Anies Akan Tindak Tegas Masyarakat yang Berkumpul di Luar Rumah

Berita Kawasan

Anies Akan Tindak Tegas Masyarakat yang Berkumpul di Luar Rumah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta semakin serius dalam menangani masalah COVID-19 di Ibu Kota. Pasalnya, baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan bahwa pihaknya tidak akan ragu-ragu untuk memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang berkumpul di luar rumah di makin meluasnya penyebaran Virus Corona SARS-CoV-2 seperti saat ini.

Salah satu sanksi yang akan diberikan adalah membubarkan kerumunan masyarakat tersebut. Bahkan kata Anies, pihak Pemprov DKI pun telah menggandeng Polda Metro Jaya serta TNI untuk menindak langsung sekelompok masyarakat yang masih berkeliaran di luar rumah.

[Baca Juga: Akibat Corona, Pasar Tanah Abang Mulai Batasi Jam Operasional]

"Dari kepolisian, TNI dan jajaran Pemprov DKI, kita meminta seluruh masyarakat untuk menjauhi kegiatan pengumpulan orang, jangan datang dan penyelenggara ditegur dan kami akan menindak tegas. Jadi akan dibubarkan, mereka yang memaksa dimintai keterangan dan dikenai sanksi karena ini risikonya terlalu besar jadi semua kegiatan pengumpulan massa harus dihentikan,” ujar Anies di Balai Kota.

Untuk menjalankan kebijakan tersebut, tim yang terdiri dari Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Satpol PP DKI nantinya akan turun ke lapangan memastikan tidak adanya kerumunan atau pertemuan-pertemuan yang berpotensi menjadi tempat penyebaran virus corona. Sebab menurut berbagai laporan yang diterima Anies, sampai saat ini masih banyak kelompok masyarakat yang tidak mengindahkan seruan tersebut.

Anies Akan Tindak Tegas Masyarakat yang Berkumpul di Luar Rumah

Di sisi lain, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan sanksi pidana kepada masyarakat yang melanggar dan melawan ketika akan dibubarkan.

"Kita mintai keterangan sesuai dengan kapasitasnya. Ya bisa dalam bentuk nanti teguran. Kalau memang arahnya ke pidana ya kita haruskan di situ," kata Nana.

[Baca Juga: Inilah Penjelasan Kondisi Paru-Paru Ketika Menderita COVID-19]

Sementara itu sampai saat ini jumlah pasien yang dinyatakan positif COVID-19 di Jakarta terus bertambah. Dikutip dari laman Corona.jakarta.go.id, sampai dengan hari Selasa, 24 Maret 2020 pagi, jumlah pasien COVID-19 di Jakarta telah menyentuh angka 356 orang.

Dari angka tersebut, sebanyak 218 orang dirawat, 22 orang dinyatakan sembuh dan 31 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Jika dilihat dari peta penyebarannya, Jakarta Selatan masih menjadi wilayah dengan kasus penderita COVID-19 terbanyak dengan 83 kasus. Namun jika berdasarkan kecamatan, wilayah Kalideres, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah pasien positif terbanyak yakni sebanyak 22 orang.

Kemudian disusul oleh kawasan Kebon Jeruk dengan total pasien positif sebanyak 19 orang serta terakhir kawasan Kebayoran Baru sebanyak 17 kasus.

Read More

Artikel Lainnya

Hibur Fans Isolasi Diri, J.K Rowling Luncurkan Harry Potter At Home

Pendidikan

Hibur Fans Isolasi Diri, J.K Rowling Luncurkan Harry Potter At Home

03 April 2020, 20:00

J.K Rowling, penulis kisah Harry Potter merilis situs untuk menemani para penggemar saat isolasi diri. Pengunjung dapat membaca banyak artikel, mengerjakan kuis, dan mendengar audiobook Harry Potter.

Rekomendasi Ayam Andalan Dallas Chicken Temani #dirumahaja

Kuliner

Rekomendasi Ayam Andalan Dallas Chicken Temani #dirumahaja

03 April 2020, 19:00

Sajian kreasi ayam spesial Dallas Kitchen yang patut untuk Anda cicipi selama #dirumahaja akibat pandemi COVID-19. Meskipun tengah social distancing, makan enak tetap penting.

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

Kesehatan

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

03 April 2020, 14:00

Pergi ke dokter gigi di tengah Pandemi COVID-19 sebisa mungkin perlu dihindari. Berikut cara merawat gigi agar selalu sehat dan kuat.

Zoonosis, Kata yang Jadi Akrab di Telinga Kala Pandemi COVID-19

Kesehatan

Zoonosis, Kata yang Jadi Akrab di Telinga Kala Pandemi COVID-19

03 April 2020, 13:00

Zoonosis menjadi salah satu kata yang kini sering ditemui. Apa arti kata itu dan apa hubungannya dengan pandemi COVID-19 yang diakibatkan oleh Virus Corona SARS-CoV-2?


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Suki 1 week, 3 days lalu
    suki

    Bola165 ,org game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan, gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue... gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki.... gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss...