Gastric Banding

Kesehatan

Atasi Masalah Obesitas dengan Gastric Banding di RS Pluit

Permasalahan obesitas kerap kali menjadi masalah bagi sejumlah orang mengingat gangguan ini dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan. Karena itu banyak yang berusaha mengatasi gangguan ini dengan berbagai cara dan RS Pluit menjadi salah satu rumah sakit di DKI Jakarta yang memiliki metode untuk mengatasi obesitas.

Permasalahan obesitas di Jakarta sebenarnya sudah tidak bisa dianggap remeh. Sebagaimana dilansir dari okezone.com, pada 2016 jumlah penderita obesitas di DKI Jakarta merupakan yang paling tertinggi di Indonesia dan hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan dan gaya hidup warganya. Rumah Sakit Pluit yang juga dikenal dengan nama RS Pluit memiliki solusi untuk atasi obesitas yang dinamakan “Gastric Banding”. Namun apa itu Gastric Banding? Artikel ini akan mengulasnya lebih dalam.

Mengenal Gastric Banding

Gastric banding merupakan tindakan medis untuk mengatasi obesitas melalui langkah operasi. Medicalnewstoday mewartakan, tindakan ini juga dikenal dengan istilah bedah batriatik. Prosedur ini berguna untuk mengempiskan perut dan dapat membuat Anda kenyang setelah makan dengan porsi yang sedikit. Metode ini melibatkan bedah yang dilakukan guna menempatkan gelang silikon di sekitar bagian atas perut. Gastric Banding disebut telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau yang juga dikenal dengan nama Food and Drug Administration. Institusi negara ini memasukan kategori Gastric Banding sebagai tindakan untuk mengurangi berat badan.

Gelang silikon tersebut ditempatkan di area bagian atas perut dan selang yang menempel dengan gelang tersebut dapat diakses melalui saluran berada di bawah kulit perut. Dengan saluran inilah, dokter bedah dapat menyuntikkan larutan garam yang berguna untuk mengembangkan ukuran gelang silikon tersebut. Penyesuaian tingkat penyempitan terhadap gelang silikon itu juga dapat dilakukan oleh dokter bedah.

Prosedur Gastric Banding

Prosedur ini biasanya diawali dengan dokter yang menyarankan pasien agar berpuasa sehari sebelum tindakan Gastric Banding dilakukan. Setelah berada di meja operasi, pasien akan berada dalam keadaan tidak sadar usai diberikan bius total.

Sebagaimana dikutip dari hellosehat.com, operasi yang acap kali berlangsung selama sekira 1 sampai dua jam ini dimulai dengan dokter bedah yang membuat sayatan kecil di area perut. Kemudian dokter bedah akan melanjukan dengan memasukkan laparoskop (kamera berukuran kecil yang memiliki selang medis panjang. Benda ini digunakan untuk membantu dokter bedah melihat bagian dalam perut Anda.

Dokter bedah melanjutkan prosedur ini dengan membuat akses pada bagian lambung lalu melilitkan gelang silikon pada bagian atas lambung. Langkah ini akan memicu terbentuknya kantung kecil di atas lambung. Kemudian dokter bedah akan melipat bagian bawah lambung dan menjahitnya pada kantung kecil tersebut. Dengan prosedur ini maka Anda akan merasakan rasa lapar yang berkurang dan menurunkan jumlah asupan makanan. Keuntungan dari gastric banding adalah semua makanan yang dikonsumi dapat dicerna secara normal dan tidak akan memicu terjadi malabsopsi (gangguan pada saluran pencernaan dalam menyerap nutrisi).

Di laman webmd.com dijelaskan bahwa gastric banding dapat mengurangi 35% hingga 45% dari kelebihan berat badan yang diderita seseorang. Bila mengambil contoh kasus seseorang yang mengidap obesitas dan ia memiliki kelebihan berat badan sekira 45 kilogram. Maka prosedur ini dapat membantu mengurangi bobotnya sekira 15 kilogram sampai 45 kilogram. RS Pluit melalui laman resminya, pluit-hospital.com, mengklaim bahwa tindakan medis gastric banding dapat mengurangi berat badan 5-10 kilogram dalam kurun waktu sebulan pasca-operasi. Bahkan dalam kurun waktu satu tahun diperkirakan kelebihan berat badan Anda dapat berkurang menjadi 50%. Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut bisa langsung datang ke rumah sakit yang berlokasi di Jalan Pluit Selatan Raya II, Penjaringan, Kota Jakarta Tua atau Anda bisa menghubungi di nomor: (021) 2922-8000.

Read More


Artikel Lainnya

MMA Ajak Startup Indonesia Ikut Penghargaan Smarties

Bisnis

MMA Ajak Startup Indonesia Ikut Penghargaan Smarties

20 June 2019, 10:00  |  11 Views

MMA sebentar lagi menggelar penghargaan Smarties, asosiasi ini mengajak pengusaha lokal di Indonesia untuk ikut dalam perhelatan tersebut.

Mengenal Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

Kesehatan

Mengenal Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

20 June 2019, 11:00  |  13 Views

Kanker masih jadi penyakit yang menyeramkan di Indonesia. Kenali kanke rotak lebih dalam agar bisa ditangani dengan tepat.

Ayo Persiapkan Diri di Kelas Berlari MILO

Berita Kawasan

Ayo Persiapkan Diri di Kelas Berlari MILO

20 June 2019, 09:00  |  10 Views

Kelas Berlari MILO merupakan wadah bagi para peserta khususnya pelari pemula untuk mempersiapkan diri mengikuti MILO Jakarta International 10K.

Pemkot Jaktim dan PT JIEP Bekerjasama Memajukan Wilayah Jakarta Timur

Berita Kawasan

Pemkot Jaktim dan PT JIEP Kerjasama Majukan Wilayah Jakarta Timur

20 June 2019, 12:00  |  4 Views

Pemkot Jaktim menerima audiensi PT. JIEP pada 17 Juni 2019. Kedua pihak membahas penataan kota demi bersama memajukan wilayah kota Jakarta Timur.


Comments


Please Login to leave a comment.