ads
Bahan yang Merusak Smoothies.jpg

Kesehatan

5 Bahan yang Merusak Kesehatan Smoothies

Smoothies merupakan minuman yang dibuat dengan buah-buahan, sayuran, susu dan es batu. Untuk memperkaya rasa dan tekstur beberapa orang mencampurkan bahan lain seperti cokelat dan kacang-kacangan. Smoothies merupakan alternatif minuman yang dapat menyehatkan, sebab mengandung banyak nutrisi. Akan tetapi hal tersebut hanya berlaku jika Anda memasukkan bahan-bahan yang sehat, rendah gula, dan kalori. Bagaimana jika sebaliknya?

[Baca Juga: Olahraga Beladiri Lebih Banyak Bakar Kalori di Kemang Fight Gym]

Smoothies yang harusnya sehat bisa bisa jadi tak sehat apabila Anda mencampurkan bahan tinggi kalori dan rendah nutrisi. LeAnn Weintraub, MPH, RD, seorang ahli nutrisi dari Los Angeles, AS menjelaskan, ada enam bahan yang tak bagus Anda campurkan ke dalam smoothies buah dan smoothies sayur, seperti dikutip dari shape.com (28/1/2019).

1. Madu

Agar lebih sehat, mungkin Anda berpikir untuk mengganti gula dengan madu supaya lebih sehat. Padahal kandungan gula yang ada di dalam madu tidak lebih rendah dari gula. Sebagai gantinya, Anda bisa tambahkan buah-buah manis yang rasanya kuat, seperti nanas.

2. Sari Buah atau Jus Kemasan

Menggunakan jus buah instan yang ada di pasaran untuk menghemat waktu? Lebih baik urungkan niat Anda tersebut karena kandungan gula dalam jus kemasan sangat tinggi. Anda juga tidak sepenuhnya mendapatkan sari-sari buah. Biasanya jus kemasan hanya lebih banyak mengandung air, gula, dan perasa. Walaupun Anda harus berbelanja, pilihlah buah atau sayuran asli agar nutrisinya terjaga.

3. Yoghurt dengan Perasa Tambahan

Di pasaran jenis yoghurt sangat banyak, agar lebih nikmat saat dimakan beberapa perusahaan memberikan tambahan rasa buah. Bukan hanya memberikan perasa, namun gula agar rasanya lebih manis. Kandungan gula yang terkandung pada yoghurt dengan rasa ini hampir 29 gram per sajiannya. Jumlah tersebut merupakan empat kali porsi yang diajurkan per hari. Sebaiknya gunakan yoghurt tawar sebagai sumber kalsium dan membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K.

4. Susu

Jika Anda sedang memperkaya nutrisi dari sayuran hijau, hindari penggunaan susu. Karena susu dapat menghambat penyerapan zat besi yang dihasilkan sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi, dan lainnya. Untuk gantinya, Anda bisa mengganti susu dengan air mineral dan air kelapa.

5. Protein Bubuk

Protein bubuk memiliki kalori yang cukup tinggi sehingga baik untuk Anda yang ingin mengemukan badan. Namun alangkah baiknya jika Anda menggunakan sumber protein alami dari daging ayam, telur, kacang-kacangan atau ikan.

[Baca Juga: Manfaat Mengonsumsi Ikan Teri Bagi Kesehatan]

Itulah bahaya smoothies yang bisa berakibat ke dalam kesehatan tubuh Anda jika Anda tak menggunakan bahan yang tepat.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood.jpg

Properti dan Solusi

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood

T3 24 February 2019, 10:00 a.m.  |  2 Views

Kampus PUPR yang dikembangkan Kementerian PUPR sebagai percontohan Greenship Neighborhood.

Buruknya Infrastruktur Pendidikan di Bekasi.jpg

Pendidikan

Tahun 2019 Jadi Prioritas Infrastruktur Pendidikan di Bekasi

T3 24 February 2019, 09:00 a.m.  |  2 Views

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di setiap daerah, termasuk Jawa Barat pembanguan infrastruktur seharusnya jadi perhatian penting bagi pemerintah setempat.

Vaksin Rabies Gratis di Stan Dinas KPKP Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Vaksin Rabies Gratis di Stan KPKP Jakarta Indonesia Pet Show 2019

T3 23 February 2019, 09:00 a.m.  |  3 Views

Dinas KPKP Jakarta memberikan layanan vaksi gratis untuk pengunjung yang membawa hewan peliharaan mereka ke JIPS 2019.

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda.jpg

Kecantikan dan Fashion

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda

T3 23 February 2019, 10:00 a.m.  |  3 Views

Belanda merupakan negara pertama yang akan diperkenalkan batik buatan warga di wilayah paling timur Kota Tangerang ini.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads