Ada Peluncuran Novel dalam Perayaan 45 Tahun Bermusik Iwan Fals

Hobi dan Hiburan

Ada Peluncuran Novel dalam Perayaan 45 Tahun Bermusik Iwan Fals

Penyanyi sekaligus penulis lagu legendaris Iwan Fals merayakan tahun ke-45 berkarya di industri musik Indonesia dengan merilis Air Mata Api, novel yang ditulis Piter A. Redjalam berdasarkan 12 lagunya.

Novel yang dirilis pada Kamis, 3 September 2020 ini ditandai dengan acara sederhana di rumah Iwan di Leuwinanggung, Depok. Itu juga merupakan ulang tahun ke-59 musisi. "Ada 12 lagu Iwan Fals dalam novel, dan setiap lagu memiliki cerita sendiri-sendiri. [Kami] rencanakan buku itu jadi trilogi," kata Annisa Cikal Rambu Basae, putri Iwan, pada kesempatan tersebut. Novel tersebut juga rencananya akan diadaptasi menjadi film pada 2021.

Piter, penggemar berat Iwan, mengatakan dia membutuhkan 10 tahun untuk menyelesaikan novel tersebut. "Saya tumbuh dengan lagu-lagu Bang Iwan. Saya sudah mendengarkannya sejak saya masih SD. Saya butuh 10 tahun karena selalu ada pasang surut [selama proses menulis]. Kadang saya malas, kadang saya menulis dengan panik, kadang saya terjebak," dia menjelaskan.

Ada Peluncuran Novel dalam Parayaan 45 Tahun Bermusik Iwan Fals

Judul buku Air Mata Api (Air Mata Api) diambil dari lagu pelantun berjudul sama yang menyampaikan perasaan marah yang dialami oleh orang-orang yang terpinggirkan. "[Saya membayangkan seseorang] yang begitu marah, [itu membuat] air matanya berubah menjadi api. Kalau ini diadaptasi menjadi cerita akan sangat menarik," tambah Piter seperti diberitakan The Jakarta Post (4/9/2020).

Iwan menuturkan, awalnya ia heran ada yang mau menulis buku berdasarkan lagunya. Apalagi, dia mengaku tidak banyak membaca novel. "Saya sudah lama tidak membaca novel, tapi karena Cikal menyuruh saya, saya membaca [Air Mata Api]. Saya menjadi tenang dalam membaca hal-hal yang serius, saya membaca lebih banyak [di] Twitter," katanya sambil tertawa. Dia menambahkan, membaca novel memberinya perasaan nostalgia tentang masa kuliahnya ketika dia membaca banyak buku.

Senang dengan Hasil Novel

"Ini gila. Saya dibawa kembali ke tahun 1967, ketika Juki, salah satu tokoh novel, baru berusia 6 tahun, padahal saya menulis lagunya pada tahun 1977, 1978, 1980 dan 1981," ujar Iwan bersemangat.

Penyanyi bernama asli Virgiawan Listanto ini memulai karir musiknya sebagai pengamen jalanan Bandung Jawa Barat pada tahun 1970-an. Setelah merilis empat album self-release, pada 1980-an ia bergabung dengan Musica Studios, salah satu label rekaman terbesar di Indonesia.

[Baca Juga: Gelaran Konser Iwan Fals Berkonsep e-Concert]

Pada 1980-an dan 1990-an, Iwan dikenal sebagai salah satu seniman yang paling lantang memprotes pemerintahan Orde Baru. Liriknya penuh dengan deskripsi tentang keadaan orang miskin dan kritik terhadap mereka yang berkuasa dan dengan uang.

Lagu “Galang Rambu Anarki”, diambil dari album Opini (1982), ditulis untuk putranya yang baru lahir. Ini menceritakan tentang orang tua baru yang senang dengan kelahiran putra mereka tetapi juga khawatir tentang kesulitan keuangan yang mungkin menghalangi putra mereka untuk tumbuh dengan nyaman.

Lagu populer lainnya “Guru Oemar Bakri”, dari album Sarjana Muda (1981), bercerita tentang kehidupan seorang guru teladan bernama Oemar Bakri yang telah mengajar selama 40 tahun meskipun gaji yang diterimanya kecil.

[Baca Juga: Iwan Fals Bakal Bawakan Lagu yang Tersimpan]

Popularitas Iwan Fals juga didukung oleh aransemen musiknya yang sederhana, sehingga publik tidak perlu waktu lama untuk mengenal lagu-lagunya. Bahkan ada yang menjadi lagu kebangsaan yang sering dinyanyikan dalam protes, antara lain "Bongkar" dan "Bento".

Sejak tahun 1975 hingga saat ini, Iwan Fals telah merilis sekitar 45 album studio. Ia telah berkolaborasi dengan beberapa talenta terbaik di kancah musik Indonesia, termasuk membuat supergrup Kantata Takwa dengan sesama musisi Sawung Jabo dan Yockie Surjoprajogo serta penyair WS Rendra. Grup ini merilis album self-titled pada tahun 1990 mendapatkan pujian kritis. Pada bulan Juni tahun yang sama, Kantata Takwa menggelar konser yang dihadiri oleh ratusan ribu penggemar, menjadikannya acara bersejarah dalam sejarah musik tanah air.

Read More

Artikel Lainnya

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

Kecantikan dan Fashion

Memadukan Seni, Sains, dan Teknologi dalam Batik Fractal

25 September 2020, 16:06

Ternyata algoritma matematika bisa menghasilkan corak batik. Begini cara membuat batik frctal dengan apliksi yang diciptakan anak bangsa.

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan.jpg

Berita Kawasan

Aplikasi Si Ondel Permudah Warga DKI Jakarta Bayar Pajak Kendaraan

25 September 2020, 13:28

Baru-baru ini Polda Metro Jaya dan Bank DKI berkolaborasi dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan melalui aplikasi bernama Si Ondel.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Larisa 2 weeks, 5 days lalu
    larisa

    Bosan di rumah karena pandemi covid-19 Keuangan anda berkurang karena di potong gaji <a href="https://bola165.org/" title="Agen Judi Bola" rel="nofollow">Bola165</a> solusi untuk anda semua Buruan gabung bersama kami dan menangkan hadiahnya !!! Banyak promo menarik untuk anda semua Tunggu apa lagi buruan bermain dan menangkan hadiahnya Menjadi milyader bukan lagi sebuah mimpi guysss !!!!!!!