Taman Maju Bersama DKI Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Akan Ada 53 Taman Kota Baru untuk Warga Jakarta

Demi memenuhi kebutuhan akan ruang terbuka hijau di Ibu Kota, Dinas Kehutanan DKI Jakarta menganggarkan Rp130 miliar untuk membangun 53 Taman Maju Bersama (TMB) di tahun 2019. Kepala Seksi Perencanaan Pertaman Dinas Kehutanan DKI Jakarta Hendrianto mengatakan, pembangunan TMB atau taman kota baru tahun ini akan direalisasikan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

"Sebanyak 30 TMB kita targetkan rampung Agustus dan sisanya hingga akhir Desember," ujarnya, seperti dikutip dari beritajakarta.id (20/2/2019).

[Baca Juga: Prosedur Mengurus Sewa Makam di TPU Tanah Kusir]

Hendri menjelaskan, TMB yang akan dibangun bakal dilengkapi dengan fasilitas sesuai kebutuhan masyarakat setempat di antaranya, lapangan olahraga, amphitheater, jogging track, kolam retensi, perpustakaan, toilet, pertanian perkotaan, dan pos jaga. "Untuk luas lahan TMB bervariasi, mulai 2.000 meter persegi hingga 3,4 hektare," terangnya.

Menurut Hendri, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) untuk menyediakan fasilitas wireless fidelity (WiFi) sebagai koneksi internet bagi pengunjung TMB.

"Banyak aktivitas atau kegiatan positif yang bisa dilakukan di TMB, termasuk untuk saling berinteraksi," ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait pembangunan TMB sudah dilakukan dua kali focus group discussion (FGD) di tahun 2018 untuk mengumpulkan ide dan masukan dari warga, serta usulan desain maupun pemetaan masalah seputar taman kota.

[Baca Juga: 4 Ide Bisnis yang Bisa Dibuka di Sekitar RTH]

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pernah menjelaskan apa perbedaan Taman Maju Bersama dengan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak ( RPTRA). Menurutnya, Taman Maju Bersama akan lebih banyak melibatkan warga dalam setiap aktivitas di dalamnya.

Warga diajak untuk mendesain kegiatannya, mendesain pengelolaannya, mendesain juga aktivitas apa yang ada di situ. Secara garis besar, pembangunan TMB lebih bersifat bottom up bukan top down. Prediksinya, taman ini akan berbeda di tiap wilayah.

Konsep taman kota tersebut tergantung kondisi masyarakat sekitar. Interaksi warga akan ditonjolkan dalam TMB. Hal ini berbeda dengan RPTRA yang sudah ada konsep pembangunannya. Presentase bangunan dan lahan juga sudah memiliki acuan khusus.

Read More

Artikel Lainnya

FKUB Medan Terima Penghargaan Harmony Award 2020

Berita Kawasan

FKUB Medan Terima Penghargaan Harmony Award 2020

18 January 2021, 17:17

Tentunya Penghargaan ini sangat berarti dalam meningkatkan motivasi dan Kinerja Baik Pemko maupun FKUB untuk terus merawat, memelihara dan menguatkan kehidupan keagamaan.

Kanal Youtube Disdik Depok Perkaya Pembelajaran Daring Siswa

Pendidikan

Kanal Youtube Disdik Depok Perkaya Pembelajaran Daring Siswa

18 January 2021, 16:17

Kanal yang diberi nama Belajar Bersama Disdik Kota Depok ini, bertujuan untuk mendukung kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring siswa.

Pantauan Vaksinasi Tenaga Medis di Tangerang Selatan

Kesehatan

Pantauan Vaksinasi Tenaga Medis di Tangerang Selatan

18 January 2021, 15:28

Proses pendaftaran vaksinasi ada empat alur. Meja pertama, calon penerima vaksin yang mendapatkan SMS yang sudah mendaftar melalui aplikasi, melakukan registrasi dan pencatatan.

Kerjasama Pemkot dan Gojek Perkuat Pariwisata dan UMKM di Kota Malang

Bisnis

Kerjasama Pemkot dan Gojek Perkuat Pariwisata dan UMKM di Kota Malang

18 January 2021, 14:23

Pemerintah Kota Malang di awal tahun 2021 melakukan terobosan dalam bentuk inisiasi kerjasama dengan GoJek dan GoPay.


Comments


Please Login to leave a comment.