April 2020, Kemendikbud Cairkan Tunjangan Bagi Guru Terdampak Banjir

Pendidikan

April 2020, Kemendikbud Cairkan Tunjangan Guru Terdampak Banjir

Banjir yang melanda berbagai wilayah di Indonesia pada awal tahun ini merugikan banyak orang. Tak terkecuali para pengajar atau guru yang aktifitasnya terganggu akibat tingginya genangan air. Untuk itu sebagai bentuk kepedulian dari Pemerintah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyiapkan tunjangan bagi para guru yang terdampak banjir awal tahun 2020.

[Baca Juga: Ini Beberapa Poin Kerjasama Antara Kemdikbud dan Netflix]

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK) Kemdikbud, Muhammad Qudrat Wisnu Aji mengatakan bahwa nantinya tunjangan khusus bagi guru terdampak bencana tersebut akan dicairkan paling lambat pada April 2020. "Insya Allah sebelum April lah paling lambat, pokoknya ya kita usahakan secepat-cepatnya ya, kita realisasikan," ujar Wisnu.

April 2020, Kemendikbud Cairkan Tunjangan Bagi Guru Terdampak Banjir

Meski begitu, Wisnu mengaku bahwa Kemendikbud belum menetapkan besaran tunjangan tersebut. Namun, Ia memperkirakan besaran tersebut akan sama seperti yang pernah diberikan Kemendikbud kepada guru yang terdampak bencana gempa di Palu dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun lalu yakni Rp 1,5 juta per guru. Anggarannya untuk tunjangan itu pun kata Wisnu sudah masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020. "Jadi itu kami punya tunjangan khusus bagi guru-guru di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T), termasuk guru di daerah terdampak bencana, tunjangannya sudah ada anggarannya, masuk situ," terang Wisnu.

Sementara itu, sampai dengan saat ini, Kemdikbud masih dalam tahap pendataan guru. Sebab, masih ada sejumlah daerah terdampak bencana yang lokasinya masih terisolasi. Hal itu juga yang membuat pihak dari Kemendikbud belum menerima informasi soal jenis kerusakan pada rumah guru terdampak bencana.

[Baca Juga: 4 Film Indonesia yang Menggambarkan Pengorbanan Seorang Guru]

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Republik Indonesia, Nadiem menjelaskan bahwa tunjangan ini diberikan karena Iamenilai kesejahteraan guru adalah hal yang sangat penting.

"Saat ini masa transisi, sangat sulit untuk bantu orangtua dan anaknya beradaptasi terhadap bencana. Maka kami beri tunjangan ekstra," pungkasnya.

Read More

Artikel Lainnya

KEMENDES-PDTT-Gelar-Pelatihan-Pembuatan-Biskuit-Rumput-Laut_1.jpg

Kuliner

KKP dan Kemendes PDTT Buat Pelatihan Pembuatan Biskuit Rumput Laut

06 July 2020, 20:00

Aktivitas ini diharapkan sebagai strategi agar perekonomian masyarakat kelautan dan perikanan tetap terjaga di masa pandemi COVID-19.

Juara Snack Membawa Berkah di Masa Pandemi COVID-19_2

Kuliner

Juara Snack Membawa Berkah di Masa Pandemi COVID-19

06 July 2020, 18:00

Siapa yang menyangka jika laju bisnis cemilan dapat berkembang pesat di masa pandemi COVID-19.

parekraf_2.jpg

Berita Kawasan

Pemerintah Motivasi Pelaku Parekraf Untuk Maksimalkan Kebijakan Insentif

06 July 2020, 16:00

Menparekraf mengimbau industri agar lebih aktif dan mengoptimalkan kebijakan stimulus dan relaksasi yang diberikan.

Alternatif Menghias Dinding Tanpa Cat_3

Properti dan Solusi

Alternatif Menghias Dinding Tanpa Cat

06 July 2020, 14:00

Bagi yang belum pernah membayangkan seperti apa cara menghias dinding tanpa menggunakan cat, maka simaklah beberapa trik ini.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Suki 5 months, 3 weeks lalu
    suki

    yuuukkk MABAR game dupa88,net guuys.... seru asik dan bisa bikin bengkak tak terbatas rek tabungan kita juga, banyak bonus bonus yang bisa kita dapatin dan jackpot yang luar biasaaa.... mau kaya ya di dupa88,net ajaaa bukan yang lain..