Aturan Penting PKM, PSBB ala Kota Semarang

Berita Kawasan

Aturan Penting PKM, "PSBB" ala Kota Semarang

Pemerintah Kota Semarang masih belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti pada kota lainnya. Namun, alih-alih menerapkan kebijakan yang kali pertama dilakukan oleh DKI Jakarta itu, Pemkot Semarang memilih menjalankan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Wali Kota Hendrar Prihadi mengatakan pada Minggu (26/4/2020), PKM berlaku pada 27 April hingga 24 Mei 2020. “Betul, pelaksanaan PKM di Kota Semarang akan berlangsung 28 hari ke depan, yakni mulai 27 April hingga 24 Mei mendatang,” katanya dikutip semarang.kompas.com (27/4/2020).

Aturan Penting PKM, PSBB ala Kota Semarang

Wali Kota yang akrab dipanggil Hendi tersebut menjelaskan bila kebijakan yang dibuat oleh pihaknya berbeda dengan PSBB. PKM disebutnya masih memberi ruang bagi masyarakat untuk berkegiatan, namun dengan kontrol yang ketat.

[Baca Juga: Keringanan Pajak Sektor Usaha dan PBB Selama Pandemi di Semarang]

Landasan penerapan PKM mengacu pada Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kota Semarang. Berikut aturan-aturan yang ditegakkan selama Pembatasan Kegiatan Masyarakat, mengutip ayosemarang.com (27/4/2020).

  1. Penghentian kegiatan di sekolah dan institusi pendidikan lainnya. Sebagai gantinya, proses pembelajaran dilakukan dalam jarak jauh dari rumah masing-masing pelajar dan pengajar.
  2. Pembatasan kegiatan di tempat kerja. Setiap institusi atau perusahaan diminta untuk mengatur jam kerja pelayanan dan jumlah pekerja yang masuk.
  3. Pembatasan Kegiatan Keagamaan. Masyarakat diminta mengikuti imbauan lembaga atau tokoh agama.
  4. Pembatasan Kegiatan di tempat umum lainnya. Pemerintah Kota Semarang akan menutup sementara semua tempat hiburan dan wisata.
  5. Pembatasan waktu operasional Pedagang Kaki Lima (PKL) dan sektor informal yang menggunakan fasilitas umum berupa ruang terbuka, yaitu mulai 14.00 - 20.00 WIB
  6. Pembatasan waktu operasional restoran, yaitu mulai pukul 11.00-20.00 WIB. Di atas pukul 20.00 WIB, restoran hanya boleh melayani pembelian take away.
  7. Pembatasan waktu operasional pasar tradisional, toko modern, dan kafe, yaitu mulai pukul 07.00- 21.00 WIB
  8. Moda transportasi umum dan barang hanya boleh mengangkut 50 persen penumpang dari kapasitas angkutan. Pembatasan waktu operasional mulai dari 04.00-18.00 WIB, kecuali taksi dan ojek.
  9. Masyarakat yang keluar rumah wajib mengenakan masker.

Pemkot Semarang menegaskan, pihak yang melanggar jam buka tempat usaha akan diberikan sanksi mulai dari teguran secara lisan atau tertulis, sampai penutupan tempat usaha.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Hanya Offline, Kemampuan Public Speaking Juga Dibutuhkan di Dunia Digita l.jpg

Pendidikan

Tak Hanya Offline, Kemampuan Public Speaking Juga Dibutuhkan di Dunia Digital

15 May 2022, 10:38

Di era digital saat ini, SDM di Tanah Air didorong memiliki kemampuan public speaking yang tak hanya bersifat luring tapi juga daring.

Belimbing dan Bayam di Agro Eduwisata Ini Dipanen Wagub Ariza.jpg

Berita Kawasan

Panen Belimbing dan Bayam di Agro Eduwisata

13 May 2022, 16:04

Wagub Ariza baru-baru ini bersama istrinya merasakan langsung bagaimana memanen buah belimbing serta sayur bayam di lahan eduwisata urban farming Jakarta Selatan.

Salvation, Ini Hasil Kolaborasi DJ Asal Belanja Lyfes dan DJ Yasmi n.jpg

Hobi dan Hiburan

Salvation, Ini Hasil Kolaborasi DJ Asal Belanja Lyfes dan DJ Yasmin

13 May 2022, 10:02

Pada hari ini, DJ Lyfes asal negara Belanda meluncurkan hasil kolaborasinya besama produser EDM dalam negeri DJ Yasmin.

Percepat Transformasi Digital di Sekolah Tanah Air, Acer Luncurkan Ajang ASSA 2022.jpg

Pendidikan

Percepat Transformasi Digital di Sekolah Tanah Air, Acer Luncurkan Ajang ASSA 2022

12 May 2022, 19:32

Acer Indonesia telah mempersiapkan hadiah total Rp500 juta dalam ajang penghargaan ASSA 2022 demi mempercepat transformasi digital di sekolah SD hingga SMA/SMK di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.