5 Langkah Menanamkan Literasi Digital Dalam Keluarga

Pendidikan

5 Langkah Menanamkan Literasi Digital dalam Keluarga

Di tengah perkembangan teknologi digital saat ini, kejahatan berbasis siber mengintai anak-anak. Mereka rentan menjadi korban lantaran belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai dampak negatif dari penggunaan gawai. Hasil laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengenai Catatan Kasus Pelanggaran Hak Anak Tahun 2019 dan Proyeksi Pengawasan Penyelenggaraan Perlindungan Anak Tahun 2020 menyebutkan bahwa kasus-kasus anak yang berbasis siber terus meningkat.

Dalam rilis yang diterima PingPoint.co.id (18/2/2020), untuk kasus pornografi dan cyber crime pada tahun 2019 saja terdapat 653 kasus. Terkait adanya masalah tersebut, KPAI mendorong agar adanya penguatan literasi digital di masyarakat. Selain institusi pendidikan, keluarga tentu turut memegang peranan yang penting untuk mengedukasi anak-anak mereka dalam menggunakan gawai. Namun, sayangnya belum semua orangtua telah memiliki literasi digital yang baik.

[Baca Juga: Literasi Digital yang Harus Dikuasai Agar Bisa Bijak Berinternet]

Lantas upaya apa saja yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk menanamkan literasi digital kepada buah hati mereka? Dilansir dari situs Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (19/2/2020), setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua seperti berikut ini.

Ajarkan Etika Bermedia Sosial Untuk Anak? Ikuti 6 Langkah Ini!

1) Meningkatkan Pengetahuan Orangtua

Orangtua harus terus mempelajari tentang teknologi digital yang berkembang di masyarakat. Tujuannya agar mereka dapat mengetahui situs-situs yang positif untuk anak-anak mereka.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Ketergantungan Gadget

2) Membuat Peraturan Menggunakan Gawai di Rumah

Orangtua perlu membuat peraturan untuk penggunaan gawai di rumah. Misalnya membuat peraturan larangan penggunaan gadget saat makan dan membatasi waktu dalam penggunaan gadget di rumah. Akan tetapi, peraturan ini tidak hanya diberlakukan kepada anak mereka. Perlu pula komitmen dari orangtua untuk turut menjalankan peraturan ini.

Bermain dan Belajar di Bricks 4 Kidz.jpg

3) Membuat Pilihan Aktivitas Rekreasi

Biasanya, ketergantungan seseorang dengan gawai karena tidak adanya kegiatan rekreasi atau hiburan yang dilakukan di luar rumah. Hal inilah yang kemudian mendorong seseorang untuk memainkan gim atau menggunakan media sosial sebagai sarana hiburan. Dalam hal ini, orang tua perlu menciptakan aktivitas rekreasi di rumah yang dapat dilakukan bersama anak-anak.

Kecanduan Media Sosial Nggak Enak, Ini Keuntungan Puasa Media Sosial

4) Peningkatan Kepedulian Masyarakat

Tak hanya orang tua, masyarakat juga perlu memiliki pemahaman penggunaan teknologi digital dengan baik. Apa lagi media sosial menjadi wadah interaksi yang menghubungkan antar individu di dunia maya. Persoalannya, segala hal yang terjadi di dunia maya pada dasarnya turut berpengaruh di dunia nyata. Apalagi kini ada UU ITE yang mengatur penggunaan teknologi elektronik di masyarakat.

PLUIT-KAWASAN-TIPS AMAN MEMBELI GADGET ONLINE DI HARBOLNAS 2018-KIKI-1100 px X 600 px-01.jpg

5) Peningkatan Kesadaran Orangtua

Selain empat cara di atas, orang tua juga perlu sadar bahwa perilaku mereka dalam menggunakan teknologi internet dapat berpengaruh kepada anak-anak mereka. Hal ini sebagaimana dalam artikel Family Digital Literacy Practices and Children’s Mobile Phone Use yang ditulis oleh Melody M. Terras dan Judith Ramsay tahun 2016.

[Baca Juga: Ini Trik Agar Anak Tak Kecanduan Gawai]

Hasil penelitian mereka menemukan bahwa perilaku anak dalam menggunakan gadget dipengaruhi oleh orang tua. Hal itu terjadi karena biasanya awal mula anak-anak menggunakan gadget dilakukan bersama orang tua mereka. Oleh karena itu, orang tua harus paham menggunakan cara teknologi yang benar agar anak mereka dapat memperoleh literasi digital yang baik.

Read More

Artikel Lainnya

Film Ruwatan Berlenggang di Palm Spring International ShortFest 2020.jpg

Hobi dan Hiburan

Film Ruwatan Berlenggang di Palm Springs International ShortFest 2020

06 June 2020, 20:00

Film Pendek Indonesia Ruwatan berhasil lolos seleksi dalam Palm Springs International ShortFest 2020, festival film pendek tahunan yang diadakan di Palm Springs, California, Amerika Serikat.

Sering Dianggap Sepele, Cegukan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Penyakit Ini .jpg

Kesehatan

Sering Dianggap Sepele, Cegukan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Penyakit Ini

06 June 2020, 18:00

Cegukan memang kerap kali terjadi. namun Anda patut waspada, pasalnya bisa jadi cegukan mengindikasikan penyakit pada tubuh.

Fenomena PHK Belasan PRT Semarang Kala Pandemi COVID-19.jpg

Berita Kawasan

Fenomena PHK Belasan PRT Semarang Kala Pandemi COVID-19

06 June 2020, 17:00

Akibat pandemi COVID-19, belasan PRT yang tergabung dalam Serikat PRT Semarang mengalami PHK.

jenis-jenis sayuran ini baik untuk mpasi7 .jpg

Kesehatan

Menurut IDAI, Jenis-jenis Sayuran Ini Baik untuk MPASI

06 June 2020, 15:00

Beberapa orangtua cenderung memilih mengenalkan sayur terlebih dulu ketimbang buah-buahan kepada anaknya, lantaran rasa sayuran lebih hambar dibanding buah-buahan.


Comments


Please Login to leave a comment.