Apakah Hand Sanitiser Efektif Melawan Virus Corona

Kesehatan

Apakah Hand Sanitizer Efektif Melawan Virus Corona?

Virus COVID-19 yang menyebar di berbagai belahan dunia, mengakibatkan hand sanitiser ludes terjual di mana-mana. Bahkan harganya pun meningkat, dan tidak sedikit supermarket yang membatasi pembelian sanitiser. Namun, apakah botol sanitizer benar-benar efektif melawan COVID-19?

Kepopuleran sanitizer dimulai pada Tahun 2009, saat itu terdampak pandemi flu babi H1N1 di mana produk sanitizer yang mulanya hanya digunakan untuk tenaga medis juga bisa digunakan untuk kalangan umum. Dan, penjualannya pun mengalami pelonjakan.

Para ahli kebersihan, NHS dan Kesehatan Masyarakat Inggris sepakat bahwa untuk membunuh sebagian besar virus, sanitizer sedikitnya harus mengandung 60 persen kandungan alkohol.

Apakah Hand Sanitiser Efektif Melawan Virus Corona

Melansir laman theguardian.com (03/03/2020). Profesor di London School of Hygiene dan Tropical Medicine Sally Bloomfield mengatakan, Coronavirus termasuk virus yang memiliki lapisan di sekitarnya yang dapat diserang dengan alkohol. Sally menyarankan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air. Atau, jika tidak memungkinkan, gunakan sanitizer.

Lalu, hindari menyentuh apa pun yang tidak perlu disentuh, dan perhatikan apa yang disentuh seperti gagang pintu dan tiang bus. Dan, jika belum mencuci tangan atau menggunakan sanitizer setelah bersentuhan dengan benda-benda, jangan menyentuh wajah.

Virus membutuhkan inang atau sel hidup untuk bereproduksi. Jadi, jangan menggosok mata, menyentuh mulut atau luka apa pun jika tangan tidak bersih. Pastikan tangan dicuci dengan menggunakan sabun atau menggunakan sanitizer.

[Baca Juga: Jangan Khawatir, Corona Tak Akan Menyebar Melalui Barang Paket]

Menurut sebuah studi Tahun 2019 oleh American Society for Microbiology, pilihan terbaik dalam membersihkan tangan dengan menggunakan sabun dan air. Menggunakan air mengalir dan sabun untuk mencuci tangan lebih efektif daripada sanitizer.

Sabun memiliki sifat antibakteri ringan yang menghilangkan kotoran, tapi tidak membunuh virus. Untuk membunuh virus, cuci tangan dengan sabun dengan benar seperti yang disarankan praktisi kesehatan. Basahi telapak tangan dengan air, gosok dengan benar pada kedua sisinya yaitu di antara jari dan di bawah kuku. Bilas secara menyeluruh di bawah air mengalir selama 20 detik. Dengan membilas kedua telapak tangan secara menyeluruh adalah kunci untuk membasmi virus.

[Baca Juga: Meski Tidak Efektif Cegah Virus Corona, Apotek Terus Kehabisan Masker]

Lalu, keringkan tangan dengan handuk sekali pakai atau paper towel, kemudian gunakan untuk mematikan keran sebelum membuangnya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis Mayo Clinic Proceedings pada Tahun 2012 menyimpulkan, handuk kertas atau paper towel ampuh mengeringkan tangan lebih cepat dan daripada menggunakan mesin pengering karena kontaminasi lebih banyak terjadi pada tangan yang tidak cukup kering.

Terlalu banyak menggunakan sanitizer dapat menyebabkan iritasi dan sensitivitas kulit. Justru kulit yang rusak rentan terhadap infeksi. Itulah mengapa, Anda sebaiknya menggunakan sanitizer dalam batas yang wajar.

Read More

Artikel Lainnya

Pemprov DKI Siapkan Tambahan 17.900 Petak Makam untuk Februari

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Tambahan 17.900 Petak Makam untuk Februari

27 January 2021, 20:21

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 17.900 petak makam yang akan siap pada Februari 2021 menyusul meningkatnya kasus aktif di Ibu Kota hingga pekan ini.

Pakan Lele Alternatif dari Enceng Gondok Keong Sawah dari Mahasiswa UNY

Pendidikan

Pakan Lele Alternatif dari Enceng Gondok & Keong Sawah dari Mahasiswa UNY

27 January 2021, 19:27

Penelitian yang dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta tersebut dilandasi keprihatinan mahalnya harga pakan lele buatan pabrik di pasaran.

Awan Panas 3 Kilometer Gunung Merapi Buat Sejumlah Warga Sleman Mengungsi

Berita Kawasan

Awan Panas 3 Kilometer Gunung Merapi Buat Sejumlah Warga Sleman Mengungsi

27 January 2021, 18:26

Gunung Merapi mengeluarkan 36 kali awan panas guguran pada Rabu, 27 Januari 2021 pagi hingga siang hari dengan jarak luncur terjauh 3 kilometer.

Tiket.com Gandeng Kemenparefkraf Gercep Pulihkan Industri Pariwisata Indonesia .jpg

Bisnis

Tiket.com Gandeng Kemenparefkraf Gercep Pulihkan Industri Pariwisata Indonesia

27 January 2021, 17:21

Di tahun 2021 ini, Tiket.com umumkan dukungannya terhadap berbagai program Kemenparekraf dalam memulihkan sektor pariwisata Indonesia yang terkena imbas pandemi COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.