Razia Penyekatan Pemudik

Berita Kawasan

Apa Itu Aglomerasi dan Kaitannya dengan Larangan Mudik Lokal

Agar mencegah secara maksimal terjadinya interaksi fisik yang menjadi cara virus bertransmisi dari satu orang ke orang lainnya, maka pemerintah secara tegas melarang kegiatan mudik Lebaran, apapun bentuknya baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi.

Kekhawatiran yang tinggi terhadap masuknya mutasi virus COVID-19 India bisa jadi penyebab pemerintah mengambil kebijakan ini, apalagi kasus mutasi virus corona ini sudah ditemukan di Jakarta dan Tangerang Selatan

“Untuk memecah kebingungan masyarakat mudik lokal di wilayah aglomerasi, saya tegaskan bahwa pemerintah melarang apa pun bentuk mudik, baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi, dengan urgensi mencegah dengan maksimal interaksi fisik sebagai cara transmisi virus dari satu orang lain ke orang lain,” kata juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (7/5/2021).

Menerka-nerka Nasib Tradisi Mudik Lebaran Kala Pandemi COVID-19

Istilah “mudik lokal” menyebar jelang kebijakan larangan mudik mulai 6 Mei 2021. Namun sebetulnya, pemerintah tidak pernah mengeluarkan istilah mudik lokal.

Hal ini karena sebelum adanya kebijakan terbaru sebelum penegasan kembali larangan mudik lokal. Satgas COVID-19 bersama KPC PEN, Kominfo, dan Kemenhub sempat merilis soal fakta- fakta terkait larangan mudik, melalui Tanya Jawab #TidakMudik2021, salah satunya soal mudik lokal.

Istilah ini muncul dari media dan masyarakat sendiri. Dalam Permenhub Nomor 13 Tahun 2021, ada beberapa kawasan aglomerasi dan perkotaan yang dikecualikan dari larangan bepergian untuk mudik pada periode tanggal 6-17 Mei 2021.

Mudik Lokal Dilarang

Mengapa kawasan aglomerasi tidak dilakukan pelarangan pergerakan masyarakat dan transportasi? Karena di kawasan aglomerasi dan perkotaan ini, sehari- harinya ada mobilitas lintas kabupaten dan propinsi oleh masyarakat yang rutin dan insentif dilakukan sehari- hari seperti untuk keperluan pekerjaan, perekonomian, sosial, dan sebagainya. Pada periode pelarangan mudik 6-17 Mei, masih ada hari aktif bekerja seperti cuti bersama hanya dua hari sehingga aktivitas untuk pekerjaan dan kegiatan perekonomian lainnya masih akan berjalan. Oleh karena itu, tidak dilakukan pelarangan pergerakan maupun operasional transportasi.

Namun, kini dengan penegasan terbaru dari satgas, bahwa mudik lokal dilarang, maka dengan otomatis penjelasan di atas tidak berlaku lagi. Ia meminta masyarakat tidak khawatir mengenai pelarangan tersebut. Kegiatan di sektor-sektor esensial tetap beroperasi.

[Baca Juga: Ini Dia Delapan Titik Cek Point Penyekatan di Bandung]

"Namun, kegiatan selain mudik di suatu wilayah kabupaten/kota atau aglomerasi khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apapun, demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah, ucap " Wiku dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/5/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Berikut wilayah-wilayah aglomerasi yang dimaksud:

  1. Sulawesi Selatan terdapat di Makassar, Sungguminasa, Takalar dan Maros
  2. Di Sumatera Utara terdapat di Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo
  3. Di Jawa Timur di Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan
  4. Di Jawa Barat yang masuk wilayah Bandung Raya
  5. Lalu yang masuk wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi)
  6. Di Jawa Tengah Semarang, Kendal dan Purwodadi serta yang masuk Solo Raya
  7. Serta di DI Yogyakarta yang masuk dalam wilayah Yogyakarta Raya

penyekatan-arus-lalu-lintas.jpg

Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi penularan dalam satu wilayah karena terkait kegiatan di sektor-sektor esensial ini, operasionalnya telah diatur dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kabupaten/kota maupun PKKM Mikro, baik melalui pengaturan kapasitas maupun jam operasionalnya.

Di samping itu, pemerintah tetap mengimbau masyarakat di kawasan aglomerasi untuk tetap membatasi mobilitas, tidak bepergian dulu. Silaturahmi juga disarankan
dilakukan secara online. Pertemuan langsung dengan anggota keluarga yang lebih tua berisiko mengakibatkan penularan COVID-19.

Akan tetapi, bagi masyarakat yang tetap memiliki kegiatan di dalam wilayah-wilayah tersebut tetap diwajibkan mematuhi ketentuan yang sudan ditetapkan. Jika masih ada yang nekat melakukan perjalanan tanpa surat hasil negatif COVID-19 serta maupun surat izin pelaku perjalanan, maka aparat berwenang jelas akan menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran.

[Baca Juga: Cegah Pemudik Jelang Lebaran, Polda Sumut Lakukan Penyekatan di 73 Titik]

Yakni pelanggaran seperti kendaraan travel gelap (plat hitam) akan dilakukan penahanan kendaraan selama masa peniadaan mudik oleh Polri dan penumpang dikembalikan ke daerah asal. Lalu, untuk penyalahgunaan angkutan barang untuk mudik akan dijatuhkan sanksi berupa dilakukan penyitaan kendaraan oleh Polri dan pemberian sanksi berupa denda.

Untuk operator angkutan umum atau pun badan usaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) akan dikenai sanksi berupa dikeluarkan dari jadwal pelayanan dan dilarang beroperasi selama periode Idul Fitri. Untuk itu perusahaan angkutan umum diminta kerja samanya untuk mengembalikan ke daerah awal pemberangkatan bagi para penumpang yang tidak memenuhi persyaratan perjalanan.

Dengan demikian, pada penumpang tidak terlantar dan menimbulkan penumpukan di pintu-pintu penyekatan. "Bagi siapapun yang berani melanggar kebijakan ini maka harus siap dengan konsekuensinya," tegas Wiku.


Read More

Artikel Lainnya

Picu Tsunami COVID-19 Akibat Varian Virus Baru Corona B1617

Kesehatan

COVID-19 Varian Delta Sudah Masuk, Pemda Belum Bisa Bedakan Antar Varian Baru

17 June 2021, 21:09

Salah satu varian Delta yang memberi andil besar terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kudus Jawa Tengah.

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung 4.jpg

Kuliner

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung

17 June 2021, 19:07

Restoran steak di Bandung tersebar di mana-mana, mulai dari yang harganya terjangkau hingga tempat yang unik.

Wisma Makara UI Resmi Jadi Lokasi Isolasii OTG di Depok .jpg

Berita Kawasan

Kasus COVID-19 di Depok Mengalami lonjakan, Wisma Makara UI Penuh

17 June 2021, 18:30

Kasus COVID-19 mengalami peningkatan signifikan yang terjadi selama kurang lebih tiga pekan terakhir.

D'Lumpang

Kuliner

Menikmati Suasana Asri dan Hawa Dingin Kota Batu di Café D’Lumpang

17 June 2021, 18:06

Berlokasi di Jalan Anjasmoro, Bumiaji, Kota Batu, Café D’Lumpang menjadi salah satu pilihan café di Kota Batu yang menawarkan pemandangan yang indah.


Comments


Please Login to leave a comment.