Masalah Kesehatan Pegawai Kantoran.jpg

Kesehatan

4 Masalah Kesehatan yang Rentan Menyerang Pegawai Kantoran

Di setiap tempat kerja, pastinya Anda memiliki tingkat stres yang beragam. Berurusan dengan situasi sulit tersebut juga dapat menyerang kesehatan pegawai kantoran.

Menjadi pekerja kantoran memang mempunyai banyak keuntungan. Misalnya, pekerja kantoran biasanya minim risiko dalam finansial bulanan. Tapi, kebiasaan lembur atau terlalu sering berada di dalam kantor yang memakai pendingin ruangan bisa mengakibatkan gangguan kesehatan yang rentan menyerang pegawai kantoran.

[Baca Juga: Bagaimana Cara Diet Warga Jakarta yang Benar?]

Tak hanya kebiaasan lembur yang menyebabkan kesehatan Anda terancam, dilansir dari Bussinesinsider.com (14/2/2019), jam kerja yang terlampau panjang bisa berisiko, yang artinya bisa menganggu kesehatan fisik dan mental seseorang.

Maka, berikut empat masalah kesehatan yang rentan menyerang pegawai kantoran dilansir dari Health24.com (14/2/2019).

1. Obesitas

Jangan abaikan kebiasaan Anda mengonsumsi cemilan di malam hari saat bekerja. Hal itu dapat menjadi bumerang bagi Anda dan menyebabkan obesitas pada tubuh. Aktivitas terlalu sering duduk di belakang meja kerja secara berlebihan tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik juga mendorong Anda terkena obesitas dan mengundang penyakit lainnya seperti diabetes.

2. Penyakit Kejiwaan

Penyakit kejiwaan pada pekerja kantoran jelas sangat berbahaya. Penyakit tersebut bisa muncul akibat depresi akut yang dialami karena tekanan pekerjaan. Pekerja yang menderita masalah kesehatan mental harus diobati secara efektif. Selain karena depresi, masalah kejiwaan ini biasanya datang karena konsumsi alkohol secara berlebih atau mengalami mood swing gangguan afektif bipolar.

3. Terkena Kanker

Dilansir dari P2ptm.kemkes.go.id (14/2/2019), berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 prevalensi kanker di Indonesia ialah sebesar 1,4 per 1.000 penduduk atau sekitar 347.792 orang.

Kanker biasanya menghinggapi pekerja kantoran yang aktif merokok, dan tak beraktivitas fisik. Beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker leher rahim, bisa mengenai pekerja kantoran jika tidak dicegah sejak awal.

4. Masalah Persendian

Posisi tubuh seperti punggung yang membungkuk, atau leher tegang bisa membuat tubuh terasa kaku dan pegal-pegal. Apalagi jika Anda duduk di depan laptop atau computer selama 6-8 jam setiap harinya.

[Baca Juga: Bersepeda ke Kantor Demi Ubah Sedentari Jadi Mobilitas Hijau]

Jika Anda tak mengimbanginya dengan gaya hidup sehat, Anda akan mengalami gangguan pada otot, persendian, dan saraf yang menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa. Aktivitas yang sama berulang-ulang harus dhindari dengan cara diselingi dengan melakukan senam santai di kantor.

Masalah pada tubuh Anda sebaiknya diperhatikan. Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut sebaiknya konsultasikan ke dokter terdekat agar Anda bisa tetap bekerja tanpa merasakan masalah kesehatan.

Read More

Artikel Lainnya

Rumah dan Pondok Pesantren Jadi 2 Kluster Besar di Jawa Tengah

Kesehatan

Rumah dan Pondok Pesantren Jadi 2 Kluster Besar di Jawa Tengah

20 October 2020, 11:05

Pemerintah setempat meningkatkan pengawasan serta bantuan tes PCR kepada daerah-daerah dengan kasus terbanyak. Pemimpin di semua level juga wajib memberi contoh penerapan protokol kesehatan.

Pemkot Bogor Sambut Kedatangan PM Jepang dengan Pengamanan Ketat.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Bogor Sambut Kedatangan PM Jepang dengan Pengamanan Ketat

20 October 2020, 08:52

Pemkot Bogor memastikan pengamanan ketat untuk menyambut kedatangan perdana PM Jepang Yoshide Suga dan istrinya ke Kota Hujan.

Ini Perbedaan Tepung Kue, Tepung Roti, Tepung Pastry, dan Tepung Serba Guna

Kuliner

Ini Perbedaan Tepung Kue, Tepung Roti, Tepung Pastry, dan Tepung Serba Guna

20 October 2020, 08:12

Kandungan protein menentukan seberapa banyak gluten yang akan terbentuk pada tepung, yang pada gilirannya memengaruhi kualitas tekstur makanan Anda.

Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direloka si.jpg

Berita Kawasan

Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direlokasi

19 October 2020, 17:38

Puluhan warga di bantara Kali Rengas mulai direlokasi sebagai langkah awal normalisasi Kali Rengas demi mengantisipasi banjir.


Comments


Please Login to leave a comment.