Anak Garuda, Menginspirasi Lewat Kisah Anak Yatim Piatu Raih Kesuksesan

Berita Kawasan

Anak Garuda, Inspirasi Kisah Anak Yatim Piatu Raih Kesuksesan

Anak-anak yatim piatu yang tidak mampu kerap kali dipandang sebelah mata dan dianggap tak bisa mendapatkan kesuksesan dalam hidupnya karena terjebak dalam jerat kemiskinan. Namun apa jadinya, seorang anak yatim piatu yang berangkat dari keluarga tak mampu justru mampu memberdayakan dirinya, keluarganya dan orang lain berkat mengecap pendidikan yang tepat dan semangat pantang menyerah?

Kisah perjuangan dan inspiratif dari anak-anak yatim piatu yang kurang mampu dikisahkan pada film Anak Garuda yang akan tayang pada tahun 2020 mendatang. Film dilatarbelakangi kisah tujuh siswa Sekolah Selamat Pagi Indonesia yang bertempat di Batu, Malang. Dalam film ini dikisahkan perjuangan ketujuh anak tersebut untuk memutus rantai kemiskinan keluarganya dengan menggapai mimpinya hingga jadi kenyataan.

[Baca Juga: Film Gundala Jadi Pembuka Jagoan Lokal Jagat Sinema Bumilangit]

Film ini diproduksi oleh rumah produksi Butterfly Pictures, divisi bisnis baru di Sekolah Selamat Pagi Indonesia yang dijalankan alumni Sekolah Selamat Pagi Indonesia, Yohana Yusuf. Tak sendiri, ia juga memboyong Verdi Solaiman sebagai Produser, Alim Sudio sebagai penulis naskah, dan Faozan Rizal sebagai sutradara.

“Kami semua berlatar belakang yatim-piatu yang kurang mampu. Kami memang sudah terbiasa dihina, ditertawakan, minder, dan lain sebagainya. Tapi setelah kami mengeyam abngku pendidikan di Sekolah Selamat Pagi Indonesia, kami bertransformasi jadi anak-anak garuda. Di sini kami belajar banyak hal, mulai dari mengatasi perbedaan suku, ras, dan agama, mengatasi masa lalu kami yang pahit, hingga mengendalikan diri sendiri dari berbagai masalah kehidupan,” kata Yohana saat jumpa pers di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia (22/8/2019).

[Baca Juga: Yuk, Ikuti Kompetisi Karya Film Pelajar dari Kemendikbud]

Alim Sudio sebagai penulis naskah menuturkan, dirinya awalnya sempat skeptik untuk menggarap film ini. Menurutnya, formula film pendidikan yang menginspirasi yang menjual sekolah itu sudah sangat banyak dan lama-lama membosankan. Namun ia melihat Sekolah Selamat Pagi Indonesia dan berbicara langsung dengan Julianto Eka Putra sebagai pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia.

“Dalam satu sekolah pasti ada kisah yang tidak mengenakan, saya Tanya dengan Koh Jul (sapaan akrab Julianto), apakah ini bisa masuk film? Ko Jul menjawab, silakan saja. Berkat itulah, berdasarkan kejujuran sekolah ini saya jadi tertarik untuk menggarap naskah filmnya,” kata Alim.

[Baca Juga: Seperti Serial Marvel, Tokoh Pewayangan Segera Dibuat Film]

Sebelum diangkat ke layar lebar, Anda bisa lebih dulu menikmati kisah perjuangan tujuh Anak Garuda dalam bentuk webtoon atau komik digital dengan judul yang sama. Komik ini sudah tayang sejak 17 Mei 2019 lalu.

Film Anak Garuda, diisi bintang muda berbakat yang memerankan para tokoh inspiratif di Sekolah Selamat Pagi Indonesia yaitu Tissa Biani, Violla, Ajil Ditto, Clairine Clay, Geraldy Polisar, Rania Putrisari, Rebecca Klopper, dan Kiki Narendra.

Read More

Artikel Lainnya

Ternyata Ini Asal Muasal Tradisi Bahasa Betawi

Pendidikan

Ternyata Ini Asal Muasal Tradisi Bahasa Betawi

23 February 2020, 14:00

Tata bahasa dalam dialeknya serta kultur hingga profesinya di dalam budaya masyarakat Betawi ternyata dipengaruhi oleh domisili dan wilayah.

Jelang SBMPTN, Begini Cara Atasi Perbedaan Pilihan Anak dan Orangtua

Pendidikan

Jelang SBMPTN, Begini Cara Atasi Perbedaan Pilihan Anak dan Orangtua

23 February 2020, 13:00

Orangtua perlu mempertimbangkan minat dan kemampuan anak-anaknya dalam menentukan jurusan kuliah.

Begini Cara Tangani Cegukan Menurut Ahli

Kesehatan

Begini Cara Tangani Cegukan Menurut Ahli

23 February 2020, 12:00

Cegukan memang tidak serius, tapi bisa menjadi masalah kesehatan yang mengganggu aktivitas Anda. Sebaiknya tangani gangguan ini dengan tepat.

Gratis Play Lounge Terbuka untuk Komunitas Gamer

Berita Kawasan

Gratis! Play Lounge Terbuka untuk Komunitas Gamer

23 February 2020, 11:00

Pihak PSE membuka pintu selebar-lebarnya untuk para komunitas gamer di Jakarta yang ingin mengadakan acara hingga kopi darat di Play Lounge tanpa dipungut biaya.


Comments


Please Login to leave a comment.