ads
Trik Menata Peralatan Dapur agar Tidak Sempit

Properti dan Solusi

6 Trik Menata Peralatan Dapur Agar Tak Sempit

Beberapa perempuan merasa dapur mereka kurang luas sehingga tidak bisa menampung segala peralatan yang dibutuhkan. Namun jika Anda bisa mengatur barang dengan baik maka dapur yang mungil bisa terasa lebih nyaman dan tidak terlihat sesak karena terlalu banyak barang.

[Baca Juga: 6 Peralatan Dapur Bekas Ini Bisa Dibeli di Garage Sale]

Dilansir dari Boldsky.com (1/2/2019), berikut tips untuk membuat dapur mungil menjadi lebih nyaman dan efektif.

1. Manfaatkan Dinding

Tidak harus meletakkan semua barang di dalam laci dan meja dapur. Manfaatkan dinding dapur Anda. Buat paku atau gantungan di dinding sehingga Anda bisa menggantung sebagian peralatan masak di atasnya. Anda bisa menggantung kain lap, gelas, nampan, wajan yang memiliki pegangan, hingga spatula.

2. Susun Berdasarkan Prioritas Di dapur

Tentu banyak sekali barang-barang seperti bumbu dapur, alat memasak, serta alat makan. Ada juga barang yang mungkin tidak Anda gunakan setiap hari seperti nampan atau sabun isi ulang pencuci piring. Untuk alat-alat yang tidak prioritas sebaiknya disimpan di dalam lemari lain bukan pada laci atau lemari dapur Anda. Namun bila Anda tetap ingin menyimpannya di dapur bisa menyusunnya berdasarkan prioritas. Berarti barang yang jarang digunakan di letakkan di bawah lemari atau ditumpuk dengan peralatan sejenis lainnya.

3. Gunakan Ruang Kosong di Bawah Pencuci Piring

Biasanya tersedia ruang kosong di bawah wastafel atau tempat pencuci piring di dapur. Anda bisa gunakan ruang kosong tersebut untuk meletakkan barang yang cukup besar seperti ember, panci, atau liannya. Selain itu, Anda juga bisa menyimpan produk pembersih seperti kain pel, sabun cuci piring, atau sikat.

Trik Menata Peralatan Dapur agar Tidak Sempit

4. Rak Tinggi

Jika dapur Anda benar-benar kecil dan terbatas luasnya, Anda bisa membuat rak yang tinggi ke atas untuk menyimpan barang dapur yang jarang terpakai. Rak tinggi yang menempel pada dinding tidak akan memakan ruang dapur Anda.

5. Gunakan Meja Makan Lipat

Jika dapur Anda tidak ada ruang untuk menyajikan makanan coba pilih meja makan yang bisa dilipat. Anda juga bisa berkonsultasi dengan pengusaha furniture untuk membuat meja makan tersebut demi menyiasati dapur mungil. Meja makan yang bisa lipat memiliki fungsi lebih efektif karena dapat dipakai hanya saat dibutuhkan. Bila tidak maka bisa dilipat dan membuat dapur terlihat lebih luas.

6. Gunakan Keranjang

Susun barang-barang yang ada di rak menggunakan keranjang agar telihat lebih rapi. Hal ini juga dapat membuat dapur kecil Anda terlihat lebih luas karena barang-barang tak tampak menumpuk. Pastikan keranjang di letakkan di tempat yang tepat agar tidak memakan ruang di dalam dapur Anda.

[Baca Juga: Supaya Apartemen Tetap Rapi Meski Penghuni Punya Banyak Barang]

Itulah enam trik yang bisa Anda terapkan di rumah agar peralatan dapur terlihat rapi dan ruangan masak tidak terasa sempit.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads