88 Titik Pangkalan Angkutan Orang Akan Ditambah Dishub DKI Jakarta

Berita Kawasan

88 Titik Pangkalan Angkutan Orang Akan Ditambah Dishub DKI

Tahukah Anda jika tingkat kemacetan di Ibu Kota sudah turun delapan persen? Mengutip dishub.jakarta.go.id (15/6/2019), Jakarta berada pada peringkat ke-7 kota termacet di dunia berdasarkan data dari Tom Tom Traffic Index 2018. Meski masih di dalam kategori 10 besar kota termacet di dunia, Jakarta turun delapan persen dari tahun sebelumnya.

Banyak faktor penyebab kemacetan. Namun di tahun 2019, kini MRT Jakarta sudah resmi beroperasi guna mengurangi tingkat kemacetan. Tentunya, diharapkan Jakarta bisa kembali menurunkan peringkat kota termacet di dunia di tahun 2019.

Selain beroperasinya MRT Jakarta untuk menurunkan tingkat kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga turut mengambil peran. Seperti yang diketahui, angkutan umum seringkali dikeluhkan masyarakat karena berhenti di sembarang tempat sehingga tak jarang mengakibatkan kemacetan. Sehingga, Dishub DKI Jakarta akan menambahkan persediaan pangkalan angkutan orang di beberapa kawasan Jakarta atau angkutan lingkungan di tahun ini.

[Baca Juga: MRT Jakarta Tetap Dipercaya Warga Meski Tarif Berlaku Penuh]

Sebanyak 88 pangkalan angkutan orang akan disediakan Dishub DKI Jakarta. Kawasan yang akan disediakan tambahan pangkalan angkutan orang atau lingkungan yaitu Jakarta Selatan sebanyak 26 pangkalan, Jakarta Timur 11 pangkalan, Jakarta Pusat 15 pangkalan, Jakarta Utara 18 pangkalan, dan Jakarta Barat 18 pangkalan.

Kepala Seksi Angkutan Orang Dishub DKI Jakarta Regitta Maywidia Sari mengatakan, sampai saat ini pangkalan yang sudah ada berjumlah 69 pangkalan. Ada 21 pangkalan di Jakarta Selatan, 10 pangkalan di Jakarta Timur, 15 pangkalan di Jakarta Pusat, 18 pangkalan di Jakarta Utara, dan lima pangkalan di Jakarta Barat.

Penentuan 88 lokasi persediaan pangkalan orang tersebut berawal dari permohonan pengajuan pangkalan resmi angkutan lingkungan dari Dewan Pimpinan Unit (DPU) Organda kepada Dinas Perhubungan pada September 2018. Hal itu seperti ditambahkan Regitta dalam lansiran beritajakarta.id (17/6/2019).

[Baca Juga: Ayo Ikuti Uji Coba Publik LRT Jakarta Mulai 11 Juni 2019]

Selanjutnya, permohonan pengajuan tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan pendataan dan survei titik-titik potensial untuk dijadikan pangkalan. Pendataan dan survei dilakukan Dishub dan Suku Dinas Perhubungan di masing-masing wilayah bersama Organda angkutan lingkungan serta para operator.

"Kami melakukan pendataan dan survei titik pangkalan yang sudah pernah atau masih ada, maupun berpotensi untuk dijadikan sebagai pangkalan angkutan lingkungan," tuturnya.

Dia menambahkan, dengan adanya pangkalan angkutan orang di kawasan tertentu atau angkutan lingkungan tersebut dapat meningkatkan ketertiban para pengemudi. "Diharapkan dapat meningkatkan ketertiban para pengemudi angkutan lingkungan sehingga tidak memicu terjadinya kemacetan," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Sentuhan Airy Matte Finish dari Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

Kecantikan dan Fashion

Sentuhan Airy Matte Finish dari Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint

17 August 2022, 09:57

Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint hadir untuk menambah pilihan bagi para perempuan yang ingin merasakan lip tint dengan formulasi low transfer dengan matte finish yang tahan lama.

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.


Comments


Please Login to leave a comment.