Ashanty Didiagnosa Autoimun, Apakah Wanita Lebih Rentan Terkena Autoimun

Kesehatan

Ashanty Didiagnosa Autoimun, Apakah Perempuan Lebih Rentan?

Penyanyi Ashanty baru saja didiagnosis menderita penyakit autoimun. Istri dari produser dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengetahui penyakitnnya setelah mengalami sering sakit kepala dan susah tidur. Penyakit yang menyerang imunitas tubuh ini memang memiliki banyak sekali bentuk dengan berbagai macam gejala yang menyertainya.

Mengapa penyakit yang menyerang imunitas tubuh ini lebih banyak diderita perempuan? Tubuh kita memiliki sistem kekebalan yang terdiri dari jaringan kompleks sel dan organ khusus yang melindungi tubuh dari kuman dan zat asing lainnya. Penyakit pada sistem kekebalan tubuh dikenal sebagai penyakit autoimun. Melansir laman everydayhealth.com (23/10/2019). Autoimun lebih sering terjadi pada perempuan daripada laki-laki. Diperkirakan 75 persen dari mereka yang hidup dengan penyakit autoimun adalah perempuan.

[Baca Juga: Kenali dan Pahami Gejala Penyakit Autoimun]

Meskipun belum sepenuhnya jelas mengapa penyakit autoimun lebih sering terjadi pada perempuan, beberapa teori melibatkan:

  • Perbedaan Gender dalam Kekebalan

Perempuan secara alami memiliki respons peradangan yang lebih kuat daripada pria ketika sistem kekebalan tubuh mereka dipicu, dan peradangan memainkan peran penting dalam banyak penyakit autoimun.

  • Hormon Reproduksi

Banyak penyakit autoimun cenderung membaik dan bergejolak seiring dengan fluktuasi hormon perempuan (misalnya, selama kehamilan, sejalan dengan siklus menstruasi, atau ketika menggunakan kontrasepsi oral), yang menunjukkan bahwa hormon reproduksi mungkin berperan dalam banyak penyakit autoimun.

  • Faktor Genetik

Perempuan memiliki dua kromosom X berbeda dari kromosom X dan Y pada laki-laki yang secara genetik cenderung mengembangkan penyakit autoimun tertentu. Kromosom X pada perempuan kemungkinan terkait dengan kerentanan terhadap penyakit autoimun tertentu. Genetika penyakit autoimun sangat kompleks.

  • Riwayat Kehamilan.

Ada beberapa bukti bahwa sel-sel janin dapat tetap beredar dalam tubuh perempuan selama bertahun-tahun setelah kehamilan, dan sel-sel janin ini mungkin terlibat dalam perkembangan atau memburuknya penyakit autoimun tertentu.

Namun demikian, perempuan dengan penyakit autoimun dapat memiliki anak dengan aman. Tetapi mungkin ada beberapa risiko untuk ibu atau bayinya, tergantung pada penyakitnya dan seberapa parahnya. Misalnya, perempuan hamil dengan lupus memiliki risiko lebih tinggi untuk kelahiran prematur dan lahir mati.

Perempuan hamil dengan myasthenia gravis (MG) mungkin memiliki gejala yang menyebabkan kesulitan bernapas selama kehamilan. Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati penyakit autoimun mungkin tidak aman digunakan selama kehamilan.

Ashanty Didiagnosa Autoimun, Apakah Wanita Lebih Rentan Terkena Autoimun

Jenis Autoimun yang Terjadi pada Perempuan

Di antara penyakit autoimun yang memengaruhi secara signifikan lebih banyak perempuan daripada laki-laki adalah:

  • Tiroiditis Hashimoto. Penyakit di mana kelenjar tiroid diserang oleh sistem kekebalan tubuh.
  • Penyakit Graves, yaitu ketika autoimunitas menyebabkan kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif, terjadi tujuh kali lebih sering pada perempuan daripada laki-laki.
  • Multiple Sclerosis (MS). Perempuan dua kali lebih mungkin terkena MS dibandingkan laki-laki, penyakit yang memengaruhi selubung mielin yang menutupi saraf.
  • Myasthenia Gravis. Perempuan lebih banyak mengembangkan myasthenia gravis dibanding laki-laki.
  • Lupus Erythematosus Sistemik (lupus). Terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang organ dan persendian di seluruh tubuh, memengaruhi perempuan sebanyak sembilan kali lebih banyak daripada laki-laki.
  • Radang Sendi. Perempuan akan menderita rheumatoid arthritis, penyakit pada jaringan sendi dibanding laki-laki.

[Baca Juga: Diet Ini Bisa Membantu Para Penderita Lupus]

Itulah sebab perempuan ternyata lebih rentan terkena autoimun. Tidak dapat dielakkan ketika autoimun sudah menyerang Anda, yang perlu Anda lakukan adalah tetap menjaga pola hidup sehat agar pemicu autoimun tidak semakin berkembang.


Read More

Artikel Lainnya

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival BBM untuk Pembangunan Masjid

Berita Kawasan

Karang Taruna Ratujaya Depok Adakan Festival untuk Pembangunan Masjid

01 February 2023, 16:19

Festival BBM tersebut telah digelar oleh Katar RW 04 Ratujaya pada Sabtu, 28 Januari 2023 lalu.

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan

Berita Kawasan

Bogor Street Festival CGM 2023 Lebih Meriah, Jangan Sampai Ketinggalan!

01 February 2023, 13:56

Bogor Street Festival Cap Go Meh yang akan digelar pada 5 Februari mendatang, selain memberikan keberkahan dalam hal ekonomi, juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan.

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.


Comments


Please Login to leave a comment.