vaksin kota lamaOK3.jpg

Kesehatan

Akses Vaksinasi Bagi Warga Perantauan di Kota Semarang

Bagi warga pendatang yang berdomisili di kota Semarang, pasti kerap mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses vaksinasi di Kota Atlas ini, karena seringkali syarat vaksinasi harus menggunakan KTP kota setempat. Kondisi demikian sering dialami oleh mahasiswa atau pun pekerja yang memang merantau ke kota Semarang dan hanya memiliki KTP kota asalnya saja. Alhasil golongan ini banyak yang masih belum terjangkau akses vaksinasi sehingga memperlambat terbentuknya herd immunity di kota Semarang.

Namun saat ini Aliyah (19), salah satu mahasiswa dari luar daerah yang sedang menimba ilmu di kota Lumpia ini bisa bernafas lega. Pasalnya ia bisa mengikuti vaksinasi di Kota Lama Semarang yang memang diperuntukkan untuk umum tanpa mempermasalahkan domisili di KTP. DPC Projo Kota Semaranglah yang memiliki inisiatif menyelenggarakan vaksinasi gratis untuk umum guna percepatan herd immunity. Alasan akses vaksinasi yang sulit bagi warga perantauan dan banyaknya warga pinggiran yang belum menerima vaksinlah yang menjadi latar belakang diadakannya kegiatan ini.

vaksin kota lamaOK.jpg

Ketua DPC Projo Kota Semarang, Agus S Winarto dalam acara tersebut mengatakan jika siapapun bisa mendapatkan vaksin dengan langsung mendaftarkan diri tanpa melihat domisili kota asal. Ia menilai jika akses vaksinasi haruslah dipermudah agar tercipta kekebalan komunal. Setidaknya total 1300 dosin vaksin telah terdistribusikan kepada peserta vaksinasi yang datang. “Semua pihak berharap bahwa kekebalan komunal terbentuk. Harapannya seluruh komponen masyarakat saling bahu membahu melaksanakan vaksinasi. Sehingga proses untuk menciptakan kekebalan komunal secepatnya terbentuk agar corona segera hilang dari muka bumi Indonesia,” ujarnya di lokasi vaksinasi Jalan Branjangan, Kawasan Kota Lama, Semarang.

[Baca Juga: Kemenkes Hapus Syarat KTP Domisili Vaksinasi di Faskes Milik Kementerian]

Agus menambahkan jika akses vaksinasi mudah, maka geliat ekonomi di Kota Semarang akan cepat membaik sehingga diharapkan berjalan normal kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya terus berupaya mengadakan program vaksinasi berkelanjutan menyasar daerah perkampungan dan pinggiran kota Semarang, karena ia melihat di daerah-daerah tersebut banyak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. “Sejauh ini masih banyak warga belum vaksin. Mungkin masih enggan melakukan vaksin secara mandiri. Kalau kami diberikan stimulan (kuota vaksin), kami siap jemput bola di kampung-kampung. Tentunya bekerja sama dengan TNI-Polri dan Kementerian Kesehatan. Supaya kekebalan komunal ini cepat tercipta,” ungkapnya.

[Baca Juga: SMK IPT Karangpanas, Pertama Lakukan Vaksinasi di Kota Semarang]

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berujar jika pihaknya berupaya untuk mempermudah akses vaksinasi bagi masyarakat termasuk bagi warga perantauan yang bekerja, tinggal atau menimba ilmu di kota Semarang. Meskipun prioritas utama vaksinasi di wilayahnya adalah warga kota Semarang, namun sebanyak 28 persen warga yang melakukan vaksinasi adalah warga luar kota Semarang. “Warga dari luar kota yang tinggal di Semarang juga bisa melakukan vaksin di Kota Semarang. Bahkan, saat ini ada 28 persen merupakan warga dari luar Kota Semarang. Artinya, kami membuka kesempatan-kesempatan bagi warga dari luar daerah, tetapi tentu saja prioritas untuk warga Kota Semarang,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Pingpoint.co.id (21/09/2021).

vaksin kota lamaOK2.jpg

Dalam event tersebut, orang nomor satu di kota Semarang ini menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak dalam rangka percepatan vaksinasi. Ia mengatakan jika perkembangan vaksinasi di Kota Semarang telah mencapai 92 persen dari target vaksinasi 1,3 juta warga. Jumlah warga yang telah divaksin di tahap 1 (V-1) sekitar 1,2 juta orang sedangkan untuk V-2 sebanyak 57 persen atau sekitar 750 ribu orang. “Kami berterima kasih kepada TNI-Polri yang telah terlibat secara langsung dan melibatkan relawan. Dalam event ini ada temen-temen Projo, mereka ikut membantu percepatan vaksinasi di Kota Semarang. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat kegiatan percepatan vaksinasi ini,” tandas Hendi, sapaan akrabnya.


Read More

Artikel Lainnya

filkop.jpg

Kuliner

Ngopi Tenang dan Nyaman, Filosofi Kopi Kini Hadir di Bandung

23 October 2021, 09:08

Filosofi Kopi memang dirintis untuk memberdayakan kopi Nusantara yang luar biasa, sehingga dalam penyajiannya Filosofi Kopi menggunakan biji-biji kopi asli Indonesia.

Abu Kautsar 2.jpg

Pendidikan

Ponpes Tahfidz Al-Qur’an Zain Abu Kautsar di Tengah Kesejukan Pegunungan

23 October 2021, 08:07

Pondok Pesantren yang berada di Kaki Gunung Van der Man ini menjadi satu di antara tiga Lembaga Pendidikan Islam yang berada di sekitar gunung di Kota Batu.

Basecamp Arjuno  2.jpg

Hobi dan Hiburan

Opsi Jalur Pendakian Cangar, Kunjungi Dulu Basecamp Arjuno-Welirang

22 October 2021, 06:04

Jalur Cangar untuk menuju puncak Gunung Arjuno menjadi salah satu spot yang banyak diminati oleh pendaki.

Jamur 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Bekas Pabrik Jamur di Sumber Brantas Jadi Spot Foto Instagramable

22 October 2021, 20:04

Seperti sebuah lukisan urban tentang kota yang ditinggalkan penduduknya, bangunan pabrik jamur yang berbentuk kubah itu berbaris secara seri.


Comments


Please Login to leave a comment.