Antisipasi Lonjakan Pasien, RSUD dr Moewardi Surakarta Tambah Ruang

Kesehatan

Antisipasi Lonjakan Pasien, RSUD dr Moewardi Surakarta Tambah Ruang

Bulan Mei mendatang diprediksi akan terjadi lonjakan pasien COVID-19. Guna mengantisipasi hal tersebut, RSUD dr Moewardi Surakarta menambah ruangan untuk pasien COVID-19.

"Tepatnya pada hari Selasa kemarin kami meresmikan Ruang Melati I sebagai perluasan ruang perawatan COVID-19," kata Kepala Subbagian Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi Surakarta Eko Haryati, dilansir dari antaranews.com (30/4/2020).

Eko mengatakan, perluasan ruangan ini dilakukan karena RSUD dr Moewardi Surakarta adalah rumah sakit rujukan tersier COVID-19 di Jawa Tengah. Ruangan tambahan ini pun juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas.

Antisipasi Lonjakan Pasien, RSUD dr Moewardi Surakarta Tambah Ruang

"Ruang Melati I COVID-19 ini memiliki kapasitas total 57 tempat tidur dan dilengkapi dengan fasilitas ruang operasi, ICU, ruang bersalin, ruang perawatan bayi, anak dan dewasa, ruang hemodialisa atau cuci darah serta kamar jenazah semuanya khusus untuk pasien COVID-19," katanya.

Dia mengatakan bahwa ruangan tambahan tersebut termasuk zona merah dalam rumah sakit. Dalam ruangan tersebut dilengkapi dengan pintu serta jalur khusus yang terpisah dengan pasien umum, sebagaimana standar World Health Organization (WHO).

[Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Pedagang Pasar di Solo Diminta Pakai Masker]

"Seluruh ruangan di Melati I COVID-19 ini memiliki tekanan udara negatif menggunakan hepafilter untuk mencegah penyakit menyebar melalui udara atau keluar dari ruang isolasi dan menginfeksi orang lain. Dengan demikian, tidak akan ada udara yang keluar dari ruang isolasi dan mengkontaminasi udara di luar," katanya.

Sebelumnya, perluasan ruang perawatan COVID-19 juga dilakukan di Ruang Anggrek 1 pada Maret lalu. Ruangan yang semula hanya ada dua tempat tidur, diperluas menjadi 51 tempat tidur.

Antisipasi Lonjakan Pasien, RSUD dr Moewardi Surakarta Tambah Ruang

"Dengan perluasan tersebut, saat ini rumah sakit ini dapat menampung sebanyak 108 pasien COVID-19 termasuk bayi dan anak-anak," katanya.

Perluasan ruang perawatan ini berdampak dengan meningkatnya kebutuhan alat pelindung diri (APD). Terkait hal tersebut, Eko mengatakan pihaknya tengah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat. Terutama untuk ketersediaan masker.

"Kelangkaan APD terutama masker bedah dan masker N95 saat ini masih menjadi perhatian khusus manajemen," katanya.

[Baca Juga: Pemkot Solo Kembali Terima Bantuan Penanganan Covid-19]


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.