PIK_GARAGE SALE_8 HAL YANG HARUS ANDA HINDARI KETIKA MENGGELAR GARAGE SALE_KIKI_REVISI 01-01.jpg

Garage Sale

8 Hal yang Harus Anda Hindari Ketika Menggelar Garage Sale

Garage sale merupakan acara atau kegiatan yang bisa diselenggarakan oleh siapapun. Tujuannya untuk menjual barang-barang bekas. Umumnya kegiatan ini dilakukan di halaman depan rumah atau di garasi. Kegiatan ini memang lebih dulu dikenal dari Barat, namun di Indonesia sendiri garage sale bukan hanya dilakukan di depan rumah. Terkadang orang dan komunitas berkumpul di suatu tempat untuk mengadakan garage sale dengan tujuan tertentu.

Peminatnya juga banyak dari segala usia. Kegiatan ini ternyata bisa jadi lahan Anda untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Garage sale juga tidak memerlukan modal yang besar karena Anda hanya perlu menyortir barang bekas yang tidak lagi Anda gunakan. Dari pada menumpuk tak terpakai di rumah, lebih baik jadi uang bukan?

Dalam prosesnya, banyak orang menggelar garage sale dengan skala besar maupun individu di lingkungan rumahnya. Dimanapun Anda menggelar garage sale, ada beberapa hal yang harus Anda hindari. Dikutip dari thespruce.com, berikut delapan hal yang harus Anda hindari ketika membuka garage sale:

  • Jika Anda menjual barang milik orang lain, pastikan Anda mendapatkan harga jualnya langsung dari pemilik barang. Kemudian langsung buat tag harganya serta penanda bahwa barang tersebut bukan milik Anda.
  • Jangan pajang barang yang belum ada harganya. Pastikan Anda membuat tag harga sebelum semua barang Anda pajang untuk dijual. Hampir semua orang tentu jengkel jika melihat barang yang dijual namun tidak ada harganya. Ketika lapak Anda ramai, calon pembeli akan enggan mengantri hanya untuk menanyakan harga. Terlebih lagi jika calon pembeli Anda adalah tipikal orang yang pemalu.
  • Hindari menempelkan stiker harga di sampul album piringan hitam, koleksi majalah, sampul buku, atau barang kertas yang sudah tua, seperti kartu pos atau poster. Perekat dapat menyebabkan kerusakan pada kertas. Lebih baik Anda membuat papan harga mini dari kertas yang hanya perlu dijepit. Lebih Aman lagi, Anda bisa letakkan barang-barang yang terbuat dari kertas dalam kotak plastik dan tempelkan papan harga pada kotak plastik tersebut.
  • Jika ada pembeli yang menanyakan harga barang pada Anda, jangan ada jeda terlalu lama untuk berpikir. Hal ini mengindikasikan Anda ragu dan mengukur kemampuan belanja calon pembeli Anda. Anda bisa memberikan waktu untuk berpikir saat proses tawar menawar
  • Jangan menentukan harga semau Anda, apalagi, jangan menentukan harga jual yang sama dengan harga belinya. Ingat! Bahwa Anda menjual barang bekas. Mungkin Anda berpikir kalau barang yang Anda jual adalah barang bermerek dan masih terlihat baru. Tetapi calon pembeli tetap saja melihat barang dagangan Anda sebagai barang bekas.
  • Jangan membuat sistem penetapan harga dan pembelian yang rumit. Anda membuka lapak garage sale bukan ritel di mall, permudah pelanggan membeli barang dagangan Anda. Sediakan informasi harga disetiap barang yang Anda jual. Buat penanda yang jelas agar tak menyulitkan pelanggan.
  • Walaupun Anda menyusun barang dagangan Anda sesuai kelompok harga, Anda harus tetap memberikan harga disetiap barang. Metode ini mengurangi Anda dipermainkan oleh calon pembeli. Pembeli yang tidak jujur bisa saja menipu Anda, misalnya orang tersebut mengambil barang pada kelompok harga Rp10.000 padahal ia mengambilnya pada kelompok harga Rp30.000
  • Jangan menjual barang berdasarkan kenangan Anda terhadap barang tersebut. Misalnya, ada jam tangan yang Anda beli saat menerima gaji pertama, karena kenangan berharga tersebut, Anda menjual jam tangan itu dengan harga tinggi. Padahal pelanggan tidak peduli dengan kenangan Anda terhadap barang tersebut. Jika barang tersebut berharga, seharusnya Anda simpan bukannya Anda jual.

Itulah delapan hal yang harus Anda hindari ketika membuka garage sale. Untuk mencapai keuntungan maksimal jangan sampai Anda melakukan hal ini.

Read More

Artikel Lainnya

Kemenperin Kembali Gelar Modest Fashion Project

Bisnis

Kemenperin Kembali Gelar Modest Fashion Project

20 September 2019, 13:00  |  8 Views

Untuk mengembangkan industri fesyen muslim di Indonesia, Kemenperin kembali menggelar kompetisi fesyen untuk IKM dimulai dengan gelaran road to MOFP di Bandung dan Semarang.

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Program Digitalisasi Sekolah

Pendidikan

Songsong Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Digitalisasi Sekolah

20 September 2019, 12:00  |  7 Views

Kemendikbud memberikan bantuan berupa peralatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk mempersiapkan sekolah songsong Revolusi Industri 4.0.

Jakarta Selatan Bersiap Antisipasi Musim Hujan

Berita Kawasan

Jakarta Selatan Bersiap Antisipasi Musim Hujan

20 September 2019, 11:00  |  7 Views

Mendekati musim penghujan, Pemkot Jakarta Selatan mulai melakukan beberapa langkah persiapan. Apa saja yang dilakukan?

Tips Merawat Kaktus Hias Dalam Rumah

Properti dan Solusi

Tips Merawat Kaktus Hias Dalam Rumah

20 September 2019, 10:00  |  12 Views

Ragam kaktus hias dapat membuat ruangan rumah menjadi menarik. Agar berusia panjang, ada sejumlah cara merawat kaktus hias dengan tepat.


Comments


Please Login to leave a comment.