6-Resolusi-Tahun-Baru-2019-yang-Populer-di-Medsos.jpg

Berita Kawasan

6 Resolusi Tahun Baru 2019 yang Populer di Medsos (Part I)

Saat ini, warganet di seluruh dunia sedang “berlomba” untuk mengunggah resolusi tahun baru 2019 mereka. Resolusi tersebut diharapkan bisa menjadi tuntunan demi menjadi individu yang lebih baik di tahun 2019. Lalu apakah Anda sudah memiliki inspirasi dalam menentukan resolusi untuk diri sendiri?

Ahli psikoterapi di Los Angeles, Amerika Serikat, Amanda Stemen menjelaskan bahwa resolusi tahun baru sebenarnya perlu dilakukan secara SMART. SMART di sini maksudnya adalah Spesific (spesifik), Measurable (terukur), Attainable (dapat tercapai), Realistic (realistis), Timely (tepat waktu).

Berangkat dari unsur SMART tersebut, media Huffington Post pun mengumpulkan enam resolusi tahun baru 2019 yang populer di media sosial (medsos). Berikut ini tiga dari enam resolusi yang dimaksud, sebagaimana dilansir dari huffingtonpost.com (26/12/2018).

1. Menghentikan Pesan Makanan Melalui Aplikasi di Ponsel

4-Resolusi-Tahun-Baru-2019-yang-Populer-di-Medsos-2.jpg

Dengan semakin padatnya kegiatan di kantor, banyak orang di Ibu Kota yang cenderung memanfaatkan fitur pemesanan makanan yang ada di aplikasi ojek online. Walau bersifat memudahkan di tengah kesibukan, hal ini terkadang menyebabkan pengeluaran yang lebih besar.

[Baca Juga: Ingin Hemat? Ikuti 3 Resolusi Tahun Baru 2019 Ini!]

Karena itu, resolusi ini dapat diarahkan agar Anda memasak sendiri. Hal ini juga tentunya bisa memotong pengeluaran untuk makanan. Psikolog Ryan Kelly yang berasal dari North Carolina menjelaskan, kemungkinan untuk menghemat dan kebanggaan memasak makanan sehat dapat meningkatkan potensi kesuksesan resolusi tahun baru 2019.

2. Meningkatkan Quality Time Bersama Orang Terkasih

4-Resolusi-Tahun-Baru-2019-yang-Populer-di-Medsos-3.jpg

Resolusi tahun baru 2019 ini sebenarnya berasal dari kesadaran banyak warganet yang merasa ponsel pintar telah mengubah pola quality time mereka dengan orang yang dikasihi. Mungkin Anda juga merasakannya ketika sedang bersama pasangan atau keluarga besar, terkadang waktu tersebut dibayangi oleh penggunaan ponsel pintar.

Psikolog Ryan Kelly menjelaskan, ponsel sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, dan memberikan kesenangan melalui dopamin serta meredakan stres dengan mengurangi kortisol. Namun bila ingin berubah agar dapat lebih menikmati quality time, menurutnya yang perlu Anda lakukan adalah memadamkan ponsel. Kemudian, buka dialog bersama orang yang dikasihi.

[Baca Juga: 4 Dessert Nikmat yang Jadi Tren Kuliner Sepanjang 2018]

3. Terlibat dalam Kegiatan Sosial

Resolusi tahun baru 2019 ini mencerminkan bahwa Anda ingin membantu sesama dan menumbuhkan jiwa sosial. Psikolog Samantha Rodman yang berasal dari Maryland menyatakan, resolusi memiliki tujuan yang bagus dan memiliki banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan diri Anda. Dari mulai kegiatan sosial untuk lingkungan, membantu orang-orang yang kurang beruntung sampai membantu hewan-hewan yang terlantar bisa Anda ikuti.

Selanjutnya


Read More

Artikel Lainnya

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

Berita Kawasan

Launching TV Desa, Kota Batu Adakan Lomba Film Pendek

27 September 2021, 22:08

Lomba film pendek yang tak bisa dilewatkan begitu saja.

BNS 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Potret Pasar Malam yang Dimodernisasi Batu Night Spectacular

27 September 2021, 21:09

Desain-desain modern yang ditemukan di Jatim Park Grup kini bisa ditemukan di berbagai tempat wisata di Kota Batu.

Henju-2

Kecantikan dan Fashion

Henju By Gracy, Aksesori Jogja Sukses Taklukkan Pasar Dunia

27 September 2021, 20:08

Sampai saat ini Henju sudah tersebar di pasar-pasar aksesoris di berbagai negara. Konsumen terbesarnya berasal dari Amerika, Perancis , Inggris dan beberapa negara Eropa.

Penduduk Lansia Pada Masa Pandemi, Antara Meningkatnya Harapan Hidup dan Masuk Dalam Kelompok Rentan

Kesehatan

Lansia Kala Pandemi, Harapan Meningkat tapi Masih Kelompok Rentan

27 September 2021, 19:07

Lansia di Kota Semarang terus bertambah dengan semakin meningkatnya harapan hidup, di sisi lain mereka masuk kelompok rentan. Pelayanan kesehatan pada kelompok lansia pun terus ditingkatkan.


Comments


Please Login to leave a comment.