6 Tips Menciptakan Zero Waste Wedding

Berita Kawasan

6 Tips Menciptakan Zero Waste Wedding

Siapa yang tak ingin momen pernikahannya dihadiri orang-orang terdekat untuk berbagi kebahagiaan? Tentu saja, setiap pasangan menginginkannya, kan? Selain itu, setiap pasangan menjadikan pernikahan sebagai momen terpenting dalam hidupnya. Sehingga, tak sedikit pasangan yang menggelar pesta pernikahan dengan biaya yang fantastis.

Namun, menggelar acara pernikahan sebaiknya dipertimbangkan dari segi lain, seperti dampak terhadap lingkungan. Berbagai acara besar, termasuk acara pernikahan di Indonesia, seringkali menyumbangkan banyak tumpukan sampah. Mulai dari plastik pembungkus suvenir, gelas plastik, styrofoam, sendok plastik dan lain sebagainya.

Meski pernikahan Anda adalah acara besar yang digelar sekali seumur hidup, Anda perlu memperhatikan dampak sampah yang dihasilkan dari acara yang bisa merusak lingkungan. Untuk menciptakan acara pernikahan dengan mempertimbangkan jumlah sampah agar tidak berlebihan memang tidak mudah. Bisa dikatakan bahkan cukup menantang, karena butuh banyak waktu untuk bernegosiasi dengan berbagai pihak yang mendukung acara pernikahan, seperti vendor dekorasi dan katering.

[Baca Juga: 4 Tempat Sewa Gaun Pengantin di Jakarta Barat]

Namun, ada bisa mencoba mewujudkannya melalui beberapa tips yang dirangkum dari beberapa sumber. Berikut cara menciptakan pernikahan dengan meminimalisir jumlah sampah usai acara.

1. Jumlah Tamu Undangan

Esensi dari pernikahan sejatinya adalah menjalin keintiman dengan para tamu undangan. Oleh karena itu, batasi jumlah tamu undangan berdasarkan keintiman yang terjalin. Pembatasan jumlah undangan ini berguna untuk meminimalisir kemungkinan sampah makanan dari acara pernikahan Anda. Selain itu, tentunya jumlah tamu undangan harus diputuskan di awal untuk penentu Anda mencari venue yang tepat.

2. Undangan

Sebagai pelaku zero waste lifestyle, tentu Anda harus menghindari penggunaan plastik pada undangan pernikahan Anda. Sebagai gantinya, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan, contohnya kain katun yang bisa digunakan kembali sebagai sapu tangan. Jika tidak ingin mengeluarkan budget undangan yang berlebihan, Anda bisa pakai undangan elektonik yang bisa Anda sebarkan lewat ponsel. Jika Anda tidak menyukai undangan online, pilih kertas daur ulang yang tipis agar mudah terurai.

[Baca Juga: Bisnis Venue Pernikahan di Rumah Sekitar Pejaten Barat]

3. Venue & Dekorasi

Usahakan pilih tempat yang sudah cantik, khas dan memiliki ornamen dekorasi. Jadi, Anda tidak perlu menambah pajangan dekorasi lain yang hanya sekali dipakai, contohnya styrofoam. Pastikan Anda banyak menggunakan properti dekorasi yang bisa digunakan berulang kali dari vendor dekorasi. Kalaupun dekorasi Anda memakai bunga asli, sisa bunga usai acara bisa didonasikan, salah satunya ke sebuah komunitas Daur Bunga. Anda bisa bekerjasama dengan komunitas tersebut yang memiliki akun instagram @daurbunga.

4. Baju Pernikahan

Seperti yang telah ditulis PingPoint.co.id beberapa waktu lalu, Indonesia termasuk negara kedua penyumbang limbah pakaian tertinggi di dunia. Sehingga, bagi pelaku zero waste lifestyle perlu membiasakan diri untuk tidak membeli banyak baju baru. Tidak terkecuali untuk acara pernikahan. Meski baju pernikahan juga merupakan salah satu hal paling penting, terlebih bagi wanita, tetapi tidak ada salahnya juga jika baju pernikahan Anda adalah baju pengantin dari tempat penyewaan atau bahkan pinjam baju orangtua atau saudara yang masih layak pakai. Jika gengsi, Anda bisa membeli atau membuat sendiri, kemudian sumbangkan baju pernikahan Anda karena sudah pasti hanya Anda pakai hanya satu kali.

[Baca Juga: Inilah Tutorial Gaya Hijab ke Pesta Pernikahan]

5. Suvenir

Selain plastik undangan, plastik bungkus suvenir juga tidak kalah banyak. Untuk itu, usahakan pilih suvenir yang bisa Anda atur untuk tidak menggunakan pembungkus plastik. Misalnya membungkusnya dengan kain perca serut, atau memberikan tamu undangan dengan suvenir berupa pouch.

6. Katering

Anda bisa mengusahakan untuk berdiskusi atau bernegosiasi dengan pihak vendor katering agar tidak menggunakan air minum dalam kemasan. Sehingga, seluruh minuman di acara pernikahan Anda menggunakan glass jar dispenser atau gelas-gelas yang tidak sekali pakai. Untuk mengantisipasi sisa makanan di akhir acara, tidak ada salahnya Anda atau keluarga menyediakan wadah dari rumah untuk menaruh sisa makanan yang masih layak dikonsumsi.

Itulah enam tips yang bisa dipraktikkan bagi Anda yang sadar lingkungan. Mari jaga bumi kita dan kurangi limbah sampai dari sekarang.

Read More

Artikel Lainnya

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

Berita Kawasan

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

11 December 2019, 15:00

Pamong Innovation Award Tahun 2019 pada 9 Desember 2019 digelar dalam rangka peningkatan kinerja para camat menyelesaikan permasalahan di wilayah masing-masing.

Suzuki Gelar Servis Gratis Untuk Angkot di Jakarta

Bisnis

Suzuki Gelar Servis Gratis untuk Angkot di Jakarta

11 December 2019, 14:00

Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memfasilitasi 500 angkot, tahun ini ada sebanyak 700 angkot yang akan mendapatkan servis gratis

Anggaran Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

Pendidikan

Anggaran Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

11 December 2019, 13:00

Pengajuan anggaran pembangunan Boarding School SMKN 74, Jakarta Utara perlu dikaji kembali. DPRD meminta Disdik menundanya.

Hj Delima Tatung Rayakan Ulang Tahun ke-90 Dengan Suka Cita

Berita Kawasan

Hj. Delima Tatung Rayakan Ulang Tahun ke-90 dengan Suka Cita

11 December 2019, 12:00

Usia 90 tahun dan masih menjalani hidup dengan gembira, tentu menjadi anugerah yang patut disyukuri. Itulah yang dialami Hj. Delima Tatung dalam perayaan ulang tahunnya di Jakarta.


Comments


Please Login to leave a comment.