Antisipasi Genangan Saat Hujan, Pemprov DKI Jakarta Gerebek Lumpur di 2 Kali Ini .jpg

Berita Kawasan

Antisipasi Genangan Saat Hujan, Pemprov DKI Gerebek Lumpur di 2 Kali Ini

Beberapa pekan terakhir musim hujan sudah terus membayangi wilayah Ibu Kota dan kondisi ini memicu Pemerintah Provinsi (Pemprov) meningkatkan upayanya untuk mengantisipasi terjadinya genangan yang dapat menyebabkan banjir. Salah satu langkahnya adalah melakukan kegiatan Gerebek Lumpur yang seperti dilakukan pada akhir pekan kemarin. Di mana Pemprov DKI Jakarta menargetkan program ini dua kali yang berada di wilayahnya.

Sungai pertama yang dibersihkan pada akhir pekan kemarin adalah Kali Mookevart. Sungai ini disebut sebenarnya mampu menampung debit air hingga 125 m3/detik bila melihat dari desain awalnya. Namun menurut Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air atau SDA, saat ini Kali Mookevart hanya mampu menampung 91,37 m3/detik dan cukup jauh perbedaan dibandingkan desain awalnya. Oleh karena itulah Gerebek Lumpur perlu dikerjakan di sini.

Antisipasi Genangan Saat Hujan, Pemprov DKI Jakarta Gerebek Lumpur di 2 Kali Ini.jpg

“Saat ini Sudin SDA Jakarta Barat menargetkan Kali Mookevart segmen Jalan Semanan hingga Cengkareng Drain untuk dilakukan pengerukan lumpur sedalam satu meter dengan panjang 4,4 km dengan volume lumpur diperkirakan 154.000 m3,” ujar Kepala SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal, sebagaimana dikutip dari rilis yang diunggah di laman PPID.Jakarta .go.id (2/10/2021).

Pengerjaan pengerukan lumpur ini tidak akan instan rampung, mengingat terdapat tiga segmen yang harus dikerjakan dan membutuhkan waktu sekitar 129 hari kerja. Di mulai dengan Jalan Semanan-Daan Mogot City dan berakhir di JORR-Cengkareng Drain. Rencananya Gerebek Lumpur di Kali Mookervart selesai pada 6 Februari 2021 dan program ini dimulai pada hari Sabtu lalu dengan melibatkan 415 personel yang dibantu 10 alat berat dan 30 unit dump truck.

[Baca Juga: Wagub DKI Isi Akhir Pekan dengan Tinjau Gerebek Lumpur]

Kemudian Gerebek Lumpur pada akhir pekan kemarin juga dilanjutkan di lokasi berbeda, yaitu di Kali Sunter yang di mana targetnya merupakan segmen depan Pompa Rawa Badak dan depan Artha Gading. Menurut Yumada pengerukan lumpur di dua segmen Kali Sunter itu ditujukan mencegah terjadinya genangan di sekitar 14 RT yang berada dekat area sungai.

“Pada Gerebek Lumpur kali ini, kami menargetkan bisa mengeruk sebanyak 17.920 m3 pada segmen Rawa Badak dan 8.400 m3 segmen Artha Gading. Nanti kerukan lumpur yang didapatkan akan dibuang di dump site kami, untuk segmen Pompa Rawa Badak di kawasan Beting dan segmen Artha Gading di kawasan Ancol,” sambungnya.


Read More

Artikel Lainnya

Mencicipi Kelezatan Iga Bakar si Jangkung di Bandung 2.jpg

Kuliner

Mencicipi Kelezatan Iga Bakar si Jangkung di Bandung

07 December 2021, 18:02

Iga Bakar si Jangkung bisa dijadikan pilihan kuliner saat akan berkunjung ke Kota Bandung. Rasa yang ditawarkan begitu gurih dan lezat, apalagi sangat cocok disantap saat panas.

Banjir Rob Bayangin Warganya, Ini yang Dilakukan Pemkot Jakarta Utara.jpg

Berita Kawasan

Banjir Rob Bayangin Warganya, Ini yang Dilakukan Pemkot Jakarta Utara

07 December 2021, 17:35

Dari mulai pompa hingga mengerahkan petugas untuk membersihkan sampah yang diakibatkan banjir rob menjadi bagian upaya Pemkot Jakarta Utara untuk tangani situasi ini.

Sabun Nature DK Sabun Mandi Pas Untuk Kulit Dengan Bahan Alami

Bisnis

Sabun Nature DK Sabun Mandi Pas Untuk Kulit Dengan Bahan Alami

07 December 2021, 17:05

Sabun Nature DK bisa dipakai untuk wajah dan tubuh. Fungsinya menutrisi dan membersihkan kulit kita jadi lebih mulus sehat dan wangi.

padepokan talangOK4.jpg

Pendidikan

Lama Mangkrak, Padepokan Silat Gunung Talang akan Dibangun Kembali

07 December 2021, 16:34

“Harapannya tahun depan terealisasi, dan lahan aset Pemkot Semarang ini bisa dimanfaatkan untuk sarana latihan para atlet, khususnya olahraga silat untuk mengasah kemampuan, sehingga berprestasi di ajang event olahraga.”


Comments


Please Login to leave a comment.