Kini, Tenaga Medis COVID-19 di Kota Bandung Punya Rumah Singgah

Kesehatan

Asosiasi Medis Dunia: Kesehatan Masyarakat Inti Pemulihan COVID-19

Terhitung sudah sekitar lebih dari tiga bulan berlalu sejak pandemi COVID-19 melanda hampir seluruh negara di dunia. Kini, sejumlah negara pun ada yang sudah dan mulai mempersiapkan pemulihan pasca-pandemi dengan menerapkan tatanan baru atau new normal.

Sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19, tenaga kesehatan meminta agar pemerintah di setiap negara memprioritaskan kesehatan masyarakat dalam pemulihan COVID-19. Lebih dari 40 juta dokter, perawat dan profesional kesehatan lainnya dari 90 negara, diketahui telah mengirimkan surat kepada para pemimpin G20.

Dalam surat yang telah dikirimkan pada 26 Mei lalu, mereka mendesak para pemimpin menempatkan kesehatan masyarakat di pusat paket pemulihan ekonomi setiap negara. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari krisis di masa depan.

Asosiasi Medis Dunia Kesehatan Masyarakat Inti Pemulihan COVID-19

“Ketika kita berjalan menuju pemulihan, kita tidak dapat mengabaikan bahwa kita perlu membangun sistem di tempat yang bisa melindungi kita dari kerusakan lebih lanjut. Itulah sebabnya mengapa penting bagi pemerintah negara untuk mempertimbangkan kesehatan masyarakat ketika mereka mendiskusikan paket pemulihan. Kami membutuhkan pendekatan yang komprehensif, pemulihan yang sehat dan hijau dan kami membutuhkannya sekarang,” kata Presiden Asosiasi Medis Dunia (World Medical Association) Dr. Miguel R. Jorge, dalam siaran pers yang diterima PingPoint (28/5/2020).

[Baca Juga: Bersama Suzuki, SCRC Bantu Distribusikan Donasi APD Tenaga Medis]

Guna mewujudkan pemulihan yang sehat tersebut, para pemimpin negara-negara G20 dinilai harus melibatkan komunitas medis dan komunitas ilmiah dalam mengembangkan paket-paket stimulus. Kebijakan yang dibuat harus mempertibangkan penilaian medis dan ilmiah.

Ramah Lingkungan dan Lebih Sehat

Selain itu, pemerintah harus berinvestasi dalam industri yang berkelanjutan dan inovatif, pekerjaan, produksi makanan, hingga rantai pasokan makanan. Menurut para profesional kesehatan, langkah tersebut dapat mendorong diet yang lebih sehat, lebih banyak energi terbarukan. Orang menjadi lebih banyak berjalan, bersepeda, serta mendukung kesehatan manusia, perekonomian, dan bumi yang lebih sehat menuju masa depan.

Asosiasi Medis Dunia Kesehatan Masyarakat Inti Pemulihan COVID-19

“Kami menyerukan kepada pemerintah untuk memastikan bahwa tingkat polusi tidak kembali ke tingkat sebelumnya, sehingga anak-anak dan cucu-cucu kita dapat tumbuh dengan sehat dalam iklim yang layak huni dan berkelanjutan. Ini mungkin satu-satunya kesempatan yang kita miliki untuk hal-hal positif untuk keluar dari pandemi COVID-19, dan jika membiarkan kesempatan ini lewat maka itu akan menjadi hal yang tidak termaafkan,” kata Presiden Dewan Perawat Internasional, Annette Kennedy.

WHO pun mengapresiasi langkah ini. Direktur Perubahan Iklim, Lingkungan, dan Kesehatan WHO Dr Maria Neira, mengatakan bahwa surat para tenaga medis tersebut sejalan dengan manifesto WHO untuk pemulihan yang sehat dan hijau, diantaranya seperti perlindungan alam dan kesehatan manusia, membangun kota yang sehat dan layak huni serta penghentian menggunakan uang dan pajak untuk mendanai polusi.

[Baca Juga: Kini, Tenaga Medis COVID-19 di Kota Bandung Punya Rumah Singgah]

“Sangat menginspirasi melihat jutaan perawat, dokter, dan pekerja kesehatan, yang menjadi pemimpin kita dalam melalui krisis kesehatan saat ini bersama-sama berbicara untuk menyerukan pemulihan jangka panjang yang sehat dari COVID-19,” ujarnya.

Sebagai informasi, beberapa lembaga komunitas kesehatan yang tergabung dalam gerakan ini yakni diantaranya Asosiasi Medis Dunia, Dewan Perawat Internasional, Federasi Perawat dan Bidan Persemakmuran, Organisasi Keluarga Dokter Dunia, dan Federasi Asosiasi Kesehatan Masyarakat Dunia.

Diketahui, langkah ini menjadi bentuk upaya terbesar yang pernah dilakukan oleh komunitas kesehatan di dunia sejak perjanjian iklim Paris 2015. Sebanyak lebih dari 350 kelompok medis menandatangani surat atas nama anggota mereka, bersama dengan ribuan individu profesional kesehatan lainnya.


Read More

Artikel Lainnya

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Ell y.jpg

Kuliner

Hadirkan Menu Desserts di Cabang Gandaria City, Fore Coffee Gandeng Oma Elly

07 December 2022, 16:31

Fore Coffee baru-baru ini mengumumkan menu pendamping baru yang tepat untuk jadi teman minum kopi dan menu ini merupakan hasil kreasi kolaborasi dengan Oma Elly.

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kot a.jpg

Bisnis

Bantu Sesama, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 27 Kota

07 December 2022, 14:29

Pada akhir pekan lalu, Kawan lama Group kembali menggelar aksi donor darah secara serentak di puluhan gerai ACE serta Informa yang tersebar di 27 kota.

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital.jpg

Bisnis

Amartha Gandeng Puluhan Ribu UMKM di Sumatera Barat untuk Go Digital

07 December 2022, 12:26

Perusahaan Amartha mengumumkan berhasil menggandeng hingga lebih dari 50.000 UMKM di Sumatera Barat untuk proses adopsi digitalisasi via Amartha+.

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rist a.jpg

Bisnis

Wow, Perwakilan Indonesia Raih Juara Kedua di Kompetisi Chatime Global Tea-Rista

06 December 2022, 16:16

Hadapi perwakilan Chatime dari enam negara lainnya, tea-rista Chatime Indonesia berhasil menyabet juara kedua di kompetisi brewed tea tingkat dunia di Taiwan.


Comments


Please Login to leave a comment.