Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

Berita Kawasan

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai pertama didengungkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada November 2018. Sosialisasi pengurangan penggunaan plastik dan upaya-upaya daur ulang pun terus dilakukan. Namun, peraturan gubernur (Pergub) tentang larangan penggunaan plastik sekali pakai tak kunjung diterbitkan Pemprov DKI Jakarta.

Sebelum peraturan ini diberlakukan, mari melihat efektivitas peraturan yang sama di California, Amerika Serikat. Lecturer in Economics, University of Sydney Rebecca Taylor mengatakan, peraturan semacam ini bisa menjadi bumerang jika tidak mememahami perilaku konsumen. Hal tersebut disampaikan dalam artikel yang memuat penelitian Rebecca tentang efektivitas larangan penggunakan kantong plastik sekali pakai yang dimuat dalam theconversation.com (16/4/2019).

[Baca Juga: Baru Memulai Gaya Hidup Zero Waste? Ikuti Langkah Ini]

“Saya menguji bagaimana pelarangan kantong plastik di negara bagian California di Amerika Serikat telah mengubah tipe kantong-kantong yang banyak orang pakai saat di depan kasir, juga dampak yang tidak diinginkan dari larangan ini pada kebiasaan belanja konsumen,” tulis Rebecca.

Ia menambahkan, riset dilakukannya menunjukkan, pelarangan tas mungkin tidak mengurangi penggunaan plastik secara total jika orang-orang mulai membeli kantong sampah untuk mengganti kantong belanja plastik mereka yang sebelumnya biasa digunakan lagi untuk sampah. Temuan ini menunjukkan bahwa niat baik pelarangan produk dapat memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan.

Bukan Sekali Pakai

Meski kantong plastik sering disebut “sekali pakai”, konsumen tidak perlu memperlakukannya seperti itu. “Dengan membandingkan pengurangan tas plastik yang digunakan di kasir dengan peningkatan kantong sampah yang dijual, hasil riset saya menunjukkan bahwa 12-22 persen dari tas plastik digunakan kembali di California sebagai kantong sampah sebelum adanya larangan. Setiap penggunaan kembali menghindari pembuatan dan pembelian kantong plastik lain,” ia menjelaskan.

[Baca Juga: Saruga Package Bisnis yang Peduli dengan Lingkungan]

Selain itu, estimasi penggunaan plastik kembali dalam penelitian di bawah angka sesungguhnya karena Rebecca tidak meneliti bagaimana orang menggunakan tas plastik untuk hal lain. Mengapa para pembuat kebijakan tidak memperkirakan bahwa larangan penggunaan tas plastik dapat meningkatkan penjualan kantong sampah? Menurutnya, kebijakan biasanya meleset karena pembuat kebijakan tidak memahami perilaku orang saat ini atau gagal mengantisipasi bagaimana orang akan merespons dalam situasi yang baru.

Ia menyarankan, seharusnya pembuat kebijakan yang ingin meminimalkan penggunaan plastik mempertimbangkan cara untuk membantu orang yang ingin menggunakan kembali tas sekali pakai. Salah satu pilihan adalah menawarkan insentif untuk produksi tas jinjing yang murah dan tipis yang dirancang khusus dan dipasarkan untuk digunakan pertama kali sebagai tas jinjing, kemudian untuk kantong sampah.

[Baca Juga: Kurangi Konsumsi Plastik, Penggunaan Tumbler Terus Digencarkan]

“Cara alternatif yang diterapkan beberapa daerah lain, termasuk Washington, D.C., adalah menerapkan aturan tas plastik berbayar alih-alih melarangnya.” kata Rebecca. Namun, tas berbayar saat ini belum mendorong penggunaan kembali tas jinjing sekali pakai. Kebijakan ini dapat ditingkatkan dengan mengedukasi konsumen tentang manfaat lingkungan dari menggunakan kembali produk sekali pakai.

Read More

Artikel Lainnya

Selain Serum, Mengapa Double Cleansing Diperlukan

Kecantikan dan Fashion

Selain Serum, Mengapa Double Cleansing Diperlukan?

16 November 2019, 15:00

Anda rutin menggunakan serum? Pastikan Anda rutin mencuci muka. Namun, jangan dengan sabun biasa, karena tidak cukup mengangkat kotoran yang menempel di wajah. Anda perlu melakukan double cleansing.

Petopia, Pet shop yang Rawat Kucing Jalanan Agar Siap Diadopsi Gratis

Bisnis

Petopia, Pet Shop yang Rawat Kucing Jalanan Agar Siap Diadopsi Gratis

16 November 2019, 14:00

Bagi para pecinta kucing, di pet shop Petopia Pasar Minggu, ada kucing lokal yang dirawat sehingga siap diadopsi secara gratis.

Kenang Memori Lama, McDonald's Adakan 40 Tahun Mainan Happy Meal 3 (FILEminimizer).jpg

Berita Kawasan

Terbit Kenangan Lama di Pameran HUT Ke-40 Happy Meal dari McDonald's

16 November 2019, 13:00

Saksikan pameran mainan McDonald's sepanjang empat dekade di 40th Anniversarry of Happy Meal Exhibition, Kelapa Gading.

Mengenal Kelezatan Tauco dan Berbagai Jenis Olahannya

Kuliner

Mengenal Kelezatan Tauco dan Berbagai Jenis Olahannya

16 November 2019, 12:00

Tauco menjadi bumbu masakan yang memiliki cita rasa yang khas. Tak hanya itu, aromanya pun khas sehingga tak jarang membuat selera orang tergugah untuk menyantapnya.


Comments


Please Login to leave a comment.