ads
6 Manfaat Rosehips Oil untuk Kulit.jpg

Kecantikan dan Fashion

6 Manfaat Rosehips Oil untuk Kulit

Bahan rosehip oil belakangan ini jadi primadona. Pasalnya, banyak perusahaan kosmetik Indonesia yang kini menggunakan biji rosehip sebagai sebagai bahan utama perawatan kulit. Contohnya seperti Azalea, pada (9/3/2019) yang merilis Zaitun Oil with Rosehip Oil.

Brand Manager Azalea Fabiola Putri mengatakan produk terbaru ini bukan hanya mampu menutrisi kulit, tapi juga bermanfaat untuk menyamarkan warna kulit yang gelap, seperti bekas luka, bekas jerawat, dan masalah kulit lain.

[Baca Juga: 5 Jenis Masker Wajah yang Sesuai Jenis Kulit]

Namun, bagi Anda yang baru memulai untuk merawat kulit dan belum mengenal bahan ini. Yuk mengenal manfaat rosehip oil lebih dekat berdasarkan kutipan dari womenhealthmagz.com (11/3/2019),

1. Melembapkan Kulit

Dermatologis Melissa K. Levin, M.D menyebutkan banyak orang yang secara rutin mengenakan rosehip oil untuk menghindari kulit kering. Minyak ini mengandung asam lemak yang mampu melembapkan kulit.

2. Agen Anti-Aging

Rosehip oil juga kaya akan Vitamin C sehingga dapat menunda tanda-tanda penuaan. Anti-oksidan yang tinggi dapat melindungi kulit dari dampak buruk sinar matahari dan membantu untuk mengurangi garis-garis halus pada kulit.

3. Mencerahkan Kulit

Selain itu, minyak ini juga mengandung Vitamin A yang membuat kulit tampak lebih cerah. Sehingga bisa digunakan bagi Anda yang memiliki flek hitam, bekas luka, ataupun warna kulit yang tidak merata. Rosehip oil juga mengandung retinoid acid yang dapat membantu mencerahkan warna kulit.

4. Membantu Penyembuhan Luka

Saat memecahkan jerawat atau mencukur mungkin akan ada luka yang timbul. Untuk mengobatinya dan menghindari bekas yang menghitam, Anda juga bisa memanfaatkan rosehips oil. Terdapat studi yang menyebutkan, minyak ini dapat mempercepat perbaikan sel kulit yang sedang terbuka atau terluka.

5. Anti-bakteri dan Mencegah Jerawat

Kandungan fenol dalam rosehips oil memiliki sifat anti-bakteri, anti-virus dan anti-jamur. Minyak ini juga tidak menyebabkan iritasi akibat eksim. Namun, beberapa perawatan wajah yang dibuat dari ekstrak oil, jarang Anda lirik dengan alasan memiliki kulit berminyak. Padahal, rosehips oil merupakan salah satu minyak alami yang aman digunakan untuk segala jenis kulit tanpa mengakibatkan penyumbatan pori-pori.

6. Menyamarkan Selulit

Studi terbaru menyebutkan kebanyakan produk krim yang dipergunakan untuk selulit mengandung rosehip oil. Wanita yang menggunakan produk yang mengandung rosehip oil atau menggunakannya minyak alaminya dapat mengurangi risiko munculnya selulit. Sedangkan bagi Anda yang sudah terlanjur memilikinya, jika dipakai rutin, minyak ini mampu menyawarkan selulit Anda.

Itulah manfaat rosehip oil yang bisa Anda nikmati ketika digunakan secara rutin.

[Baca Juga: Wajah Halus dan Nampak Cerah dengan Facial Microdermabrasion]

[Baca Juga: Empat Manfaat Minyak Kelapa untuk Kecantikan]

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads