Alasan Ini Buat Raffi Ahmad Yakin Jalani Bisnis Kopi

Bisnis

Alasan Ini Buat Raffi Ahmad Percaya Diri Jalani Bisnis Kopi

Es Kopi Susu dalam setahun belakangan terakhir sedang naik daun di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari banyaknya gerai kopi yang baru saja bergabung di pasar minuman khususnya kopi di Indonesia. Hal ini menandakan, ekonomi masyarakat Indonesia sudah semakin membaik karena daya beli semakin tinggi. Tren kopi juga menyatakan kecintaan kopi lokal semakin meningkat.

Hal tersebut lah yang membuat Raffi Ahmad bergabung dengan ACR Corp untuk membentuk Kokali. Toko pertamanya dibuka di Lippo Mall Puri pada 16 Oktober 2019. Walau mengaku belum terlalu mengenal kopi, Raffi merasa yakin berkolaborasi dengan ACR Corp.

Alasan Ini Buat Raffi Ahmad Yakin Jalani Bisnis Kopi

Saat ditemui Pingpoint, Raffi menuturkan ia sangat yakin dengan Kokali karena untuk membesarkan gerainya, Raffi dan CEO Kokali Albert Sulistyo mengaku akan menggunakan terobosan baru yang berbeda dengan yang lain. Terobosan yang dimaksud adalah metode marketing dan juga cita rasa minuman yang akan dijual.

Menurut pengakuan pria berusia 32 tahun ini, Kokali akan melakukan ekspansi secara agresif, yaitu dengan membuka 200 gerai di seluruh Indonesia sampai dengan tahun 2020. Kokali juga mengunggulkan menu yang lucu dan unik, bisa dibilang belum dimiliki gerai kopi lainnya.

[Baca Juga: Raffi Ahmad Buka Gerai Kopi Kekinian Pertama di Lippo Mal Puri]

“Kopi memang banyak (yang jual) tapi tidak banyak yang menunya unik kayak kita, apalagi cara marketing kita berbeda, harganya berbeda, kemasannya, konsepnya semua berbeda dan unik. Sehingga saya yakin, Kokali bisa dinikmati dan diterima banyak orang” kata suami Nagita Slavina ini.

Raffi melanjutkan, dirinya merasa aman berbisnis dengan ACR Corp sehingga diputuskan untuk menggabungkan asset yang dimiliki, misalnya dari RANS Entertainment yang memiliki media sosial yang cukup kuat dan besar di Indonesia. Dengan bergabungnya RANS Entertainment dan ACR Corp diharapkan penetrasi ke seluruh masyarakat lebih mudah dan cepat. Namun menurut Raffi, semua itu akan percuma jika rasa dari minumannya tak setimpal. Sehingga terciptalah menu-menu unik khas Kokali sehingga berbeda dengan kopi-kopi lainnya, misalnya Es Telepon dan Pablo Eskoba.

[Baca Juga: KISAKU, Sajikan Kopi Susu Istimewa yang Bikin Pingin Balik Lagi]

PingPoint.co.id sudah mencoba sendiri rasa dari kedua menu unik Kokali ini. Es Telepon merupakan minuman tanpa kopi yang menggunakan pandan, kelapa, dan gula aren sehingga menciptakan rasa yang mirip sekali dengan kue tradisional klepon. Apalagi dibagian atas, diberi taburan kelapa parut sangrai yang gurih sehingga sensasi meminum Es Telepon menyenangkan. Sayangnya, minuman manis ini tidak bisa diminum terlalu banyak karena terlalu tebal dan manis.

Berbeda dengan Es Telepon, menu andalan Pablo Eskoba yang merupakan Es kopi, gula aren, dan ditambah dengan boba, dan krim keju dibagian atas cenderung lebih pahit. Rasa kopinya kuat dan tidak manis, namun rasanya unik karena terdapat boba di dalamnya. Rasa bobanya sedikit manis dan kenyal. Selain dua menu tersebut ada beberapa menu unik lainnya di Kokali, misalnya Es Kopi yang dicampur dengan semangka, Es kopi dengan campuran daging duren asli, serta yakult yang dicampurkan dengan yuzu.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.