tersangka dari makanan yang berkolesterol.

Pasti Anda pernah mendengar seseorang mengatakan ‘makanannya (dilengkapi) santan terus, tinggi kolesterol lho’. Ucapan ini tidak sepenuhnya salah ataupun benar, pasalnya jika Anda menikmati santan sendiri sebagai pengganti susu sapi. Bukannya berefek terhadap kolesterol, namun justru memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh.

4 Manfaat Santan untuk Kesehatan yang Tak Disangka-sangka

Santan diperoleh dari daging kelapa coklat tua dengan konsistensi yang kental dengan tekstur yang kaya dan lembut. Cara membuatnya juga cukup mudah, dengan memarut daging dan kemudian diperas dengan kain tipis untuk mengekstraksi susunya. Karena tinggi kandungan vitamin dan mineral, santan sangat baik jadi alternatif susu untuk Anda yang tidak toleran laktosa. Melansir dari boldsky.com (12/2/2019) berikut beberapa manfaat santan untuk kesehatan.

[Baca Juga: Ini Perbandingan Susu Sapi, Almond, Kedelai, dan Susu Beras (Bagian 1)]

  • Membantu Menurunkan Berat Badan

Beberapa penelitian menunjukkan, santan bisa membantu menurunkan berat badan karena mengandung trigliserida yang mempu menutunkan berat badan dan lingkar pinggang dibandingkan dengan lemak lainnya. Selain itu, sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, jika Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan trigliserida akan menekan nafsu makan.

  • Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kelapa mengandung asam laurat yang baik untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. kandungan tersebut juga memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Kandungan tersebut juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus, Mycobacterium tuberculosis, dan Streptococcus pneumoniae.

  • Menyehatkan Jantung

Santan juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan jantung. Hal ini disebabkan karena santan memiliki kandungan asam laurat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism menemukan, mengkonsumsi kelapa menurunkan kolesterol LDL (buruk) dan meningkatkan kolesterol HDL (baik) sebesar 18 persen.

  • Menurunkan Tekanan Darah

Santan juga mengandung mineral penting seperti kalium, natrium, kalsium dan zat besi yang bermanfaat untuk membantun menurunkan tekanan darah. Santan mampu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga pembuluh darah tetap rileks dan tak tersumbat.

[Baca Juga: 5 Buah Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Jahat]

Itulah beberapa manfaat santan untuk kesehatan. untuk mendapatkan manfaat santan untuk kesehatan tubuh, Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara diminum layaknya susu.

Read More

Artikel Lainnya

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.

Ekonomi Lesu, Pengusaha Bandung Tetap Tembus Eksport ke Australia

Bisnis

Ekonomi Lesu, Pengusaha Bandung Tetap Tembus Ekspor ke Australia

29 September 2020, 10:17

Untuk mendongkrak semangat, Pemkot Bandung memberikan ruang bagi para pelaku usaha agar mampu mengekspor produknya.

Ikapi Resmi Buka IIBF 2020 Secara Virtual dengan 175 Peserta

Bisnis

Ikapi Resmi Buka IIBF 2020 Secara Virtual dengan 175 Peserta

29 September 2020, 09:23

Pameran buku tahunan yang digelar untuk ke-40 kali ini akan berlangsung mulai 28 September sampai 7 Oktober dan bisa diikuti secara daring oleh masyarakat.


Comments


Please Login to leave a comment.