Akta Kelahiran dan KIA Braille Bisa Diperoleh di Disdukcapil Tangsel

Berita Kawasan

Akta Kelahiran dan KIA Braille Bisa Diperoleh di Disdukcapil Tangsel

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) bertulisan huruf braille bagi penyandang disabilitas tunanetra. Program ini merupakan yang pertama di Banten dan kedua di Indonesia setelah Bandung, Jawa Barat. Pemberian Akta Kelahiran dan KIA tersebut dilaksanakan secara simbolis di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan, menjelaskan, program ini merupakan pertama di Provinsi Banten dan kedua di Indonesia setelah Bandung. Program ini untuk mempermudah para tunanetra dalam membaca dokumen kependudukanya.

[Baca Juga: Warga Tangsel Tidak Perlu ke Disdukcapil, Buat KTP Bisa di Kecamatan]

“Ini merupakan bentuk inovasi kita, agar para tunanetra dalam membaca dokumen kependudukannya bisa lebih mudah dengan dunianya mereka, serta kita ingin memberikan pelayanan yang baik, tidak hanya untuk yang normal saja, namun untuk disabilitas pun kita tingkatkan pelayanan yang terbaik,” ungkap Dedi seperti dikutip dari tangerangselatankota.go.id (7/5/2019).

Dedi melanjutkan, di Tangsel terdapat 800 orang yang merupakan disabilitas tunanetra. Dari 800 orang disabilitas tunanetra ini, baru delapan orang ini yang memiliki akta kelahiran dan KIA Braille. Para penyandang disabilitas tunanetra ini memiliki akta kelahiran bestandar nasional dengan dan didampingi dengan akta Braille. “Untuk saat ini kita masih menumpang cetak di Yayasan Makfufin di Serpong, namun ke depannya kita akan membeli alat cetak mesin Braille,” ungkapnya.

Akta Kelahiran dan KIA Braille Bisa Diperoleh di Disdukcapil Tangsel

Layanan Gratis

Mantan Camat Ciputat ini mengatakan, pelayanan ini ada sebagai bentuk hadirnya Negara melalui Disdukcapil dalam pemberian pelayanan dokumen kependudukan kepada warganya. “Pelayanan dokumen kependudukan ini gratis tanpa dipungut biaya, bagi masyarakat yang tuna netra ingin membuat akta kelahiran Braille bisa datang ke Disdukcapil,” singkatnya.

Peneliti senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Syaifullah, mengatakan, ini merupakan komitmen lembaga dan negara dalam pelayanan dokumen kependudukan. “Kita hadir melayani seluruh kebutuhan hak konstitusional warga negara, karena tidak boleh warga negara tidak memiliki hak untuk mendapatkan dokumen kependudukan, sehingga IKI hadir bersama dengan Disdukcapil untuk memberikan pelayanan terbaik untuk mereka,” kata Syaifullah masih dari sumber yang sama.

[Baca Juga: Masyarakat Tangerang Selatan Peduli Sampah Dengan Sistem 3R]

Sementara penerima akta kelahiran Nur Kholik, mengucapkan terima kasih dengan adanya pelayanan ini, sehingga dirinya bisa membaca apakah nama dan tanggal lahir sesuai atau tidak, selama ini hanya dibacakan orang saja, sekarang dirinya bisa membaca sendiri akta kelahiran sudah benar atau tidak.

“Saya senang dengan adanya program ini, kita tuna netra terbantu dengan program Disdukcapil, saya berharap, semua tunanetra di Tangsel dapat memiliki akta kelahiran dan anaknya mendapatkan KIA Braille,” ujar Nur Kholik.

Read More

Artikel Lainnya

Java Aquatic, Hobi Biota Laut yang Dikembangkan Jadi Bisnis   .jpg

Bisnis

Java Aquatic, Hobi Biota Laut yang Dikembangkan Jadi Bisnis

28 September 2020, 20:19

Berkat hobi biota laut, Nico dan rekannya berhasil dirikan toko Java Aquatic yang berlokasi di kawasan Kebayoran Lama Jakarta Selatan

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur.jpg

Berita Kawasan

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Utara Gelar Gerebek Lumpur

28 September 2020, 16:55

Pada akhir pekan kemarin, Pemkot Jakarta Utara memanfaatkannya untuk mengadakan kegiatan demi mencegah terjadinya banjir di musim hujan.

Setelah Viral di Medsos, Kafe di Galaxy Bekasi Disegel.jpg

Berita Kawasan

Setelah Viral di Medsos, Kafe di Galaxy Bekasi Disegel

28 September 2020, 14:41

Pada akhir pekan kemarin, jagat medsos Jabodetabek dihebohkan dengan pengunjung kafe di area Galaxy Kota Bekasi yang ramai berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Gantikan Mohammad Idris, Dedi Supandi Jabat Pjs Wali Kota Depok.jpg

Berita Kawasan

Gantikan Mohammad Idris, Dedi Supandi Jabat Pjs Wali Kota Depok

28 September 2020, 13:43

Resmi mulai menjalani cuti untuk Pilkada Depok 2020, jabatan Mohammad Idris untuk sementara digantikan Dedi Supandi.


Comments


Please Login to leave a comment.