Kesalahan Dalam Merawat Rambut.jpg

Kecantikan dan Fashion

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Merawat Rambut

Mulai dari keramas, menggunakan kondisioner sampai cara menyisir rambut. Perawatan yang tidak tepat dilakukan justru bisa berakibat rambut menjadi rusak. Padahal perawatan rambut sangat dianjurkan agar rambut Anda bisa kuat.

Berikut lima kesalahan paling umum dalam merawat rambut, seperti dikutip dari Self (7/2/2019).

1. Mencuci Rambut Terlalu Sering

Walaupun kulit kepala Anda sangat berminyak dan mudah berkeringat, jangan mencuci rambut terlalu sering karena justru mengakibatkan rambut lebih lepek dan lemah. Jika rambut lepek karena berminyak atau berkeringat, Anda bisa menggunakan dry shampoo. Menurut Garren penata rambut dari New York, jika Anda tidak bisa menggunakan dry shampoo, Anda bisa mencucinya dengan air, karena air dapat membersihkan keringat dan minyak di kepala serta membantu melembabkan rambut.

[Baca Juga: Bahaya di Balik Obat Sakit Kepala]

2. Menyisir Rambut dari Akar

Menyisir rambut dari atas (akar) ke bawah dapat menyebabkan kerontokan rambut, karena sikat rambut dapat menarik rambut sehingga lebih mudah rontok. Mulailah menyisir rambut Anda dari bawah untuk merapikan ujung-ujung yang kusut, kemudian sisir bagian tengah rambut.

3. Memakai Kondisioner Sampai Akar dan Kulit Kepala

Dilansir dari Fashionista.com (7/2/2019), Adil Abergel, penata rambut dari Los Angeles mengatakan, di dekat akar rambut, terdapat anak rambut yang baru dengan kondisi sehat dan lembab, sehingga tidak perlu diberikan kondisioner untuk dilembabkan. Menggunakan kondisioner sampai ke akar juga dapat menyebabkan rambut lebih mudah rapuh dan menambah kerontokan.

4. Menggosok Rambut Terlalu Kencang Saat Keramas

Rambut lebih rapuh ketika basah, jika Anda menggosok-gosok kulit kepala dan rambut terlalu kencang saat membersihkan rambut, hentikan sekarang juga. Rambut bisa menjadi pecah-pecah, mudah rapuh dan rusak. Disarankan penata rambut, Mark Townsend, tuangkan sampo di telapak tangan kemudian tepuktepuk pada bagian kulit kepala, lalu gunakan jari dengan gerakan pijat ringan untuk membersihkan kulit kepala pada bagian lain, kemudian bilas.

5. Mengikat Rambut

Mengikat rambut saat bad hair merupakan jalan pintas untuk penampilan Anda terlihat tetap rapi. Akan tetapi, jika Anda menarik ikat rambut terlalu sering dapat mengakibatkan rambut patah. Menurut Mark, terlalu sering mengikat rambut juga dapat mengakibatkan rambut kusut.

[Baca Juga: 6 Dry Shampoo untuk Anda yang Tak Sempat Keramas]

Seperti kata pepatah, rambut adalah mahkota. Jika kelima poin di atas belum mampu menjawab kerusakan rambut Anda, segeralah melakukan perawatan. Perawatan khusus itu penting guna menjaga kesehatan dan menjaga keindahan rambut Anda.

Read More

Artikel Lainnya

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bndung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

Berita Kawasan

Waspada Dampak La Nina, Pemkot Bandung Ajak Warga Bersihkah Saluran Air

30 October 2020, 17:22

Saat ini Kota Bandung harus waspada terhadap dampak dari fenomena La Nina yang dapat meningkatkan curah hujan.

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

Berita Kawasan

Pantai Sakura di Pulu Untung Jawa Akan Bakal Dibuat Makin Ikonik

30 October 2020, 14:03

Pantai Sakura ini cukup luas, saat ini baru ada puluhan pohon sakura, Pemkab akan tambah lagi agar semakin rimbun. Diharapkan, Pantai Sakura ini semakin ikonik.

Libur Panjang Maulid Nabi Lonjakan Penumpang di Bandara Juanda Lampaui Prediksi

Berita Kawasan

Libur Panjang Maulid Nabi: Lonjakan Penumpang di Bandara Juanda Lampaui Prediksi

30 October 2020, 09:52

Peningkatan penumpang selama libur panjang Maulid Nabi SAW dan cuti bersama pada akhir Oktober ini di Bandara Juanda Surabaya jauh lampaui prediksi.

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

Bisnis

Ideafest Kala Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Evaluasi Industri Kreatif

29 October 2020, 18:06

Ideafest yang diselenggarakan secara virtual pada 5-15 November 2020 ini dapat memantik ide, kreativitas, dan inovasi pelaku usaha pada masa pandemi.


Comments


Please Login to leave a comment.