Bantu Cegah Stunting, Mahasiswa UGM Berinovasi Hadirkan Snack Ba r.jpg

Kuliner

Bantu Cegah Stunting, Mahasiswa UGM Berinovasi Hadirkan Snack Bar

Stunting merupakan kondisi yang biasanya dialami oleh anak balita ketika dirinya mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi yang akut. Biasanya aspek yang paling terlihat adalah jika diukur dan dibandingkan dengan anak seusianya, anak yang stunting memiliki tubuh yang lebih pendek. Di Tanah Air anak yang mengalami kondisi ini terbilang banyak dengan prevalansinya di tahun 2021 versi Kementerian Kesehatan terdapat 24,4 persen di Indonesia. Oleh karena itulah pemerintah terus berupaya mengatasi permasalahan ini dengan salah satu solusinya adalah melalui program Pemberian Makanan Tambahan atau PMT. Namun untuk program ini sebenarnya terdapat permasalahan biaya dari sisi produksinya dan ini yang menggerakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk berinovasi.

Masalah biaya ini sebenarnya datang dari bahan baku yang telah melalui proses fortifikasi untuk biskuit PMT tersebut. Di mana bahan bakunya masih harus diimpor sehingga harga produksinya disinyalir lebih tinggi bila dibandingkan diproduksi sepenuhnya di dalam negeri. Oleh karena itulah tim mahasiswa UGM berupaya menghadirkan PMT bergizi dalam bentuk snack bar yang bahan bakunya dalam negeri.

Bantu Cegah Stunting, Mahasiswa UGM Berinovasi Hadirkan Snack Bar.jpg

Produk bernama Sprouted Snack Bar atau SSB ini disebut kaya akan tiga zat yang berperan penting dalam mencegah stunting, yakni protein, zat besi, dan zinc atau seng. Dari sisi bahan baku utamanya sendiri, snack bar ini menggunakan kacang merah berkecambah, beras merah berkecambah, kacang kedelai berkecambah, dan pisang. Inovasi ini dihasilkan oleh Adiva Aphrodita (mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020), Matilda Jesseline Gabriella Giovanni (mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020), A. Najib Dhiaurahman (mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2020), Felisitas Mellania Ajeng Anggreni (mahasiswa FK-KMK angkatan 2019), Nur Afni Oktri Fiana (mahasiswa Fakultas FTP angkatan 2019, serta bimbingan dari dosen UGM Lisna Hidayati, S.Si., M. Biotech.

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa tim mahasiswa UGM ini memilih bahan baku yang mayoritasnya memiliki unsur ‘berkecambah’. Berdasarkan keterangan dari Adiva, bijian berkecambah memiliki kandungan protein dan mikronutrien yang lebih tinggi dengan bijian yang utuh usai terjadinya proses perendaman serta kecambah yang tumbuh. Dengan ini maka kedelai, beras merah, serta kacang merah yang berkecambah disebut mengandung protein yang tinggi dengan kadar fitat yang menurun sehingga meningkatkan kada zat besi dan seng.

[Baca Juga: Camilan Okukies Bidik Konsumen yang Ingin Hidup Sehat]

“Konsumsi pangan tinggi protein dapat meningkatkan sintesis albumin serum darah sehingga memicu pembentukan sel saat pertumbuhan dan menjaga organ hati sehat. Selain itu, zat besi membantu sintesis kolagen jaringan tulang, sementara seng membantu peningkatan panjang dan berat tulang femur,” jelas Adiva, sebagaimana dikutip dari UGM.ac.id (19/9/2022).

Dari sisi snack bar-nya, produk ini disebut dibuat menarik serta memang menjadi cemilan yang disukai anak-anak dan di sisi lain daya simpannya alias shelf life-nya juga lama. Oleh karena itulah SSB ini diharapkan Adiva dan timnya dapat menjadi jajanan bergizi alternatif untuk menekan angka stunting di Tanah Air.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.