Agar Tepat Sasaran, BEM se-Malang Raya Ikut Salurkan Bansos

Berita Kawasan

Agar Tepat Sasaran, BEM se-Malang Raya Ikut Salurkan Bansos

Puluhan mahasiswa yang terbentuk sebagai aliansi Badan Eksekutif Mahasi (BEM) se-Malang Raya datang ke Pringgitan Pendopo Agung untuk membahas terkait proses pendataan hingga penyaluran bantuan sosial yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang. Mereka mengkritik kebijakan pemerintah karena dinilai masih menggunakan data yang lama untuk menyalurkan bantuan kepada warganya yang terdampak COVID-19.

Melansir laman malangtimes.om (19/05/2020), Mahmud selaku koordinator BEM Malang meminta kepada Bupati Malang, agar BEM Malang Raya dilibatkan untuk menjadi relawan penyaluran bantuan sosial.

Demi Kelancaran PSBB, Pemprov DKI Salurkan 29.831 Paket Bansos

Mahmud yang juga menjabat sebagai Presiden BEM di Unmer (Universitas Merdeka) ini, mengklaim jika sudah ada sekitar 50 relawan dari aliansi BEM se-Malang Raya yang siap dikerahkan untuk membantu Pemkab Malang menyalurkan bantuan sosial.

”Masih menunggu surat penugasan dari Bupati Malang, setelah itu kami akan membantu pendataan masyarakat yang memang sampai hari ini belum ter-cover bantuan sosial,” ungkap Mahmud.

Mahmud melanjutkan, ada ribuan masyarakat di Kabupaten Malang yang seharusnya layak mendapatkan bantuan, tetapi tidak diberikan bantuan.

[Baca Juga: Jelang PSBB Malang Raya, Ini Lokasi Pos yang Dijaga Ketat]

”Tadi data yang disampaikan Bupati Malang hanya ter-cover beberapa ribu saja. Ternyata masih banyak lagi yang belum dapat bantuan, baik itu bantuan dari pusat maupun dari daerah,” jelasnya.

Mahmud beserta anggota BEM lainnya juga menuntut agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan di Kabupaten Malang, disamakan dengan pemerintah pusat. Yakni sebesar Rp600.000 bukan Rp200.000 seperti yang selama ini disalurkan oleh Pemkab Malang. ”Permintaan kita tadi kalau bisa disamaratakan, kalau tidak disamaratakan nanti ada kecemburuan sosial,” pintanya.

Warga Sukoharjo Tidak Terima Bantuan, Pemkot Malang Beri Penjelasan

Sebagai informasi, Bupati Malang HM Sanusi dalam berbagai kesempatan memang menyampaikam ada 520.000 Kepala Keluarga di Kabupaten Malang yang berhak menerima bantuan. Sebelum adanya jumlah tersebut, Bupati Malang di beberapa kesempatan juga menyampaikan jika terkendalanya penyaluran bantuan dikarenakan data yang digunakan merupakan data yang kurang valid karena masih menggunakan rekapan data lama yang dihimpun Dinas Sosial Kabupaten Malang, pada beberapa tahun lalu.

[Baca Juga: Usulan PSBB Sudah Diajukan, Malang Raya Bersiap-siap]

Terlepas dari itu, para penerima bansos tersebut diproyeksikan bakal mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu yang diserahkan dalam bentuk sembako. ”Kita akan memberi bantuan ke masyarakat 15 kilogram beras, minyak goreng 2 liter, dan telur 1 kilogram,” terang Sanusi.

Sanusi mengaku sangat mengapresiasi masukan sekaligus permintaan para mahasiswa yang berkenan untuk membantu menjadi relawan. Bahkan, di akhir pertemuan nampak berkoordinasi dengan Kapolres Malang guna menindaklanjuti permintaan para mahasiswa.

”Teman-teman BEM ingin bantu pemerintah jadi relawan, jadi akan kita tindak lanjuti agar dilibatkan dalam check point maupun pada penyaluran bantuan sosial,” tandasnya.

Read More

Artikel Lainnya

Hari Ulang Tahun Kota Bogor Dirayakan Via Konferensi Video .jpg

Berita Kawasan

Hari Ulang Tahun Kota Bogor Dirayakan Via Konferensi Video

06 June 2020, 13:00

Di ulang tahun ke 538, Hari Jadi Bogor dirayakan dengan sederhana tak seperti biasanya karena terselenggara di tengah pandemi.

berjalan tertib, begini prosedur rapid test di sukolilo2.jpg

Berita Kawasan

Berjalan Tertib, Begini Prosedur Rapid Test di Sukolilo

06 June 2020, 12:00

Sepekan sudah uji cepat dan uji swab dilakukan di penjuru Surabaya. Pelaksanaan relatif berlangsung tertib, seperti yang terjadi di kawasan Terminal Keputih Sukolilo.

Kota Bekasi Perpanjang PSBB Kembali Hingga 2 Juli .jpg

Berita Kawasan

Kota Bekasi Perpanjang PSBB Kembali Hingga 2 Juli

06 June 2020, 11:00

Sembari menjalankan masa new normal, Kota Bekasi kembali memperpanjang masa PSBB selama 28 hari

Begini Caranya Atasi Wajah Berminyak Secara Alami Lidah Buaya

Berita Kawasan

Baru! Kota Malang Ciptakan Kampung Aloe vera di Masa Pandemi COVID-19

06 June 2020, 10:46

Kampung Aloe vera diinisiasi Pertamina Fuel Terminal Malang melalui Program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Rine 2 weeks, 2 days lalu
    rine

    sini yuuukk pada merapat... asik main game dapat hadiah bonus, dan bisa jadi jutawan juga... hanya di dupa88 rasakan sensasinya guuuys......

  • Anisa 2 weeks, 2 days lalu
    anisa

    kalu #dirumahaja pastinya lagi jenuh dan bosan sekali di masa pandemi corona ini ya guys? tetap tenang dan kuasai keadaan dgn buka google lalu cari atau search QQHarian lalu mainkan berbagai gamenya utk melawan rasa jenuh dan bosan anda dan bisa ambil promo atau Hadiahnya yang Wow dan Ternyalalalala guys.