Menakar Urgensi Omnibus Law Bagi Sektor Bisnis dan Investasi

Berita Kawasan

Amnesty International: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Langgar HAM

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai secara substansi RUU Omnibus Law Cipta Kerja berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM), terutama hak-hak pekerja. Hal ini lantaran rancangan legislasi ini mengubah banyak pasal dalam UU Ketenagakerjaan dan bertentangan dengan hukum internasional mengenai perlindungan hak pekerja.

Adapun pasal-pasal yang mengalami perubahan yaitu mengenai upah minimum, status pekerjaan, batasan jam kerja, waktu istirahat dan libur, serta konsultasi tripartit. Lebih lanjut Usman menjelaskan, perubahan upah minimum kota/kabupaten (UMK) yang ditetapkan Wali Kota menjadi hanya didasarkan pada Upah Minimum Provinsi yang ditetapkan gubernur dapat membuat upah minimum yang ditetapkan tidak memenuhi Kehidupan Hidup Layak (KHL) pekerja. Sebab, setiap provinsi memiliki tingkat harga dan daya beli masyarakat yang berbeda.

Amnesty International RUU Omnibus Law Cipta Kerja Langgar HAM

“Ketentuan RUU Cipta Kerja tersebut juga melanggar Pasal 7 Konvensi Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (ICESCR) yang mengatur hak buruh untuk mendapat upah minimum yang mendukung standar kehidupan layak,” kata Usman, dalam acara diskusi Desas Desus Omnibus: Bagaimana Investasi Memenuhi Standar Hak Asasi?, di Jakarta (4/3/2020).

Tak hanya masalah upah, menurut Usman RUU Cipta Kerja turut menghapus beberapa jenis cuti yang seharusnya dibayar oleh pengusaha. Jenis cuti tersebut seperti cuti pekerja laki-laki yang menemani istrinya melahirkan atau keguguran, cuti pekerja yang menikahkan keluarganya, mengkhitankan atau membaptiskan anaknya, cuti haid, cuti menjalankan ibadah dan cuti melaksanakan tugas serikat buruh dan pendidikan dari perusahaan.

[Baca Juga: Amnesty International: Penyusunan RUU Cipta Kerja Tak Transparan]

Oleh karena itu, menurutnya RUU ini menimbulkan ketidakjelasan hak pekerja untuk tetap mendapatkan upah meski tengah cuti. “Pemerintah bisa gagal memenuhi kewajibannya dan mencegah pelanggaran hak pekerja untuk mendapatkan cuti berbayar, sesuai prinsip-prinsip PBB mengenai bisnis dan HAM,” ujarnya.

“Jadi baik secara proses penyusunan maupun secara substansi yang diatur dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja sangat membahayakan hak asasi manusia. Oleh karena itu,kita merekomendasikan agar pemerintah dan DPR melibatkan semua pihak serta serikat pekerja. Kedua, merevisi seluruh peraturan yang bukan hanya bertabrakan dengan standar-standar hukum internasional, tetapi juga dengan hukum Indonesia itu sendiri,” tutupnya.

[Baca Juga: Amnesty International: Penyusunan RUU Cipta Kerja Tak Transparan]

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum, Persidangan dan Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian I Ketut Hadi Priatna mengatakan bahwa pembuatan RUU Cipta Kerja ini ditujukan untuk mendorong investasi di Indonesia. Menurutnya, investasi Indonesia tertinggal dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Vietnam dan Thailand.

Dalam RUU Cipta Kerja ini nantinya akan mengatur perizinan usaha ke dalam sistem Online Single Submission (OSS). Menurutnya sistem ini dapat mendorong investasi di Indonesia karena perizinan usaha menjadi lebih mudah.


Read More

Artikel Lainnya

Ingin Berlayar di Australia Secara Gratis Princess Cruises Gelar Ko mpetisi Daring.jpg

Hobi dan Hiburan

Ingin Berlayar di Australia Secara Gratis? Princess Cruises Gelar Kompetisi Daring

30 June 2022, 15:13

Dalam momen peluncuran program liburan di atas kapal pesir ke Tasmania, Princess Cruises menggelar kompetisi daring untuk mendapatkan tiket berlayar gratis selama delapan hari di Australia.

Mulai Pekan Depan! Serial Suka Duka Berduka Ditayangkan Perdana di Vidi o.jpg

Hobi dan Hiburan

Mulai Pekan Depan! Serial Suka Duka Berduka Ditayangkan Perdana di Vidio

30 June 2022, 13:12

: Bagi Anda penggemar komedi Tanah Air, maka bersiaplah untuk menyaksikan serial Suka Duka Berduka yang diperankan bintang papan atas Indonesia yang mulai tayang pekan depan di Vidio.

Stadion Patriot Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 202 2.jpg

Berita Kawasan

Stadion Patriot Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2022

30 June 2022, 11:09

Akhir pekan ini, Stadion Patriot Bekasi akan menjadi saksi gelaran perdana timnas di Piala AFF U-19 2022.

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.


Comments


Please Login to leave a comment.