Bagaimana Peluang Peserta SIMAK UI 2020 yang Berlangsung Daring

Pendidikan

Bagaimana Peluang Peserta SIMAK UI 2020 yang Berlangsung Daring?

Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) untuk semua jenjang dan program pendidikan kembali dilaksanakan bagi seluruh peserta pada 5 Agustus 2020. Sebanyak 64.250 peserta mengikuti SIMAK UI 2020 untuk program pendidikan vokasi dan sarjana. Bagaimana potensi kelulusan para peserta ini?

Kepala Biro Humas dan KIP UI Amelita Lusia seperti diberitakan Republika (5/8/2020) mengatakan, UI tetap mengupayakan pelaksanaan ujian secara daring agar seluruh peserta di berbagai wilayah di Indonesia dapat berkesempatan mengikuti seleksi, tanpa harus bertandang ke lokasi ujian di tengah bahaya pandemi COVID-19.

Menurut Amelita, panitia SIMAK UI juga mengerahkan tim pengawas melalui webcam/kamera smartphone untuk mengawasi berjalannya ujian. SIMAK UI Gelombang 2 ini menggunakan web browser yang menyimpan cache, sehingga jawaban dari soal yang telah terisi masih tersimpan dan dapat diterima pada saat jaringan kembali stabil.

Bagaimana Peluang Peserta SIMAK UI 2020 yang Berlangsung Daring

Daya tampung yang tersedia pada SIMAK UI Gelombang 2 tahun 2020 sebanyak 2744 untuk S1 Reguler, 674 untuk S1 Paralel, 392 untuk kelas Internasional, 410 untuk Vokasi (D3), dan 216 untuk S1 Ekstensi/Paralel Lulusan D3. SIMAK UI 2020 merupakan penyelenggaraan SIMAK UI yang ke-duabelas kali sejak pertama kali dilaksanakan pada 2009.

"Hasil ujian SIMAK UI 2020 untuk S1 Reguler, S1 Paralel, dan Vokasi akan diumumkan pada 22 Agustus 2020 secara online melalui laman www.penerimaan.ui.ac.id," dia menerangkan.

[Baca Juga: Ikut Rapid Test Sebelum UTBK SBMPTN Surabaya, Puluhan Peserta Reaktif!]

Program studi yang dibuka pada SIMAK UI 2020 bagi lulusan SMA/Sederajat adalah 13 program studi Vokasi (D3), 64 program studi Sarjana Reguler, 35 program studi Sarjana Paralel, dan 16 program studi Sarjana Kelas Internasional. Sebelumnya, telah dilaksanakan Ujian SIMAK UI S1 Kelas Internasional pada pada Ahad (19/7) dan S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3 dan Pascasarjana pada Ahad (26/7) yang juga dilakukan secara daring.

Peluang Peserta SIMAK UI

Untuk masuk Universitas Indonesia banyak jalur yang dapa ditempuh diantaranya adalah SIMAK UI dan SBMPTN. Banyak orang yang masih beranggapan bahwa masuk UI melalui SIMAK UI mahal, banyak menggunakan jalur dalam, peluangnya sangat kecil dan soal-soalnya sangat sulit. Namun, ternyata tidak demikian.

Dalam SIMAK UI, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama besarnya untuk lulus berdasarkan nilai tes, tidak dipengaruhi asal daerah, sekolah, latar belakang finansial, dll. Hal yang paling penting dan yang perlu Anda ketahui adalah peluang Simak UI tahun ini lebih besar dibanding SBMPTN 2020.

5 Program Studi Favorit di Universitas Indonesia Depok

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, kalian bisa buka situs SIMAK UI dan kalian bisa melihat daya tampung tahun 2020. Di sini dikatakan bahwa Pendidikan Dokter di SBMPTN itu kuotanya 54 sedangkan di SIMAK UI kuoatanya 90. Bedanya cukup jauh sebesar 36 orang.

Anda juga bisa melihat peluang lain; Pendidikan Dokter Gigi SBMPTN kuotanya 36 ditahun 2020, sedangkan di SIMAK UI kuotanya 60 orang. Bedanya cukup jauh ya, bedanya 24 orang. Jika Anda bandingkan Kuota antara SBMPTN dan SIMAK UI, lebih besar di SIMAK UI.

Bagaimana dengan jurusan Sosial dan Humaniora? Bila Anda bandingkan, Ilmu Hukum di SBMPTN memiliki kuota 90 orang, sedangkan di SIMAK UI sebesar 150 orang. Untuk Psikologi sendiri di SBMPTN dia 54 orang, sedangkan disimak UI 90 orang kuotanya .

[Baca Juga: Siap Lakoni UTBK SBMPTN? Rajin Berlatih dan Dapatkan 4 Manfaatnya]

Tidak hanya itu kalau kalian melihat Akutansi di SBMPTN dia hanya 60 orang, sedangkan disimak UI dia 100 orang. Dan, untuk jurusan Sistem Informasi dan Ilmu Komputer sama ya, kuota di SBMPTN 45 orang dan di SIMAK UI 75 orang.

Oleh karena itu dari data yang ada, dapat disimpulkan bahwa kuotanya lebih besar di SIMAK UI. Sehingga kalau Anda gagal SBMPTN, belum tentu kalian gagal di SIMAK UI.

Peluang SIMAK UI selalu terbuka lebar meskipun ujian masuk Universitas Indonesia dilaksanakan di masa pandemi COVID-19. Asalkan Anda belajar dengan giat dan banyak berlatih, bukan tidak mungkin bisa menempuh studi di UI bersama calon mahasiswa lain dari seluruh Indonesia. Semoga berhasil!

Read More

Artikel Lainnya

IBB TV Satelit Bandung132, Kado HUT ke-210 bagi Warga

Berita Kawasan

IBB TV Satelit "Bandung132", Kado HUT ke-210 bagi Warga

27 September 2020, 09:59

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.


Comments


Please Login to leave a comment.