5 Langkah Grab Jamin Makanan Tidak Terkontaminasi Virus Corona

Bisnis

5 Langkah Grab Jamin Makanan Tidak Terkontaminasi Virus Corona

Layanan pesan antar makanan melalui aplikasi ojek online atau ojol dapat menjadi andalan di kala banyak orang memilih berdiam diri di rumah untuk menghindari tertularnya Virus Corona SARS-CoV-2. Tidak hanya mempermudah masyarakat yang ingin membeli makanan, ojek online juga membantu para pengusaha dalam menjalankan bisnis kulinernya ditengah ancaman wabah penyakit seperti saat ini.

Namun tentunya, mereka yang memesan makanan lewat ojol pun ingin makanan yang dibelinya tetap higienis ketika sampai di tangan pembeli. Hal itu yang menjadi perhatian salah satu penyedia layanan ojek online yakni Grab Indonesia.

[Baca Juga: Permudah Daur Ulang Sampah, Grab Luncurkan GrabExpress Recycle]

Grab pun berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kebersihan makanan yang di pesan dan diantar dengan meluncurkan sejumlah langkah pencegahan dan dukungan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan para mitra yang terus bekerja keras memberikan layanan yang paling dibutuhkan masyarakat.

“Di tengah pandemi COVID-19, layanan pesan-antar makanan telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat. Untuk menjaga serta meningkatkan kepercayaan pelanggan, penerapan prosedur keamanan dan kebersihan makanan yang lebih ketat memainkan peranan yang penting," ujar Neneng Goenadi selaku Managing Director Grab Indonesia.

5 Langkah Grab Jamin Makanan Tidak Terkontaminasi Virus Corona

Dikatakannya, Grab telah mengembangkan sejumlah pedoman, perangkat, dan materi pelatihan baru yang dapat membantu mitra merchant meningkatkan standar keamanan pangan di Indonesia dan berkontribusi dalam upaya memerangi COVID-19.

Ada lima langkah yang menjadi perhatian Grab Indonesia untuk memastikan keamanan pangan, yakni:

  1. Untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diantar kepada pelanggan, mulai minggu ini, ‘Kartu Keterangan Pengiriman GrabFood’ yang mencatat tanggal, waktu, nama, dan suhu tubuh karyawan yang menyiapkan makanan akan diberlakukan bagi semua pesanan GrabFood. Kartu ini diharapkan dapat memberi pelanggan pemahaman tentang bagaimana makanan mereka disiapkan dan diantar.
  2. Mitra merchant dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara rutin kepada pelanggan, karyawan, dan mitra pengantaran sebelum diizinkan memasuki restoran. Jika salah satu mitra pengantaran menunjukkan gejala seperti suhu tubuh tinggi, demam, pilek, dan batuk, mitra merchant dapat melaporkannya kepada tim layanan pelanggan Grab dan mitra pengantaran pengganti akan ditugaskan untuk mengirimkan pesanan tersebut. GrabFood juga akan memberikan lebih dari 2.000 termometer tembak digital pada mitra merchant terpilih di seluruh Indonesia.
  3. Untuk melindungi kesehatan karyawan mitra merchant dan mitra pengantaran kami, Grab mendorong mitra merchant untuk menyediakan area pengambilan khusus untuk pesanan online. Hal ini dapat mengurangi kontak langsung antara mitra pengantaran, karyawan restoran, dan pelanggan. Mitra pengantaran harus memperhatikan jarak setidaknya 2 meter saat mengantre di restoran.
  4. Mitra merchant diwajibkan untuk melakukan prosedur terkait kebersihan setiap saat. Area dapur dan benda-benda yang paling sering disentuh seperti gagang pintu atau telepon harus dibersihkan setiap 4 jam. Semua karyawan yang menangani makanan harus mengenakan masker, sarung tangan, dan tutup kepala. Daging dan bahan mentah harus dijaga agar tetap higienis. Semua pesanan makanan harus disegel dengan benar untuk menghindari kontaminasi. GrabFood juga membantu mitra merchant dengan skala bisnis yang lebih kecil seperti UMKM di berbagai kota di Indonesia untuk mengakses masker, sarung tangan dan penutup kepala dengan lebih mudah.
  5. Pertama di Indonesia, Grab memperkenalkan Pengantaran Tanpa Kontak pada 16 Maret lalu untuk membatasi kontak antara pelanggan dan mitra pengantaran untuk membantu mencegah penyebaran virus COVID-19 lebih lanjut.

[Baca Juga: Pemeriksaan Tes COVID-19 di LBM Eijkman Gratis, Apa Saja Syaratnya?]

Semua mitra pengantaran juga disarankan untuk selalu mencuci tangan dan membersihkan tas pengantaran mereka dengan disinfektan secara teratur sebelum dan setelah mengantarkan pesanan.

Grab Driver Center dan GrabKitchen juga telah dilengkapi dengan area pengisian hand sanitizer atau desinfektan sehingga mitra pengantaran dapat dengan mudah mengaksesnya dan dapat mendisinfeksi tas pengantaran makanan mereka secara teratur sepanjang hari.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.