6 Komponen Jadikan Masyarakat Sehat dan Berkarakter

Pendidikan

6 Komponen Utama Jadikan Masyarakat Sehat dan Berkarakter

Pembentukan karakter masyarakat berawal dari kelekatan ibu dan anak. Kondisi tersebut juga merupakan pemicu maju tidaknya suatu bangsa. Kalimat itu bukanlah kalimat berlebih, tapi memang ada urutan sebab akibat yang intinya pada pembentukan karakter seseorang.

Hal itu seperti diutarakan pelopor pendidikan holistik berbasis karakter dari Indonesia Heritage Foundation Ratna Megawangi. Ia memaparkan, ada enam komponen utama yang menjadi pilar masyarakat sehat dan berkarakter, hingga akhirnya menentukan nasib bangsa.

[Baca Juga: Keunikan Sekolah Karakter di Depok Indonesia]

Seperti dikutip dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud (1/4/2019), Ratna menjelaskan enam pilar tersebut.

  1. Dimulai dari kelekatan ibu dan anak, yakni hubungan yang erat secara emosional dan psikologi.
  2. Dari kelekatan hubungan dengan ibunya, anak akan memiliki kontrol atau kemampuan mengendalikan diri yang baik.
  3. Dengan kemampuan mengontrol diri, seorang anak akan mampu menjalin relasi sosial yang positif dengan lingkungan sekitarnya.
  4. Dari relasi sosial yang positif dengan lingkungan akan tercipta keharmonisan hubungan.
  5. Terciptanya harmonisasi tersebut akan menimbulkan sikap atau kemampuan bertoleransi dalam diri anak.
  6. Sikap tersebut akan berujung pada sikap hormat.

[Baca Juga: Dinas Pendidikan DKI Bangun Sekolah Percontohan Ramah Lingkungan]

“Kontrol diri itu kemampuan menahan godaan, kemampuan kapan, dan dengan cara bagaimana melakukan sesuatu serta kemampuan merespon rangsangan dari lingkungan sebaik-baiknya,” kata Ketua Bidang 1 Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja ini di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Bila keenam komponen itu terdapat dalam diri anak-anak, timbul apa yang disebut masyarakat sehat sebagai cikal bakal terbentuknya bangsa dan negara yang kuat dan maju. Hal ini buka sekadar kelekatan fisik tapi lebih pada kelekatan emosi dan psikologis.

[Baca Juga: Buku Digital Kemendikbud untuk Gerakan Literasi Nasional]

Keenam komponen itu, lanjut Ratna, akan terbentuk melalui pola asuh dalam keluarga dan pendidikan di sekolah. “Utamanya saat anak berusia di bawah tujuh tahun. Keluarga merupakan oase bagi anak-anak yang akan menentukan karakter anak di kemudian hari.

Read More

Artikel Lainnya

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik .jpg

Berita Kawasan

Aman di Masa Pandemi, Terminal Jatijajar Sudah Terapkan Tiket Elektronik

29 September 2020, 16:08

Salah satu inovasi yang diterapkan di Terminal Jatijajar di masa pandemi seperti sekarang adalah pemberlakukan sistem e-ticketing.

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir.jpg

Berita Kawasan

Musim Hujan, Wali Kota Tangerang Persiapkan Langkah Antisipasi Banjir

29 September 2020, 15:03

Wali Kota Tangerang memastikan pihaknya sudah mempersiapkan skenario antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat musim hujan.

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember.jpg

Berita Kawasan

Pemkot Semarang Kejar Target Zona Hijau COVID-19 pada Desember

29 September 2020, 14:02

Pemkot Tangerang saat ini tengah bekerja keras untuk mengubah status wilayahnya dari zona orange menjadi zona hijau COVID-19.

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September .jpg

Berita Kawasan

Pedagangnya Positif COVID-19, Pasar Ciplak Ditutup Sampai 30 September

29 September 2020, 13:01

Pasar Ciplak di wilayah Jakarta Selatan disebut ditutup pada pekan ini usai ada pedagang yang positif COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.