PIK-Kawasan-Balai-Kota-Batavia--Cikal-Bakal-Museum-Ini.jpg

Berita Kawasan

Balai Kota Batavia Jadi Cikal Bakal Museum Ini

Kota Tua Jakarta merupakan salah satu wilayah wisata di Ibu Kota yang gemar dikunjungi oleh para wisatawan. Pasalnya, sembari mereka bisa swafoto untuk mengabadikan kunjungannya, mereka juga dapat mempelajari sejarah yang ada di kawasan ini. Salah satu objek wisata yang menjadi “primadona” di sini adalah Museum Fatahilah di kawasan Jakarta Barat ini. Tapi tahukah Anda cikal bakal dari bangunan ini sebelum menjadi museum?

Museum yang berada di bagian selatan Taman Fatahillah tersebut pada awalnya difungsikan sebagai Balai Kota Batavia atau yang memiliki nama lain Stadhuis. Gedung balai kota pertama yang berdiri di sana sebenarnya telah rampung pada 1627 dan ini merupakan gedung pengganti yang sebelumnya dibangun di area timur Kali Besar.

Sebagaimana dilansir dari indonesiakaya.com (10/12/2018), kondisi tanah di Batavia kala itu bersifat labil dan memicu gedung Stadhuis itu mengalami anjlok pada 1648. Karena itulah gedung tersebut mengalami renovasi beberapa kali.

Museum Fatahilah ketika masih menjadi Balai Kota

Namun pada 1707, renovasi besar-besaran pun dilakukan atas perintah Gubernu-Jendera Joan van Hoom yang memicu stadhuis dibongkar dan mengalami pembangunan ulang. Berkat renovasi secara menyeluruh ini, sejumlah bentuk ikonik dari arsitektur yang bisa Anda lihat saat ini di Museum Fatahillah terbentuk dan salah satunya elemennya adalah serambi di bangunan tersebut.

[Baca Juga: Mengintip Perjalanan Gedung Toko Merah Kota Tua]

Renovasi itu pun rampung pada 1710 dan Balai Kota Batavia tersebut diresmikan Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck sebagai kantor pusat administrasi dari Vereenigde Oostindishe Compagnie atau VOC.

Pengelolaan bangunan ini pun akhirnya diambil alih Pemerintah Kolonial Belanda setelah VOC mengalami kebangkrutan. Stadhuis itu pun dijadikan Balai Kota Pemerintah Hindia Belanda hingga akhir abad 19. Berakhirnya penggunaan bangunan tersebut dipicu perluasan Batavia ke wilayah Selatan sehingga balai kota pun dipindahkan ke area Abdul Muis Jakarta Pusat pada 1913 dan Medan Merdeka pada tahun 1919.

Museum Fatahilah Pasca-Kemerdekaan Indonesia

Pasca-Kemerdekaan Indonesia

Setelah Indonesia merdeka, bangunan bekas Balai Kota Batavia tersebut dimanfaatkan sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat sampai 1961. Setelah Jakarta dinyatakan sebagai wilayah otonomi, bangunan itu dimanfaatkan sebagai markas KODIM 0503 Jakarta Barat.

Sayangnya pasca-kemerdekaan Indonesia, Kota Tua pun banyak ditinggalkan penghuninya dan banyak toko-toko serta pusat keuangan yang sempat ada di sana pun pindah ke area Thamrin dan Kebayoran Baru. Untungnya hal tersebut berubah ketika Ali Sadikin menjabat sebagai Gubernur Jakarta dan memutuskan Kota Tua sebagai lokasi bersejarah pada 1970.

[Baca Juga: Bangunan Bersejarah dalam Pembangunan Apartemen Menteng 37]

Pada buku yang berjudul Java Style karya Peter Schoppert dan Soedarmadji J.H. Darmais dijelaskan bahwa usaha pengembangan Kota Tua pun dilaksanakan. Salah satu usaha yang dilakukan pihak Pemerintah Jakarta kala itu adalah dengan menjadikan bangunan bekas stadhuis yang ada di sana sebagai museum. Akhirnya pada 30 Maret 1974, Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fathillah pun resmi berdiri dengan berbagai koleksinya terdiri dari bermacam-macam objek yang memiliki hubungan dengan budaya serta sejarah Kota Jakarta.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.