Bagaimana Cara Tangani Jenazah ODP COVID-19

Kesehatan

Bagaimana Cara Tangani Jenazah ODP COVID-19?

Virus Corona baru yang dikenal dengan nama SARS-CoV-2 menyebar melalui droplet orang terinfeksi ketika bersin dan batuk. Lalu bagaimana jika tenaga medis menangani jenazah dari Orang Dalam Pemantauan COVID-19 atau melakukan prosedur postmortem terhadap jenazah tersebut? Hal ini mengingat jenazah tidak mungkin batuk maupun bersin sehingga penularan virus tidak dapat melalui dua aktivitas itu. Namun, belum tentu tidak ada virus dalam fisik jenazah tersebut.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang berbasis di Georgia, Amerika Serikat mengeluarkan panduan penanganan jenazah Orang Dalam Pengawasan COVID-19.

Bagaimana Cara Tangani Jenazah ODP COVID-19

Panduan yang tersedia di situs cdc.gov (18/03/2020) ini ditujukkan kepada pemeriksa medis, patolog, dan orang-orang yang terlibat dalam prosedur postmortem atau penelitian data fisik setelah seseorang meninggal, khususnya untuk jenazah Orang Dalam Pemantauan COVID-19.

Berdasarkan rangkuman PingPoint.co.id, ada dua hal yang dipertimbangkan dalam prosedur ini, yaitu membutuhkan autopsi atau tidak.

[Baca Juga: Selain Balita dan Lansia, Tunawisma Juga Kelompok Rentan Covid-19]

1) Jika prosedur postmortem tidak membutuhkan tindakan autopsi, maka yang perlu dilakukan yaitu:

  • Mengambil spesimen atau bagian fisik jenazah berupa lendir dari saluran pernapasan atas, yaitu nasofaring atau bagian atas tenggorokan yang terletak di belakang hidung. Selain nasofaring, kelenjar yang diambil juga di orofaring atau bagian tenggorokan yang terletak di belakang rongga mulut.
  • Memisahkan dua lendir tersebut untuk diuji.
  • Menggunakan alat pelindung diri seperti:
    • Sarung tangan nitril yang nonsteril untuk menangani material yang terinfeksi virus
    • Jika terdapat luka terbuka, tusukan, atau cedera pada jenazah, kenakan pula sarung tangan tugas berat setelah menggunakan sarung tangan nitril.
    • Kenakan gaun medis sesuai prosedur, yaitu bersih, berlengan panjang, tahan dari cairan, dan tidak tembus cahaya
    • Gunakan pelindung wajah berbahan plastik atau masker wajah serta kacamata untuk melindungi mata, hidung, dan mulut dari cipratan cairan tubuh jenazah yang berpotensi mengandung virus sehingga tidak menular.

[Baca Juga: Ketahui Protokol Isolasi Diri Sendiri dalam Penanganan COVID-19]

2) Jika prosedur postmortem membutuhkan tindakan autopsi, maka hal yang perlu dilakukan:

CDC menegaskan untuk membersihkan alat-alat yang dapat digunakan kembali sesuai prosedur menggunakan disinfektan. Pelaku prosedur ini kemudian diharuskan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama dua puluh detik. Jika tidak ada sabun, hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60-95 persen dapat digunakan. Pelaku prosedur juga harus menghindari menyentuh wajah ketika masih mengenakan sarung tangan atau setelah melepasnya namun belum mencuci tangan.

Di Amerika, pemeriksa medis yang telah melakukan prosedur ini diminta melaporkan jenazah ODP kepada CDC dan menentukan adanya virus SARS-CoV-2 pada jenazah tersebut. Pengujian lendir akan dilakukan di CDC. Bagaimana dengan penanganan di Indonesia?


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.