Bantu Penataan Transportasi Ojol, Pemkot Bogor Gandeng Grab

Berita Kawasan

Bantu Penataan Transportasi Ojol, Pemkot Bogor Gandeng Grab

Saat ini keberadaan ojek online atau ojol di berbagai penjuru wilayah Jabodetabek semakin bertambah. Namun di sisi lain, tak bisa dipungkiri para driver-nya acap kali memicu kemacetan di sejumlah titik, khususnya saat mereka menunggu konsumennya. Oleh karena itulah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memandang perlu penataan yang tepat untuk para driver ojol tersebut. Pemkot Bogor pun memutuskan untuk menggandeng perusahaan Grab demi melakukan penataan guna dapat bersinergi dengan moda transportasi lain di Kota Hujan.

Pertemuan antara Pemkot Bogor dengan Grab Indonesia itu digelar di Balai Kota Bogor pada 7 Agustus 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedi A. Rachim turut hadir dalam pembicaraan ini dengan pihak Grab Indonesia yang diwakilkan oleh Presiden Direktur Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.

Bantu Penataan Transportasi Ojol, Pemkot Bogor Gandeng Grab

Pada kesempatan tersebut, Bima Arya menyampaikan, ia ingin driver ojol dari Grab diperlakukan setara dengan pengemudi angkutan kota (angkot) di Kota Bogor. Hal ini bisa direalisasikan dengan Pemkot Bogor yang memiliki data berapa jumlah driver Grab yang beroperasi di Kota Hujan. Pasalnya, ini akan disesuaikan dengan kebutuhan jumlah shelter yang nantinya didirikan khusus untuk ojol guna menghindari kemacetan di titik tertentu.

[Baca Juga: Selain LRT, Pemkot Bogor Berencana Bangun Trem]

“Diharapkan Grab bisa berbagi data berapa jumlah driver yang ada di Kota Bogor, lalu kebutuhan untuk shelter berapa. Karena angkot saja dihitung dan Grab akan kita kelola supaya bisa melayani konsumen dengan maksimal,” tutur Wali Kota Bogor, sebagaimana dikutip dari kotabogor.go.id (8/8/2019). Data ini dirasa dibutuhkan mengingat jumlah driver ojol di Kota Bogor diperkirakan mencapai angka puluhan ribu.

Ridzki Kramadibrata pun setuju dengan paparan Bima Arya, di mana pihaknya berkomitmen untuk turut membantu Pemkot Bogor dalam penataan transportasi, khususnya dari sisi driver ojol Grab. Selain data mengenai jumlah driver ojol, Grab Indonesia juga akan membantu dengan membangun shelter khusus untuk para driver-nya demi mencegah penumpukan ojol yang menunggu penumpangnya.

[Baca Juga: Pemkot Bogor Siap Revitalisasi Terminal Baranangsiang]

Untuk tahap awal, shelter untuk driver ojol Grab itu akan dibangun di sekitar stasiun serta terminal. Selain itu, shelter Grab juga akan didirikan di sejumlah pusat perbelanjaan seperti Mal Botani Square, Lippo Plaza Ekalokasari, Lippo Plaza Keboen Raya. “Kami akan berkomitmen membuat shelter di tempat-tempat yang memang penuh dengan driver (ojol),” tutur Ridzki.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.