6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah

Properti dan Solusi

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah

Saat ini aspek hijau dalam penggunaan material bangunan untuk mencari alternatif material yang mempercantik rumah, menjadi salah satu acuan agar menjadi ramah lingkungan. Hasilnya adalah pilihan eco-material yang digunakan untuk membuat interior rumah lebih berasa alami. Eco-material adalah material yang bisa diperbarukan, didaur ulang, dan rendah penggunaan energi.

[Baca Juga: 5 Cara Modifikasi Sofa Lama Menjadi Seperti Baru]

Berikut sejumlah eco-material yang bisa Anda pilih untuk interior rumah, seperti yang dirangkum oleh PingPoint.co.id dari berbagai sumber:

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah Kayu

1. Kayu

Kayu adalah material yang nyaman, sejuk dan termasuk yang tahan lama (jika masih berupa kayu solid). Dalam kaitannya dengan lingkungan, jelas bahwa kayu merupakan material natural yang berasal dari alam yang dapat diperbaharui. Selain itu, jika sudah tidak terpakai, kayu dapat diolah menjadi bentuk baru yang menghasilkan fungsi baru.

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah Bambu

2. Bambu

Bambu merupakan tanaman yang tumbuh paling cepat di dunia, bahkan dapat mencapai 60 cm per hari, dapat diperbaharui dan masih banyak tersedia di Indonesia. Hal tersebut membuat bambu sebagai pilihan material yang ramah lingkungan. Bambu yang diolah menjadi penutup lantai umumnya berbentuk papan laminated yang terbuat dari serat-serat bambu. Lantai seperti ini sangat stabil. Bambu dengan kualitas terbaik dapat menandingi kekuatan kayu maple maupun oak. Material alami ini juga mempunyai permukaan yang menarik dan memiliki berbagai macam warna.

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah Kayu Kelapa

3. Kayu Kelapa

Kayu kelapa dihasilkan dari memotong dan mengeringkan batang pohon kelapa, lalu melapisinya serta mengeratkannya dengan perekat tidak beracun. Lantai kayu kelapa termasuk material yang stabil dan sangat tahan lama, serta mempunyai permukaan dengan karakter garis-garis serat yang kuat.

[Baca Juga: Daur Bunga, Komunitas Daur Ulang Bunga yang Bagikan Semangat Baru]

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah

4. Linoleum

Linoleum adalah material alami yang berasal dari linseed oil. Bahan pembentuknya yang lain adalah pine resin, kulit kayu, dan bubuk kayu. Kumpulan bahan-bahan tersebut diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan warna dan pola yang beragam. Lino termasuk material antibakteri dan antialergi, pilihan tepat jika ada pengidap asma di rumah. Linoleum juga dapat diuraikan dan didaur ulang. Keunggulan lainnya adalah material ini tahan lama dan akan semakin kuat sejalannya waktu. Untuk penutup lantai, terdapat format lembaran maupun potongan, yang mudah diaplikasi.

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah Batu Alam

5. Batu Alam

Batu alam merupakan salah satu material alami yang dapat menjadikan lantai interior sebuah ruangan tidak hanya indah namun juga mempunyai daya tahan yang kuat. Batu alam juga mempunyai banyak ragam warna serta tekstur dan pola. Batu alam yang mempunyai ketebalan yang cukup juga dapat menyimpan panas sehingga cocok diaplikasikan pada interior di area dataran tinggi. Sebaliknya, untuk daerah tropis, batu alam juga dapat berfungsi sebagai pendingin alami.

6 Material Ramah Lingkungan Untuk Interior Rumah Beton

6. Beton

Beton atau concrete lazim digunakan untuk jalan raya atau pun konstruksi bangunan. Material ini disebut mempunyai karakter ramah lingkungan, karena bahan dasarnya adalah semen dan hancuran atau kepingan-kepingan batu yang tidak terpakai. Concrete adalah material yang dapat didaur ulang, dapat menyerap panas, dan juga dapat berfungsi sebagai pendingin natural di daerah tropis. Jika diaplikasikan sebagai lapisan luar bangunan, concrete akan merefleksikan sebagian panas sehingga tidak menyerap lebih jauh ke dalam bangunan. Material ini juga tahan api dan tidak memerlukan lapisan tambahan.

[Baca Juga: 6 Jenis Sampah yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mendaur Ulang]

Jika ingin mengurangi gas buang yang menutupi lapisan ozon bumi, ada baiknya dimulai dari rumah tinggal. Pilihan material-material pelapis elemen interior yang ramah lingkungan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kesadaran akan pentingnya peran interior dalam membantu mengurangi energi serta sumber daya alam yang terbuang secara cuma-cuma. Tak ketinggalan dapat membantu mengurangi dampak langsung maupun tidak langsung terhadap pemanasan global.

Read More

Artikel Lainnya

Ternyata Ini Asal Muasal Tradisi Bahasa Betawi

Pendidikan

Ternyata Ini Asal Muasal Tradisi Bahasa Betawi

23 February 2020, 14:00

Tata bahasa dalam dialeknya serta kultur hingga profesinya di dalam budaya masyarakat Betawi ternyata dipengaruhi oleh domisili dan wilayah.

Jelang SBMPTN, Begini Cara Atasi Perbedaan Pilihan Anak dan Orangtua

Pendidikan

Jelang SBMPTN, Begini Cara Atasi Perbedaan Pilihan Anak dan Orangtua

23 February 2020, 13:00

Orangtua perlu mempertimbangkan minat dan kemampuan anak-anaknya dalam menentukan jurusan kuliah.

Begini Cara Tangani Cegukan Menurut Ahli

Kesehatan

Begini Cara Tangani Cegukan Menurut Ahli

23 February 2020, 12:00

Cegukan memang tidak serius, tapi bisa menjadi masalah kesehatan yang mengganggu aktivitas Anda. Sebaiknya tangani gangguan ini dengan tepat.

Gratis Play Lounge Terbuka untuk Komunitas Gamer

Berita Kawasan

Gratis! Play Lounge Terbuka untuk Komunitas Gamer

23 February 2020, 11:00

Pihak PSE membuka pintu selebar-lebarnya untuk para komunitas gamer di Jakarta yang ingin mengadakan acara hingga kopi darat di Play Lounge tanpa dipungut biaya.


Comments


Please Login to leave a comment.